Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Selasa, 23 Oktober 2012

Firman Tuhan Yang Mengubah Hidup Kita - Ibu Enny


Firman Tuhan penuh dengan Kuasa

(Yesaya 55:10-11)
“Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.”


Setiap Firman Tuhan tidak akan kembali  dengan sia-sia, dan akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki dan akan berhasil dalam apa yang Tuhan suruhkan kepadanya.

(1 Petrus 1:24-25)
“Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.”

Tetapi Firman Tuhan tetap selama-lamanya (tidak pernah berubah dan tidak pernah gagal).

(2 Timotius 3:16)
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.”

Peranan Firman Tuhan dalam kehidupan kita, Firman Tuhan bisa mengubahkan kehidupan kita (mengajar, menyatakan kesalahan, mendidik orang dalam kebenaran)

(Efesus 6:17)
”dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah”

Firman Allah, Pedang Roh, senjata untuk menang dalam peperangan melawan segala tipu muslihat iblis, melawan kedagingan kita. Kita harus banyak membaca Firman.

(Matius 4:4)
"Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."

Maka Firman itu sangat perlu dan kebutuhan utama dalam hidup kita, supaya kita tahu apa yang dikehendaki Tuhan.

Mari kita betul-betul berbenah diri, fokus kita supaya bisa ikut pengangkatan, karena Tuhan Yesus segera datang.

Bagaimana respon kita terhadap Firman Tuhan :

(Matius 13:1-23)
Perumpamaan tentang seorang penabur

Firman Tuhan bagaikan benih yang ditabur dalam hati kita, ada 4 rupa tanah hati :

1. Benih yang ditabur di pinggir jalan (tidak bertumbuh, dicuri iblis)



2. Benih yang jatuh di tanah berbatu-batu (orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira, tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itu pun segera murtad.



3. Benih yang jatuh di semak duri (orang yang mendengar firman, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah)



4. Benih yang jatuh di tanah yang baik (
orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat)




Mintalah pemahaman Firman kepada Tuhan, dan jadilah pelaku Firman, sehingga kita bertumbuh dan menghasilkan buah.
Upah untuk mereka yang memperhatikan Firman dan tekun menantikan Tuhan :


(Wahyu 3:10-11)
”Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.”



Tuhan Yesus segera datang !
Tuhan akan melindungi di hari pencobaan / kesusahan besar.
Pertahankan dan pegang Iman pengharapan kita kepada Tuhan.


Tuhan Yesus Memberkati !

Pelajaran Cool (Community of Love) Selasa, 23 Oktober 2012.

Takut dan Hormat akan Tuhan Mendatangkan Berkat - Pdt. Edy Prajitno (Medan)


1 Samuel 3:1, “Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering.”

Mengapa di zaman Imam Eli memimpin TUHAN jarang berbicara dan memberikan penglihatan2 ?

Karena di zaman itu ada 1 kesalahan fatal yang dilakukan oleh anak Imam Eli.

1 Sam 2:17, ”Dengan demikian sangat besarlah dosa kedua orang muda itu di hadapan TUHAN, sebab mereka memandang rendah korban untuk TUHAN.”

Beberapa hal yang menyebabkan Tuhan jarang berbicara kepada orang Israel :

1. Dosa yang berhubungan dengan Hormat kepada Tuhan

Berkat dan Lawatan Tuhan ditentukan seberapa besar kita menaruh hormat kepada Tuhan.

1 Samuel 2:30, “Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.”

Hormat dalam Ibadah, tidak pulang duluan, tidak ngobrol, main-main. 

Kalau kita datang kepada Tuhan, bawa rasa hormat dan cinta kasih kita kepada Tuhan.

Maleakhi 1:6-8, ”Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?” Kamu membawa roti cemar ke atas mezbah-Ku, tetapi berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami mencemarkannya?" Dengan cara menyangka: "Meja TUHAN boleh dihinakan!" Apabila kamu membawa seekor binatang buta untuk dipersembahkan, tidakkah itu jahat? Apabila kamu membawa binatang yang timpang dan sakit, tidakkah itu jahat? Cobalah menyampaikannya kepada bupatimu, apakah ia berkenan kepadamu, apalagi menyambut engkau dengan baik? firman TUHAN semesta alam."

Kenapa Tuhan tidak mau berbicara? Karena orang Israel tidak menghormati Tuhan dalam hal persembahan.

