Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Jumat, 11 Agustus 2017

Tuhan Merindukan Pertobatan Anda Hari Ini - Pdm. Budi Mulyono


Tujuan dari semua karya Tuhan dalam hidup kita adalah Pertobatan.

Apapun yang Tuhan lakukan (berkat, didikan, hajaran) semuanya agar kita semakin hari makin diperbaharui serupa Kristus.

Tujuan hidup kita bukan diberkati, tapi diberkati adalah salah satu sarana yang Tuhan berikan. Kita semua akan kembali kelak, Tuhan menginginkan kita serupa dengan Kristus.

Imamat 13:1-3,
"TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun: "Apabila pada kulit badan seseorang ada bengkak atau bintil-bintil atau panau, yang mungkin menjadi penyakit kusta pada kulitnya, ia harus dibawa kepada imam Harun, atau kepada salah seorang dari antara anak-anaknya, imam-imam itu. Imam haruslah memeriksa penyakit pada kulit itu, dan kalau bulu di tempat penyakit itu sudah berubah menjadi putih, dan penyakit itu kelihatan lebih dalam dari kulit, maka itu penyakit kusta; kalau imam melihat hal itu, haruslah ia menyatakan orang itu najis."

Kusta dalam Perjanjian Lama
* Menyerang sistem saraf, ditandai dengan hilangnya daya rasa pada bagian-bagian tubuh tertentu, disusul dengan otot-otot yang melemah, namun ada juga urat otot yang mengencang sehingga hari-hari tangan dan kaki dapat terlepas tanpa terasa penderitanya
* Seiring dengan kehancuran tubuh, tali suara di kerongkongan pun menjadi bengkak, suara parau, nafas terengah-engah
* Koma, meninggal

Kusta :
* Perjanjian Lama : penyakit yang mengerikan, dianggap kutuk, menyerang sistem saraf sehingga hilangnya daya rasa
* Perjanjian Baru : penyakit rohani yang menyerang banyak orang, terutama hati nurani mereka, yang ditandai dengan hilangnya daya rasa (rasa bersalah dan rasa kebutuhan akan pertobatan) yang disebabkan kesombongan (paling benar, paling hebat, merasa tidak perlu lagi diperbaiki).

Kesombongan adalah dosa paling awal yang ada di muka bumi, ketika Lucifer, Malaikat yang begitu elok, indah, memimpin paduan suara malaikat, suatu hari karena kesombongannya ia ingin melebihi Tuhan, ingin dipuji disembah, akibatnya ia dibuang ke bumi dan menjadi iblis yang menyesatkan banyak orang.

Dosa yang lain Tuhan bisa ampuni dan bereskan, perempuan yang kedapatan berzinah dan akan dilempari batu, Zakheus yang mengambil pajak lebih dari pada seharusnya, mereka merendahkan diri dan Tuhan mengampuni, tapi ahli-ahli taurat dan orang farisi yang merasa tidak seperti pemungut cukai, selalu bayar persepuluhan, beribadah, kesombongan membuat mereka tidak diampuni Tuhan.

Malaikatpun bisa jatuh karena kesombongan.

Apa kata Firman Tuhan tentang Pertobatan?

1. Roma 2:4, "Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa MAKSUD KEMURAHAN ALLAH IALAH MENUNTUN ENGKAU KEPADA PERTOBATAN?"

Tuhan masih menunda kedatangan-Nya supaya lebih banyak lagi orang bertobat.

2. 2 Korintus 7:10, "Sebab dukacita menurut kehendak Allah, MENGHASILKAN PERTOBATAN YANG MEMBAWA KESELAMATAN DAN YANG TIDAK AKAN DISESALKAN, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian."

Mungkin kita alami yang ga enak, jangan marah sama Tuhan, responi bahwa Tuhan merindukan dan sedang membawa kita kepada pertobatan.

Yehezkiel 33:11, Aku berkenan kepada PERTOBATAN ORANG FASIK

Lukas 15:7, Sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat

Di hadapan Tuhan jangan merasa kalau kita sudah benar, tidak memerlukan pertobatan; kita masih melakukan kesalahan di hadapan Tuhan, mari kita bertobat.

Perbedaan orang yang jatuh ke dalam dosa dan mengakui semuanya dan bertobat, tapi sekalipun ia jatuh lagi ke dosa itu, hatinya berdukacita dan ia berusaha lagi, Tuhan berkenan mengampuni. 

