Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Minggu, 06 April 2014

Lagu : Penuhiku Penuhiku dengan Urapan Baru



S'perti rusa rindu sungai-Mu, begitulah jiwaku
Ya Roh Kudus penuhi aku
Dengan urapan baru
Reff: Penuhiku, penuhiku dengan hadirat-Mu
Urapiku, urapiku dengan minyak kudus-Mu
As the deer pants for the water, so my soul thirst after You
Holy Spirit come and touch me now
With your mighty power on me
Reff: Surround me, surround me with your presence Lord
Anoint me, anoint me with your precious oil on me
Bacalah Catatan Khotbah berikut :

Sabtu, 05 April 2014

Seperti Yang Kau Ingini - Nikita




Lagu:

Bukan dengan barang fana
Kau membayar dosaku
Dengan darah yang mahal
Tiada noda dan cela

Bukan dengan emas perak
Kau menebus diriku
Oleh segenap Kasih
Dan pengorbananMu

[Reff:]
Kutelah mati... dan tinggalkan...
Cara hidupku yang lama..
Semuanya sia-sia, dan tak berarti..lagi..
Hidup ini.. kuletakkan...
Pada mezbahMu ya Tuhan...
Jadilah padaku seperti yang Kau Ingini..

Link Catatan Khotbah : 

Kembali Kepada Kasih Mula-Mula kepada TUHAN - Pdt. Minarto Jonathan


Kembali Kepada Kasih Mula-Mula kepada TUHAN - Pdt. Minarto Jonathan



Yohanes 4:23-24, 
"Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Sebuah pesawat bisa terbang karena pesawat tersebut mengikuti hukum alam dan hukum fisika yang ada, demikian juga kalau kita tidak mengikuti hukum penyembahan yang benar di hadapan TUHAN, maka penyembahan kita tidak menjadi dupa yang harum bagi TUHAN.

TUHAN hadir bukan karena sound system yang hebat. Seseorang rohani bukan karena mengangkat tangan paling tinggi ketika menyanyi di dalam Gereja.

1. Penyembahan berbicara keintiman dengan TUHAN.

Wahyu 2:2-5, "Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. Dan engkau telah sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat."

Keintiman tidak diukur dari kegiatan, aktivitas, kesibukan kita sebagai orang Kristen, sebagai hamba TUHAN, sebagai pendoa syafaat, sebagai pemimpin pujian, dll.

Semua itu bisa menipu.

Jemaat di Efesus dalam Wahyu 2 itu sudah tekun melayani, sabar, tahan menderita, secara moral juga baik, tapi mereka dicela oleh TUHAN, karena.... mereka meninggalkan kasih yang mula-mula.

Bila Saudara tahu berdoa, saat teduh, mezbah keluarga itu sangat penting, tapi dengan sengaja, kita tinggalkan semua itu karena kesibukan-kesibukan yang kita miliki = inilah arti meninggalkan kasih yang mula-mula.

Ketika bangun dari tempat tidur yang kau pikirkan bukan Doa berlutut di kaki TUHAN, tapi rencana untuk ini itu, tender ini itu yang begitu banyak, inilah permainan iblis untuk menyibukkan saudara.

Berbicara menjadi penyembah yang benar :
* saudara tidak bisa kasih waktu sisa untuk TUHAN
* saudara tidak bisa hanya menyembah di dalam Gereja seminggu sekali

Ingin mengalami semua pintu mujizat dibuka TUHAN di tahun ini untuk kita? jadilah Penyembah yang Benar.

2. Penyembah yang Benar sangat berkaitan dengan Kekudusan

Iblis tidak bisa menyerupai TUHAN dalam hal kekudusan.

Untuk itu iblis berusaha melempari anak-anak TUHAN dengan hal-hal yang tidak kudus, seperti zinah, amarah, kebencian, curiga. 

Siapa yang jauh dari TUHAN akan jadi bulan-bulanan iblis

Kalau ini terjadi, sangat disayangkan, kita ga tahu kapan TUHAN panggil kita pulang.

Jangan sampai TUHAN panggil kita dan kita sedang berbuat dosa.

TUHAN perintahkan kita untuk masuk melalui pintu yang sesak itu.

Kesibukan adalah senjata yang paling banyak digunakan iblis akhir-akhir ini.

Banyak yang datang Ibadah tapi masih hidup dalam dosa, ingat TUHAN sangat tahu kapan kita jatuh dalam dosa dan kapan kita sengaja berbuat dosa.

Jangan lagi main-main dengan dosa, TUHAN akan bongkar dosamu, cepat bertobat dibanding dibongkar di depan umum.

Siapa yang keluar dari kasih karunia TUHAN menjadi santapan iblis.

Jangan kira berbuat dosa lalu bertobat dan selesai, tuduhan iblis sering menyerang hati nurani anda, kamu ini sudah ini itu, mantan ini itu...

Tapi datanglah pada Bapa di Surga saat ini, Ia menerima kita apa adanya, selagi masih ada waktu, kembalilah kepada kasih yang mula-mula.

Kalau kita tidak mau bertobat, TUHAN akan datang dan mengambil kaki dian kita, Kaki dian adalah Hadirat TUHAN. 