Berapa banyak kita mau diangkat ke level yang lebih tinggi oleh Tuhan? Ditentukan oleh seberapa lebih kita mau menghormati Tuhan.


Lagu : Menyenangkan-Mu

2. Dosa yang berhubungan dengan tidak dipegangnya komitmen pernikahan

Maleakhi 2:13-15
”
Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.”

Kalau Suami dan Istri saling menghormati, maka berkat kehidupan akan turun, Doa Suami tidak terhalang.

3. Dosa yang berhubungan dengan persembahan persepuluhan

Maleakhi 3:10-12, ”Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.”

Bila kita setia melakukan Firman Tuhan dengan mengembalikan persepuluhan yang menjadi milik Tuhan, maka Tuhan sendiri yang berkata, ”Ujilah Aku”, Tuhan akan membuka tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepada kita sampai berkelimpahan.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 21 Oktober 2012 - GBI Barangsiang, Bandung

Kamis, 11 Oktober 2012

Unta-Unta Rohani (Pesan Tuhan di Tahun Ayin Gimel) - Pdm. Hendri Sutedja




Tahun Ayin Gimel 5773 -  Entering The Next Level 
(16 September 2012 - 4 September 2012)

From Recovery to Wholeness
A Year to Bridge the Gap between Past and Future 




Pesan Tuhan : 
Engkau yang mau masa depan, harus meninggalkan masa lalu. 
Engkau yang mau keberhasilan, harus meninggalkan kegagalan.
Menyebranglah ke Level Selanjutnya

Mari kita belajar dari Unta. Mengapa ?
* Unta dapat bertahan dalam segala situasi sulit, dalam cuaca yang extrim -10 derajat C s/d 50 derajat C. 
* Unta dapat bertahan dengan makan sedikit, karena punuk Unta menyimpan cadangan lemak. 
* Unta dapat dipercayakan banyak, untuk membawa harta bangsa-bangsa.

Engkau yang sedang dalam situasi apapun, bertahanlah karena Unta pun Tuhan pelihara. 
Engkau yang merindukan masa depan baru, untuk dipercayakan hal-hal baru, belajarlah dari Unta.

                                                                                                 
Mengapa Unta dapat bertahan dalam Badai Pasir?

1. Mata Unta = Hati yang murni


Bulu mata Unta itu double, Tuhan menjaganya agar tidak satu bola pasirpun yang masuk dan membutakannya.

Mata berbicara soal organ vital Unta, secara makna rohani, Hati adalah vital untuk kita.

Orang yang dapat bertahan dalam badai hidup adalah orang yang menjaga hatinya.

Kita tidak dapat menahan orang berkata apapun, tapi kita dapat tidak mengizinkan perkataan orang mengotori/melukai hati kita.

Amsal 4:23, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Proverb 4:23, "Guard your heart"

Barrack Obama tiba di Bali 17 November 2011, biaya Rp. 500 milyar, kapal induk G. Washington, 300 sewa seluruh kamar hotel Grand Hyatt, Nusa Dua - Bali.

Yeremia 31:33b... "Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan MENULISKANNYA DALAM HATI MEREKA."

Masa depan kita tergantung pada Janji Tuhan, bukan pada deposito atau jabatan kita.

Ilustrasi:
* kertas putih baru lambang hati
* bolpen : masalah, dimarahi, dihina, dilukai, tidak dihargai = coret-coretan di hati
* kertas diremas = hati yang remuk, hancur
* buka lagi kertasnya yang sudah lecek itu, pagi itu Tuhan mau menuliskan Firman-Nya di hati itu bisa ga? Tidak bisa
* Lagu : nyanyikan "Bapa Sentuh Hatiku"
* Hanya jika kita datang sama Tuhan, bilang Tuhan aku tidak mampu tanpa-Mu, PERBAHARUILAH KASIHMU SETIAP HARI ATASKU, minta Hati yang Baru kepada Tuhan
* Tuhan harus membaharui Hati yang remuk itu dulu, untuk dapat menuliskan Masa Depan dari Tuhan. 
* Kertas putih bersih baru = hati yang baru Tuhan pulihkan.