Tapi... Beda dengan orang yang jatuh dalam dosa, menikmati hidup dalam dosa itu, dan tidak mau bertobat, bagi orang itu tidak lagi tersedia pengampunan.

Markus 8:22-26,
"Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Betsaida. Di situ orang membawa kepada Yesus seorang buta dan mereka memohon kepada-Nya, supaya Ia menjamah dia. Yesus memegang tangan orang buta itu dan membawa dia ke luar kampung. Lalu Ia meludahi mata orang itu dan meletakkan tangan-Nya atasnya, dan bertanya: "Sudahkah kaulihat sesuatu?" Orang itu memandang ke depan, lalu berkata: "Aku melihat orang, sebab melihat mereka berjalan-jalan, tetapi tampaknya seperti pohon-pohon." Yesus meletakkan lagi tangan-Nya pada mata orang itu, maka orang itu sungguh-sungguh melihat dan telah sembuh, sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas."

Matius 11:21,
"Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung."

Betsaida adalah tempat dimana sekalipun mereka banyak melihat mujizat, tapi tidak juga bertobat.

Tuhan memberikan mujizat untuk orang itu Bertobat sungguh-sungguh, bukan kembali ke hidup duniawi di luar Tuhan setelah sembuh.

Yoel 2:12-13, "Tetapi sekarang juga, "demikianlah firman TUHAN, "berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh." Koyakanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang  sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya."

Pertobatan sejati dihasilkan saat kita mengizinkan Roh Kudus mengubah kita, pertobatan dilihat dari buahnya, dalam kehidupan kesehariaannya apakah menjadi berkat dan buah yang baik atau tidak. Seseorang yang berjumpa Tuhan pasti mengalami perubahan dalam sikap hidup.

PERTOBATAN JAUH LEBIH BAIK DARIPADA MENCARI PEMBENARAN.
Biarlah kita belajar bahwa pertobatan, mengaku dosa di hadapan Tuhan jauh lebih baik daripada kita mencari pembenaran di hadapan Tuhan.

Daud dan Saul sama-sama berbuat kesalahan, menurut saya Daud yang berzinah, merekayasa untuk membunuh 
Uria lebih fatal, ia hancurkan satu keluarga. Saul bersalah, ia berperang dan tidak menghabisi semuanya, ia sisakan barang yang bagus, menurut mata manusia, Daud lebih berdosa. Waktu Daud ditegur Tuhan melalui Naaman, ia segera hancur hati dan mengoyakkan hatinya, ia merendahkan diri dan bertobat. Tapi Saul, waktu ditegur oleh Nabi Nathan, Saul tidak merasa salah, cari pembenaran diri dan tidak mau bertobat. Di akhirnya, Daud meninggal dalam usia lanjut, Saul mati bunuh diri di medan perang. Bukan berarti mengecilkan arti dosa, tapi bertobatlah sungguh-sungguh.

Lukas 3:8
"Jadi hasilkanlah buah-buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah berpikir dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu."

Saat kita merasa diri kita bersalah, Tuhan sanggup pulihkan kita.

HASILKANLAH BUAH-BUAH SEBAGAI ANAK TUHAN SESUAI PERTOBATAN KITA.

Waktu yang TUHAN berikan sudah tidak banyak lagi, tidak ada waktu lagi mempertahankan dosa-dosa kita, ini waktu yang sangat krusial, penentuan apakah kita mau "panas" untuk Tuhan? (Tidak suam-suam). Dunia akan melihat Kristus ada dalam hidup kita. Lepaskan kesombongan yang merasa bahwa diri kita yang paling benar dan hebat. Rendahkan hati kita, bimbing aku Tuhan, tuntun aku di segala jalanMu, pertobatan membawa pemulihan.

Tuhan Yesus Memberkati.

GBI BEC, Bandung

Penyegaran Ilahi - Pdt. Johnny Lumanto


Tuhan Yesus harus naik ke Surga :
1. Untuk menyediakan tempat bagi kita
2. Untuk menjadi perantara kita
3. Supaya Roh Kudus dicurahkan

Tuhan Yesus harus tetap di Surga sampai pemulihan segala sesuatu. Sampai apa yang rusak, yang direncanakan Allah kepada manusia, akan dipulihkan kembali.

Manusia suatu kali pasti akan mati, karena kematian adalah bagian dari kehidupan. Tapi banyak orang yang takut mati.