Petrus remuk hati setelah menyangkal Tuhan Yesus 3x, Tuhan tanya Petrus apakah Engkau mengasihi aku? Ternyata kasih Petrus hanya Filia (Persaudaraan) bukan Kasih Agape. Ia jujur sama Tuhan Yesus, tidak ada roh kemunafikan, namun sekalipun kita masih suka jatuh bangun mengasihi Tuhan, tapi Tuhan tetap mengasihi, dan mempercayakan kepada Petrus untuk menggembalakan domba-domba-Nya. Begitupun Tuhan tetap ingin mempercayakan hal yang baru kepada kita di tahun ini.

2. Unta minum 130 ltr , Unta minum sampai puas

Belajar : Lebih Intim dengan TUHAN, memiliki rasa Haus / Gairah dan ingin lebih lagi sama TUHAN sampai puas.

Tidak cukup hanya dapat makanan rohani 1x di Gereja hari Minggu, tapi setiap hari banyak masuk menara doa. Doa pujian, penyembahan kepada Tuhan, unity persatuan.

Minta sama Tuhan, meski kita belum tahu banyak, minta Intim sama Tuhan.

Pemulihan Tuhan sedang terjadi di Kinabalu, Malaysia. Ternyata rahasianya, sudah lama di Gereja sana ada Menara Doa meminta lebih lagi kepada Tuhan. Meski belum tahu, tapi terus minta.

3. Makna Rohani : Menjaga MULUT

Ucapkan Berkat di Atas Gunung Gerizim


Ulangan 11:29, "Jadi apabila TUHAN, Allahmu, telah membawa engkau ke negeri, yang engkau masuki untuk mendudukinya, maka haruslah engkau mengucapkan berkat di atas gunung Gerizim dan kutuk di atas gunung Ebal."

 
Ucapkan berkat, lepaskan berkat.

Masa depanmu ditentukan oleh apa yang engkau ucapkan hari ini di hadapan Tuhan. Ini tahun pemulihan, ini Tahun Penggenapan Janji Tuhan. Ngomong.... Jangan diam, jangan ngomel. Ada kuasa !

Ingatkan satu-sama lain, kalau kamu tidak on the track, tidak taat apa kata Tuhan, ada kutuk.

Belajar dari Yakub :
* Bermimpi --- Melihat --- Mengucapkan


Kejadian 31:10, ....maka aku bermimpi (minta visi dari Tuhan) dan melihat (dengan mata Imanmu)....

Kejadian 30:34 ...jadilah seperti perkatannmu...


Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 7 Oktober 2012 - GBI Baranangsiang, Bandung.

Minggu, 23 September 2012

Bagaimana Untuk Tetap Naik dan Tidak Turun - Pdt. Winarto


Tuhan menginginkan anak-anakNya terus bertumbuh dan berbuah dalam hidup ini. Buah-buah ini disebut "Next Level" (naik satu tingkat dalam hidup kita, terus naik ke level berikutnya). Perubahan dimulai dari hal rohani (alam roh) baru ke jasmani (alam kehidupan di dunia yang kita jalani, yang terlihat mata jasmani).

Ulangan 28:13, "TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia."

Prinsip hidup seperti roda berputar bukanlah prinsip untuk anak Tuhan, karena bertentangan dengan Ulangan 28:13, Tuhan mengatakan bahwa kita akan tetap naik dan bukan turun.

Masalah, tekanan yang seakan kita lihat sebagai kemunduran, sebenarnya adalah proses Tuhan untuk membawa kita terus naik ke dalam level Iman berikutnya. 

Bagaimana kita dapat naik kepada Tingkat berikutnya (Next level) ? Ada komitmen-komitmen yang harus kita ambil, yaitu: 

1. Komitmen untuk menanti waktu Tuhan

Pengkhotbah 3:1, "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya."

Saat kita sedang mengalami bisnis turun, doa belum terjawab, inilah waktunya kita relax, duduk diam bersama Tuhan.

Firman Tuhan berkata jangan kita iri kepada orang fasik. Amsal 24:19, "Jangan menjadi marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik."

Amsal 24:16, "Sebab tujuh kali orang benar jatuh, namun ia bangun kembali, tetapi orang fasik akan roboh dalam bencana."

Tujuh kali orang benar jatuh Tuhan akan angkat. Jangan pernah ikut-ikutan kelakuan orang fasik.

2. Komitmen untuk jadi pribadi yang Taat dan Setia di hadapan Tuhan

Ulangan 28:1 , "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi."

Ketika kita mengalami masalah, inilah saatnya Tuhan sedang menguji Komitmen Kesetiaanmu untuk mengandalkan Tuhan semata.

Jangan jadi anak Tuhan yang cengeng. Lewatilah proses yang Tuhan izinkan dan jadilah Pemenang.

3. Komitmen untuk Menang atas godaan dalam hidup

Kejadian 39:10-12, "Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia. Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorang pun tidak ada di rumah. Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar."

3 bahaya godaan yang sering membuat manusia jatuh berantakan :
1. Harta
(Fokus hidup saudara harus kepada Tuhan Yesus, dan bukan kepada mamon/uang dan harta benda) 
2. Tahta
(Gila kerja untuk terus mendapatkan uang dan jabatan)
3. Wanita
(Kekudusan harus diputuskan, berkata "tidak" untuk setiap godaan. Saudara mau naik level? Jaga Kekudusan!)

4. Komitmen untuk selalu Intim sama Tuhan

Tuhan tidak ingin keintiman yang sesaat, Tuhan mau pergaulan yang kontinyu, yang terus dibangun dari detik, menit, hari, bulan, tahun terus menerus)

Baca Firman Tuhan dari depan-belakang, Firman Tuhan itu pelita kita dalam mengambil keputusan-keputusan hidup yang harus diambil.

Ilustrasi: 
Ada 2 orang yang bekerja di Gedung yang sama. Orang yang bergaul karib dengan Tuhan berada di tingkat gedung yang tinggi, sedangkan orang yang tidak intim dengan Tuhan berada di lantai bawah. Keduanya akan pulang kerja. Orang yang berada di bawah berkata mari kita ngopi-ngopi dulu karena jalanan di luar sangat macet, sedangkan orang yang di atas berkata, salah teman, justru ini saatnya kita pulang segera sekarang, karena kemacetan di depan kantor hanya 3 meter, selebihnya lancar sekali. Dua orang tersebut melihat kemacetan dengan sudut pandang yang berbeda, sehingga orang yang di bawah membuat keputusan yang salah. Keintiman dengan Tuhan akan membawa kita ke tempat yang tinggi dan membuat keputusan yang tepat. 

Untuk naik level, lakukan komitmen ini. Saudara harus mengerti, Segala sesuatu ada waktunya, tahan dalam setiap proses yang ada, lawan setiap godaan, karib dengan Tuhan, sebelum akhir tahun ini berakhir Saudara sudah naik ke level yang selanjutnya. Amin. 

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah 23 September 2012
GBI Baranangsiang

Minggu, 16 September 2012

Pengelolaan Keuangan dengan Komitmen yang Benar - Pdt. Andreas Soestono

Matius 22:20-21, 

"Maka Ia bertanya kepada mereka: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" 

Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." 

Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."



Prinsip Keuangan:

* Pengelolaan keuangan yang tidak benar seringkali telah menyebabkan kehancuran rumah tangga. 


* Cicilan yang boleh adalah cicilan rumah, karena diharapkan pada saat lunas 10, 15, 20 tahun kemudian, nilai rumah tersebut sudah mengalami peningkatan.

* Jumlah limit kartu kredit tidak boleh lebih besar dari jumlah income / pendapatan.

* Jumlah cicilan bulanan tidak boleh lebih dari 1/3 income (pendapatan).

* Menabung benarnya disisihkan dari pertama kali menerima pendapatan, bukan dari sisa setelah pengeluaran.

* Saya adalah saya seperti apa kata TUHAN tentang saya, saya bukanlah apa yang saya makan / pakai / apa kata orang. TUHAN menghargai saya.

* Sesuatu yang tidak pernah kita lihat, tidak akan menggoda kita untuk membeli. Itulah mengapa iklan sangat membombardir dimana-mana.

Kolose 3:24,
"Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya."


A. Pertanda kita sudah menjadi "Pemilik" bukan sebagai "Pengelola" :
1. Punya rasa tidak aman
2. Punya rasa kuatir, gelisah, tidak bisa tidur
3. Punya iri hati melihat apa yang orang lain miliki
4. Tidak pernah bersyukur, yang ada tidak disyukuri, yang tidak ada diinginkan.
5. Punya rasa dukacita bila hilang, yang berduka hanyalah sang pemilik.