Yang terpenting bukan di usia berapa kita dipanggil Tuhan, tapi kemanakah kita pas kita meninggal. Setiap orang akan menghadapi pengadilan kekal, penghakiman terakhir.

Ibrani 9:27-28, 
"Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia."

Matius 7:21-23
"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Kita yang sudah lahir baru, dibaptis, percaya pada Tuhan Yesus, diberi Kuasa untuk mengusir setan.

Efesus 3:20,
"Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita"

Kehendak Allah bukan sesuatu yang pilih kasih, untuk mereka yang punya banyak kemampuan atau IQ tinggi (kepintaran) semata.

Yohanes 3:16, setiap orang yang percaya, bukan yang kaya, pintar semata.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Matius 3:13-17, kehendak Allah
Yesus dibaptis Yohanes
"Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Baptisan tanda awal pertobatan, lahir baru, percaya menyerahkan diri kepada Tuhan Yesus, menggenapi kehendak Allah, nama kita tercantum di Surga. 

Baptisan dan Perjamuan Kudus adalah sakramen, yang suci, benar, sehingga kalau kita lakukan dengan benar akan ada mujizat.

1 Yohanes 1:9
"Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

1 Tesalonika 5:18
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

Kehendak Allah bukan hanya itu, tapi juga untuk kita mengucap syukur.

Ada banyak orang bisa mengucap syukur dalam standard tertentu, padahal kehendak Allah adalah mengucap syukur dalam segala hal.

Tuhan Yesus Memberkati. 

GBI Hotel Harris, Festival Citilink
Bandung

Jumat, 28 Juli 2017

Spiritual Revival


Spiritual Revival (Roh yang dibangunkan atau disegarkan kembali)

Kejadian 45-25-28
"Demikianlah mereka pergi dari tanah Mesir dan sampai di tanah Kanaan, kepada Yakub, ayah mereka. Mereka menceritakan kepadanya: "Yusuf masih hidup, bahkan dialah yang menjadi  kuasa atas seluruh tanah Mesir." Tetapi hati Yakub tetap dingin, sebab ia tidak dapat mempercayai mereka. Tetapi ketika mereka menyampaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf, dan ketika dilihatnya kereta yang dikirim oleh Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu. Kata Yakub: " Cukuplah itu; anakku  Yusuf masih hidup; aku mau pergi melihatnya, sebelum aku mati."

Maka bangkitlah kembali semangat Yakub (dibaharui, hidup kembali)

Roh kita perlu mengalami pembangkitan kembali secara konstan, terus menerus = Spiritual Revival.

Yohanes 3:3, 5
"Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?" Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Lahir kembali, untuk masuk dalam Kerajaan Allah.

Banyak bidang dalam kehidupan kita juga yang harus mengalami pembaharuan. 

Pengalaman 20 tahun lalu tidak menjamin kehidupan kekristenan kita 10 tahun ke depan lagi, iman kita harus dibaharui, visi, semangat, gairah kita, kobaran api Cinta kita untuk Tuhan, cara kita memuji menyembah harus dibaharui. 

Hidup kita mengikut Tuhan harus selalu mengalami kondisi yang baru dan menyegarkan.

Di Surga semuanya serba baru.

Roma 7:6
"Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat."

Kita harus melayani Tuhan dengan cara yang baru menurut Roh, dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat.

Bila kita tidak waspada, kehidupan kita seperti Ibadah ke Gereja bisa menjadi rutinitas / dianggap kewajiban saja, dimana Ibadah Minggu tidak membawa perubahan pada 6 hari kerja lainnya, iman kita bisa menjadi sekedar agama, dimana agama bisa merusak hubungan pribadi anda dengan Tuhan.

1 Tesalonika 4:17
"Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."

Kita ingin hubungan kita dengan Tuhan adalah hubungan yang hidup.

Titus 3:5
"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus"

Tuhan ingin membaharui kita dan mengisi ulang kita.

2 Timotius 1:6
"Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu."

Mengobarkan (dalam Inggris juga berarti stir, mengaduk, mengocek)  karunia Allah (perkataan Paulus di akhir hidupnya, pastilah sesuatu yang sangat penting)

Seperti saat kita buat teh / kopi, kita masukkan gula (inilah karunia Allah yang telah ditaruh di dalam kita), tapi gula itu perlu diaduk, dikocek supaya manisnya terasa.

Banyak orang yang males secara rohani, Tuhan ingin menggugah, membangkitkan mereka.