Semua yang kita nikmati saat ini, adalah Tuhan yang mempercayakan, anugerah.

Jangan pernah diperbudak oleh uang, tolak diri anda untuk menjadi "tuan" atas keuangan, tunduklah hanya kepada TUHAN, uang hanyalah sarana (=  uang adalah hamba).

B. Jadilah pengurus yang setia

Ada 3 kategori :
1. Orang yang fokusnya penderitaan
2. Orang yang fokusnya kemakmuran
3. Yang betul adalah orang yang fokusnya menjadi serupa Kristus dengan ketaatan dan kesetiaan. 

Karakter orang yang sesungguhnya adalah pada waktu ia sedang sendirian atau saat ia berpikir tidak seorangpun yang melihatnya.

5 Komitmen :
1. Komitmen pada TUHAN
2. Diri sendiri
3. Keluarga
4. Pekerjaan
5. Masyarakat

Jadilah orang yang memiliki komitmen dan tidak merugikan orang lain.

Tuhan Yesus Memberkati.


Khotbah 16 September 2012
GBI Baranangsiang, Bandung

Rabu, 12 September 2012

Jangan menyia-nyiakan hidup yang Tuhan berikan

Review pelajaran Cool minggu lalu : 

Apapun yang terjadi, jangan pernah menyerah karena Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita.

Topik pelajaran minggu ini :


Jangan menyia-nyiakan hidup yang Tuhan berikan

Hidup ini terlalu berharga untuk disia-siakan. Waktu berlalu begitu cepat, jangan tidak diisi dengan hal-hal yang berguna.


Bagaimana cara menghargai kehidupan yang Tuhan berikan : (1 Timotius 6 : 2B-10)
1. Miliki sikap yang bersyukur, dengan rasa cukup untuk berapapun yang kita terima (ayat 5-6)
Percayalah Tuhan pasti akan senantiasa mencukupkan dan memberi Hikmat, sehingga orang Benar tidak akan meminta-minta roti.

Untuk itu kita perlu Hidup dengan benar.

Banyak orang yang selalu kekurangan dalam hidupnya, mungkin orang tersebut tidak benar dalam mengelola keuangan, tidak mau memberi Persepuluhan.

Tuhan tidak membutuhkan uang kita, tapi Tuhan menginginkan ketaatan dan kejujuran kita kepada-Nya.

Maleakhi 3:10-11, Janji Tuhan bila kita taat untuk membawa persepuluhan ke rumah perbendaharaan.

2. Selalu sadar bahwa kita datang ke dalam dunia dan dipanggil oleh Tuhan dengan tidak membawa apa-apa (ayat 7 & 8)

Ada saatnya kelahiran, ada saatnya kematian. 

Asal ada makanan dan pakaian cukuplah, maka milikilah hati yang puas dan cukup.

Karena orang yang tidak puas diri bisa korupsi, mencuri, serakah, menipu, menghalalkan segala cara, yang penting untuk memuaskan dirinya sendiri.

Jangan kita mementingkan diri sendiri, Pak Niko menasehati agar kita juga peduli kepada mereka yang lemah dan miskin (kekurangan) baik lahiriah maupun rohani.

3. Tidak ingin cepat kaya (ayat 9)

Orang yang ingin kaya identik dengan keegoisan dan mementingkan diri sendiri. Ketika kita mentaati Firman Tuhan, maka Berkat itu adalah Bonus, bukan sesuatu yang dikejar. 

Kita melakukan bagian kita, berdagang dengan jujur, tulus, rajin, lakukan kebenaran Firman Tuhan.

4. Jangan mencintai uang (ayat 10)
Apa-apa uang, segala sesuatu uang, seakan-akan tanpa uang tidak bisa hidup. Karena akar segala kejahatan adalah cinta uang.

Maka jangan sampai kita mencintai uang. Semua kita perlu uang, tapi berbeda dengan mencintai uang.

Malam ini, biarlah kita mengintrospeksi diri kita masing-masing dari keempat hal tadi. Mana yang sudah kita lakukan dan belum kita lakukan.

Bagaimana cara mematikan kedagingan? Dekat sama Tuhan, jangan sampai disentil Tuhan dulu baru cari Tuhan. 

Pengalaman Pak Robert, ketika berusaha melakukan Firman Tuhan sendirian itu ga bisa, tapi bisa melakukan Firman saat mendengar Firman Tuhan (timbul iman) dan dari persekutuan di Cool. Jangan menjauhkan diri dari pertemuan-petemuan Ibadah. Meskipun kadang orang Gereja bisa lebih ga baik dari orang dunia. Tapi di Gereja lah bengkel, supaya kita saling membangun, dikikis kesombongan dan ego kita, diperbaiki.

Tuhan Yesus Memberkati.


Cool 11 September 2012, GBI Sumedang

Senin, 10 September 2012

7 Komitmen untuk Mengalami Hidup yang Terus Naik ke Level Selanjutnya - Pdt. Paul Wijaya


"Apapun keadaan kita hari-hari ini, banyak mengucap syukur, pegang janji Tuhan, Tuhan Yesus setia. 

Lagu:

Setiap Janji-Mu Tuhan Ku Simpan Dalam Hatiku
Lewati Setiap MasalahTiap Tetes Air Mata Dalam Hidupku
Janji-Mu Menopang Hidupku
Kasih-Mu Menuntun Langkahku Dalam Setiap Waktu
Penolongku, Yang Aku Percaya
 Reff :
T'rima Kasih buat Kasih Setia-MuPenyertaan-Mu SempurnaJanji-Mu Tak Pernah Terlambat Menolongku
T'rima Kasih, Ku Bert'rima KasihBuat Kasih Setia-Mu Di Dalam Hidupku

Pada 16 September 2012, Pk. 18.00 mendatang, Bangsa Israel akan memasuki tahun yang baru, yang disebut "Tahun Ayin Gimel 5773" , yang memiliki makna : Tahun yang menjembatani masa lalu dan masa depan.

Bagi Jemaat Tuhan, ada Pesan Khusus dari Tuhan : Aku akan membawa Gereja-Ku ke Level yang Lebih Tinggi Lagi

Mengapa kita harus naik ke tempat yang lebih tinggi ? Karena :
1. Kita menghadapi masa penuaian jiwa besar-besaran
2. Kita sudah semakin dekat dengan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, dimana kita harus didapati tak bercacat, tak bercela di hadapan Tuhan.

Wahyu 4:1-3, "Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini. Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya."

Yohanes melihat Pintu Surga terbuka, hari-hari ini kita juga bisa mengalami dan Tuhan berkata"Naiklah kemari", di tempat tinggi Tuhan kita akan menerima kekuatan dan pimpinan Tuhan.

Untuk naik ke dalam level iman yang lebih tinggi, ada 7 Komitmen Penting yang Harus Diperhatikan :

1. MEMILIKI HATI YANG SUCI DAN MURNI

Amsal 4:23, "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."

Matius 5:8, "Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." 

7 Hal yang menyebabkan hati menjadi kotor dan tidak murni, periksalah:
1. Iri hat
i2. Menuruti kedagingan
3. Ambisi pribadi
4. Motivasi tertentu (negatif)
5. Takut / Paranoid
6. Membenarkan diri sendiri
7. Mementingkan diri sendiri

2. MAKIN SERUPA DENGAN GAMBAR ALLAH

Kejadian 1:26, kita diciptakan untuk menjadi serupa dan segambar dengan Allah.

3. MAKIN INTIM DENGAN TUHAN

Hanya dekat Allah saja aku tenang, daripada-Nya lah keselamatanku.

Menghadapi banyak masalah, gejolak hidup, semua dapat dihadapi ketika kita Intim dengan Tuhan.

Tips DOA :"DOA tidak boleh SOMETIME, PART TIME, Santai, apalagi NO TIME, harusnya FULL TIME, kalo bisa OVER TIME, karena kita bisa dipanggil TUHAN ANY TIME"

DOA orang yang Benar sangat Besar Kuasanya.

4. MAKIN PENUH ROH KUDUS YANG DICURAHKAN LUAR BIASA

Mari kita sebagai orang percaya, belajar dari Tuhan Yesus : kasih, komitmen, ketaatan, kesetiaan-Nya luar biasa kepada Bapa.

Tuhan Yesus dibaptis dan penuh dengan Roh Kudus, sehingga pelayanan-Nya penuh kuasa dan luar biasa.

5. MAKIN / LEBIH MEMPERHATIKAN ORANG MISKIN

Lukas 6:38, "Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."

Amsal 19:17, "Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu."