2 Timotius 1:6, apa yang terjadi pada Yakub? Ia dibohongi oleh anak-anaknya bahwa Yusuf sudah mati, Yakub sangat menyayangi Yusuf. Saat itulah sepertinya kehidupan Yakub menjadi "mati", ia kehilangan motivasi dan tujuan hidupnya, badannya bernafas tapi di dalam sepertinya ia sudah mati.

Waktu dikatakan Yusuf masih hidup, Yakub bangkit kembali.

Kejadian 32:24-31 (Baca)

Tuhan suka dengan orang-orang yang benar-benar lapar dan haus untuk mencari Tuhan, terlalu banyak orang di dunia yang nyantai, tidak perduli, yang suam-suam (tidak dingin, tidak panas, suhu nyaman).

Tuhan bilang Aku tidak mau kamu merasa nyaman (berleha-leha, merasa sudah biasa dengan semua kegiatan di lingkup Gereja, sudah tau dengan semua hal-hal yang dilakukan Roh Kudus).

Banyak orang Kristen mati rohani di dalam Gereja.

Roma 9:13,
"Seperti ada tertulis: "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau."

Tuhan suka pada orang percaya yang sangat membutuhkan Tuhan, orang-orang yang sangat lapar sama Tuhan.

Matius 11:12, 
"Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.

Those who receive miracle are those who really desperate for it. 
(Mereka yang menerima mujizat adalah mereka yang benar-benar mengharapkannya dengan segenap kesungguhan dan upaya).

Contoh: orang lumpuh yang membongkar atap, orang yang memanjat pohon untuk melihat Tuhan Yesus, dialah Zakheus, lalu juga perempuan yang sakit pendarahan, Bartimeus

Are you desperate enough to know and to meet Jesus?
(Apakah anda sangat mengharapkan untuk mengenal dan bertemu dengan Tuhan Yesus?)

* Bagi orang agamawi, Yesus adalah Allah yang Maha Kuasa, bagi orang yang sudah dibaharui, Yesus adalah Bapa yang Maha Kuasa.
* tugas adalah sukacita
* perintah adalah kesukaan

Tuhan Yesus Memberkati.


Sabtu, 22 Juli 2017

Mengerti Rancangan Tuhan - Pdt. David Tjakra Wisaksana


Yesaya 55:8, "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."

Paulus berkata dalam 2 Korintus 5:16, kita harus memperhatikan cara berpikir kita, "Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang jugapun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian."  

Apapun yang terjadi dalam hidup kita, baik kita menilai manusia, situasi apapun yang terjadi, tidak lagi menilai menurut ukuran manusia (pikiran manusia) melainkan pikiran Kristus.

Filipi 2:5, "Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus"

"menaruh" ada action yang harus kita lakukan secara pribadi, tidak hanya hari Minggu, tapi setiap saat menaruh Pikiran Kristus dalam setiap hidup kita setiap saat.

Darimana Pikiran Kristus? Dari pembacaan Firman Allah dengan teliti setiap hari.

Hanya pada waktu kita memberikan luang untuk Roh Kudus baru Ia memenuhi kita, selama kita masih memberikan batasan, kita tidak bisa.

Setiap hari Tuhan mau kita semakin didewasakan.

Efesus 3:20, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita"

Waktu kita memberikan luang untuk Roh Kudus, Ia bekerja lebih dahsyat dari apa yang kita doakan dan pikirkan.

Masalahnya waktu kita membaca Firman Tuhan tapi tidak tahu tindakan / action apa yang harus dilakukan, maka itu kita perlu penuh dengan Roh Kudus.

2 Petrus 1:4, "Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia."

"Menganugerahkan" semata-mata diberikan oleh Tuhan

Kita lihat kata "yang jauh lebih tinggi nilainya"

1 Petrus 1:7, "Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniaanya dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya."

Waktu ujian datang, nilainyalah yang menentukan seseorang itu berhasil / tidak. Tuhan tidak memberikan pencobaan, ujian menentukan kita lulus atau tidak.

Biarlah ketika ujian itu datang kita semua lulus.

Mari kita belajar bagaimana cara pandang manusia bisa berakibat kesalahan yang fatal, tidak jaminan ia seorang pendeta, tidak jaminan ia seorang Kristen sejak lahir,

1. Nabi Samuel 

Ia salah menilai anak-anak Isai untuk diurapi menjadi Raja Israel kelak menggantikan Saul.

Daud tidak dipandang oleh ayahnya, Samuel melihat anak-anak Isai yang lain, tapi Tuhan bilang bukan mereka.

Perkatakan pada diri kita, engkau anak Tuhan yang diurapi, ada excellent spirit (Roh Kudus) dalam kita, engkau memiliki roh yang luar biasa, engkau akan dipakai Tuhan menjadi berkat

2. Wanita yang mengurapi Tuhan Yesus 

Wanita ini tidak dipandang oleh orang-orang, tapi wanita ini memecahkan minyak narwastu yang sangat mahal untuk mengurapi Tuhan Yesus, 

Menurut pikiran para murid ini pemborosan, tapi berbeda dengan pikiran Tuhan, Ia tahu apa yang segera akan terjadi

Jangan kita menyia-nyiakan waktu yang Tuhan berikan, kedatanganNya sudah singkat.

Wanita ini mengerti perasaan hati Tuhan, adakah kita mengerti?

Adakah Ibadah dan tindakan kita yang kita lakukan setiap hari membuat Tuhan bereaksi seperti tindakan wanita ini?

Hagai 2:5-9,  "Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, sesuai dengan janji yang telah Kuikat dengan kamu pada waktu kamu keluar dari Mesir. Dan Roh-Ku tetap tinggal di tengah-tengahmu. Janganlah takut! Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun RUman ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Apa yang Tuhan maksudkan dengan kemegahan ini? 
* ada yang bilang jiwa-jiwa, amin, tapi tidak hanya sampai disini, baca ayat selanjutnya 8-9, juga damai sejahtera.

2 hal yang jangan kita lupakan:

1. Kuasa 

Kisah Para Rasul 1:8, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Jadi Saksi, dunia bergoncang, kita tinggal dalam keadaan yang tidak tergoncangkan, di tengah goncangan kita akan menerima berkat yang membuat kita terheran-heran, melebihi yang dapat kita pikirkan.

2. Otoritas 

Diberikan pada waktu ada pengakuan, yakini bahwa kita memiliki Kunci Kerajaan Sorga, maka mulai hari ini jangan sembarangan ngomong.

Matius 16:19, "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

Hati-hati dengan perkataan kita, karena kita memiliki kuasa dan otoritas.

Allah di dalam kita, hormati Dia, agungkan Dia, sembahlah Dia selalu.

Kita akan mengalami hal-hal yang spektakuler. Lakukan.

Mengerti Rencana Allah :
1. Miliki pikiran dan perasaan Kristus
2. Dipenuhi dengan segala kepenuhan Allah (Roh Kudus)

Tuhan Yesus Memberkati. 

Jumat, 14 Juli 2017

Kehadiran Tuhan Yesus Terang Dunia Membawa Perubahan - Pdt. Herman Santoso | LP Sukamiskin Bandung


Markus 7:24-30
(24) Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau bahwa ada orang yang mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. (25) Malah seorang ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia, lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya.(26) Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya. (27) Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."(28) Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak." (29) Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu." (30)Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.

Tuhan Yesus tadinya datang maunya secara rahasia, diam-diam, tersembunyi, tapi faktanya kedatangan Tuhan Yesus tidak dapat dirahasiakan

1. Secara Jasmani

Tuhan Yesus sudah sangat terkenal, karena sudah banyak membuat mujizat, sudah banyak orang yang mengetahui tentang Dia.

2. Secara Rohani

Yesaya 60:1-3, "Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu. Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu."

Alkitab katakan bahwa bumi ini penuh dengan kegelapan, makanya kalau kita dalam kegelapan kita tidak bisa melihat, salah langkah, untuk itu Tuhan Yesus datang, "Akulah Terang Dunia"

Makanya kedatangan Tuhan Yesus tidak dapat dirahasiakan. Begitu juga bila Ia ada dalam hidup kita, kehadiran-Nya tidak dapat dirahasiakan, karena pasti yang gelap semuanya diterangi, menghilang, menyingkir.

Kehadiran Tuhan Yesus pasti membawa perubahan dalam hidup kita.

Perubahan seperti apa yang benar?

Masa depan
Kehancuran jadi pemulihan
Kekurangan jadi kelimpahan

Efesus 4:28-29, "Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan. Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia."