Matius 25:31-40, Penghakiman Terakhir. 
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. ... Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku."

6. MENJAGA KESEIMBANGAN HIDUP

Roma 11:22, "Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya..."
Ulangan 11:26, "Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk"

Jadi ada Berkat dan Kutuk, Kemurahan dan Kekerasan Allah. 

Lakukan Firman Tuhan, komitmen di hadapan Tuhan, tetap setia, maka hidup kita pasti dalam area Berkat Tuhan, dalam Masa Depan yang Cerah.

7. MENJADI SAKSI TUHAN YESUS

Ini waktu penuaian, jangan Saudara kehilangan Mahkota yang Tuhan sudah sediakan untuk Saudara.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah 9 September 2012
GBI Baranangsiang, Bandung

Senin, 03 September 2012

Mengapa Kita Harus Memikul Kuk sedangkan TUHAN Berjanji untuk Memberi Kelegaan ? (Pdt. Ricky Nelson)





















Nats Alkitab : Matius 11:28-30
"Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan."

Isi :

Ketika kita datang kepada Tuhan, Tuhan mau memberikan kelegaan kepada kita. Namun, kalau kita baca ayat selanjutnya (ayat 29), ada sesuatu yang kontradiksi. Tuhan memberikan kelegaan, koq selanjutnya Tuhan meminta kita untuk memikul kuk?

Siapa yang suka dengar orang berkomentar, "Mengapa sejak kita mengikut Tuhan Yesus, banyak masalah terjadi?"

Sebenernya, bukan setelah ikut Tuhan Yesus jadi banyak persoalan, semenjak dari kelahiran pun kita sudah menghadapi masalah, bukankah embrio yang jadi pada waktu kehamilan telah mengalahkan sekian juta saingannya?

Masalahnya adalah, sebelum kita mengenal Tuhan Yesus kita masih tidak dapat membedakan hitam dan putih, gelap dan terang, apa yang dulu bukan masalah, sekarang setelah mengetahui kebenaran hal itu menjadi masalah. Apa yang dulu merupakan hal kecil bahkan tidak penting, kali ini menjadi hal besar yang sangat penting. 

Mengapa Tuhan mau kita memikul kuk yang Tuhan pasang ?

1. Supaya kita dapat berjalan lurus

Tidak melenceng kesana-kemari.

2. Supaya waktu kita lemah, ada yang terus menguatkan kita untuk jalan.

"The power of commitment" Karena ada waktunya kita ga mampu dan kita perlu untuk mengikatkan diri dengan commitment (perjanjian) kita.

Banyak orang mensalahartikan definisi kemerdekaan sebagai bebas melakukan apapun, tanpa terikat commitment.

Tapi, seharusnya definisi Kemerdekaan yang benar adalah : Kuasa untuk MEMILIH dan MELAKUKAN apa yang terbaik, yang membangun kehidupan semakin serupa dengan Tuhan Yesus.

Begitu pentingnya untuk kita tidak berjalan sendiri, tapi kita diikatkan dengan Tuhan Yesus dan saudara-saudara seiman. Waktu kita lemah, Tuhan Yesus akan bawa kita terus untuk bangkit dan berjalan maju.

Gereja hancur kalau anak-anak Tuhan hanya mengikuti apa yang dia mau, dia sukai. Kita bisa jadi bulan-bulanan setan kalau tidak memiliki KOMITMEN sama TUHAN.

Penutup:

I Korintus : 22:9
"Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

Tuhan kita punya KEJUTAN bagi kehidupan anak-anaknya yang sudah setia, bukan pada yang baru mau setia (diiming-iming berkat).

Matius 25:21, "Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; ENGKAU TELAH SETIA dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu."

Dalam ayat ini dikatakan "ENGKAU TELAH SETIA" , bukan "JIKA ENGKAU SETIA". Jadi bukan setia karena diiming-iming berkat. 

Kunci kemenangan : tetap komitmen sama Tuhan disaat ada masalah / tidak ada masalah, ketika ada komitmen yang lemah dikuatkan, ada kuasa, jadi waktu lagi di Lembah Kekelaman, jangan ngomel-ngomel, karena tidak untuk selamanya berada disana, Lembah Kekelaman pasti punya ujungnya Pialaku penuh melimpah.

Tuhan Yesus Memberkati.

Minggu, 2 September 2012
GBI Baranangsiang