Perubahan Sejati menurut Firman Tuhan:
Suka mencuri --» titik 0 --» Membagi-bagikan  

* Alkitab tidak berhenti berkata yang suka mencuri tidak mencuri lagi (= di titik nol), tapi....Alkitab bilang lanjutannya, ia bekerja keras dan dapat membagi-bagikan berkat kepada orang yang kekurangan

Kalau yang lain ditolong, kitapun pasti ditolong Tuhan, asal ada perubahan dalam kita.

Perempuan Siro-Fenisia (Kanaan) yang punya masalah anaknya dirasuk setan, lewat masalah itu ia datang sama Tuhan Yesus.

Setiap orang punya masalahnya masing-masing, tapi biarlah lewat setiap permasalahan, ujian, menjadi jembatan kita kepada Tuhan Yesus.

Jujur, ketika semua hal berjalan dengan baik, mana yang lebih sering untuk dilakukan? 
Apakah Doa Puasa / Puasa Berdoa?

Datanglah pada Tuhan, orang yang mencari Tuhan tidak akan dipermalukan tapi akan dimuliakan.

Roti itu disediakan untuk anak-anak, anjing makan remah-remah, sebagai anak, kita tidak terima remah-remah, tapi roti. Siapa anak-anak Tuhan di tempat ini? Saya dan kita semua

Markus 5:9-13, "Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak." Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!" Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya."

Tuhan Yesus mengabulkan permintaan mereka (roh-roh, setan-setan) ada saatnya setan meminta kepada Tuhan Yesus. Setan aja dikabulkan, apalagi kita anak-anak-Nya.

Carilah dahulu Kerajaan-Nya dan Kebenaran-Nya. Tidak akan pernah sia-sia.

Matius 18:12-14, "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat. Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang."


Lukas 15:7, "Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

Matius 6:33, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Tuhan Yesus Memberkati.

(Khotbah di LP Sukamiskin, Bandung)

Visi Wanita Allah (Bangkitlah Wanita) - Ibu Gembala Saartje K.


Visi Wanita Allah:
1. Membawa keselamatan bagi anak-anak kita
2. Menjadi pendoa syafaat bagi keluarga kita

Yesaya 62:6-7
"Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi."

Tanpa Doa kita tidak bisa mengubahkan keluarga kita. Kita mencari wajah Tuhan, berdoa, meminta kepada Tuhan, maka pasti kita akan menemukan jawaban-jawaban Doa dan bahkan Tuhan melakukan lebih dari pada yang kita Doakan.

Contoh di Alkitab, Hana selalu berdoa Kepada Tuhan, dengan hancur hati membawa bebannya hanya kepada Tuhan (1 Samuel 1:10, "dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu".)

Kapan kita terakhir berdoa dengan hancur hati ? Dengan penuh kesungguhan hati untuk pemulihan keluarga kita? Menjadi perisai Doa bagi Suami kita, anak-anak kita.

Kuncinya adalah DOA.

Tanpa DOA kita tidak akan dapatkan sesuatu seperti yang TUHAN inginkan.

Sikap kita dalam berdoa:
* ampuni kesalahan-kesalahan keluarga kita, jangan menyimpannya
* berdoa dan membaca Alkitab setiap hari, mengasihi Tuhan (Firman Tuhan)

Teladan Abigail di Alkitab.

Penghalang Doa :
* Ketidakpercayaan akan janji-janji Tuhan (Yakobus 1:6) kebimbangan

Yakobus 1:6, "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin."

Bersukacita karena TUHAN, Ia berikan waktu kita datang kepada TUHAN dengan segenap hati menaikkan pujian bagi Tuhan, merenungkan Firman-Nya, TUHAN akan menyatakan tuntunan-Nya.

Mazmur 104:33-34, "Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada. Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena TUHAN."

Setiap Wanita Harus Bangkit, Jadilah Kuat, Anda adalah Penopang

Filipi 4:6-7, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."

Jangan lagi kita terikat kepada siapapun (dalam kekuatiran, kemarahan, kekecewaan), karena kita sudah dimerdekakan oleh Tuhan.

Kita sebagai pengintai, perisai, otomatis harus suka Berdoa, apabila 1x, 2x, 3x berdoa belum dijawab lalu mundur teratur, Tuhan tidak suka. Tuhan menguji kita apakah kita benar-benar mencari Tuhan, tinggal selangkah lagi.

Kalau kita perduli dengan keluarga, suami, anak kita, kita harus suka berdoa. Datang sama Tuhan Sumbernya.

Yakobus 5, Tuhan ada di pihak orang benar.

Tuhan Yesus Memberkati.

GBI Sumedang