Mungkin anda lihat dalam kebaktian, orang lain dijamah TUHAN, tapi koq saya tidak rasa apa-apa? Kaki dian sudah beranjak dari mu.

Kalau anda pikir Doa setiap hari 10 menit sudah cukup membuat anda intim dengan TUHAN, itu belum. 

Apakah anda merasakan Hadirat TUHAN dan gairah dalam menyembah TUHAN? Atau hanya sekedar menyanyikan lagu-lagu penyembahan?

Jadilah seperti anak kecil dalam menyembah TUHAN.

Roh Kudus mengingatkan anak-anakKu selama ini sudah banyak yang jauh dari padaKu, hati mereka jauh dan ditutup dengan banyak dosa.

Jadilah penyembah yang benar, kembalilah pada kasih mula-mula Anda kepada TUHAN YESUS. 

Tuhan Yesus Memberkati. 


Bukan dengan barang fana
Kau membayar dosaku
Dengan darah yang mahal
Tiada noda dan cela

Bukan dengan emas perak
Kau menebus diriku
Oleh segenap Kasih
Dan pengorbananMu

[Reff:]
Kutelah mati... dan tinggalkan...
Cara hidupku yang lama..
Semuanya sia-sia, dan tak berarti..lagi..
Hidup ini.. kuletakkan...
Pada mezbahMu ya Tuhan...
Jadilah padaku seperti yang Kau Ingini..

Khotbah Minggu, 30 Maret 2014
GBI Baranangsiang 
Bandung

Sabtu, 29 Maret 2014

BIARLAH HATIMU HIDUP KEMBALI - Pdt. Riza Solihin (GBI Sawangan, Depok)



Khotbah hari ini melengkapi Khotbah yang pertama, yang dapat dibuka pada link di bawah ini : 

Bagaimana Kondisi Hatimu Saat Ini ? - Pdt Riza Solihin


------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mazmur 69:33
"Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu hidup kembali."

"Tahun 2014 adalah Tahun DibukaNya Pintu-Pintu Mujizat" 
Thema itu bukan slogan
Thema itu bukan semboyan
Thema itu bukan kampanye
Thema itu adalah yang TUHAN kerjakan di dalam kehidupan kita

Bagaimana supaya pintu-pintu dalam kehidupan kita terbuka?

Yohanes 10:9, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput."

= Mendekat kepada Tuhan, dalam penyembahan, ketika pintu itu mendeteksi kehadiran kita, maka pintu itu akan otomatis terbuka.

= Memperhatikan apa yang masuk dan keluar dari hati kita

Lihat ayat di atas dan garis bawahi kata penting "masuk dan keluar"

Hati yang hidup bukan hanya memikirkan yang masuk, tapi masuk dan keluar. Kita terima anugerah, keselamatan, masuk dalam hidup kita. Bila kita hanya menjadi penghisap dan penyedot saja, tidak perduli dengan keselamatan orang lain, berkat untuk diri sendiri saja, maka lama-lama hatimu akan mati. 

Masuk dan keluar, maka kita akan menemukan padang rumput.

Hidup kita bukan dalam peternakan (hanya makan, makan, masuk) tapi penggembalaan (masuk dan keluar).

2 Raja-Raja 7, menceritakan Elisa dan 4 orang yang sakit kusta. Dalam bahasa Ibrani, arti Elisa adalah TUHAN yang Maha Kaya.

Orang kusta, tidak dapat masuk ke dalam kota, tidak dapat bersosialisasi, orang kusta hidup dalam tempat terisolasi, dengan pagar besi, lalu orang sehat dari kejauhan akan melemparkan makanan kepada mereka. Saat ini sesukat tepung yang terbaik berharga sesyikal dan dua sukat jelai berharga sesyikal (= sangat mahal dan sulit makanan).

Sehingga keempat orang kusta tersebut memberanikan diri untuk keluar, dibanding mati di dalam tempat isolasi, keluar juga mati, mending mereka keluar dan mencoba berbuat sesuatu. 

Keluarlah mereka dan menuju kepada tempat perkemahan orang Aram untuk mendapatkan makanan. TUHAN dengan caranya yang ajaib membuat orang Aram mendengar bunyi kereta, bunyi kuda, bunyi tentara yang besar datang menyerang mereka, sehingga mereka semua lari meninggalkan perkemahan mereka. Keempat orang kusta melihat jarahan yang begitu banyak, dan berkata mari kita informasikan ke satu kota, untuk mereka semua mengambil jarahan ini. Saya percaya, keempat orang kusta ini hatinya hidup, mereka tidak mikir keuangan, kelimpahan, kesuksesan, hanya untuk diri sendiri, orang lain usaha, doa sendiri aja. Keempat orang kusta ini adalah Gehazi, Istri dan anak-anaknya.

Dalam 2 Raja 5, dituliskan bahwa Gehazi kena kusta ketika menginginkan persembahan kasih Naaman yang ditolak Elisa. Hatinya mati karena memikirkan untuk sendiri saja. Namun, 2 Raja 7 hatinya telah hidup kembali, ia masuk dan keluar, disaat itulah ia dipulihkan, 2 Raja 8 posisinya dikembalikan.

Mari periksa kondisi hati kita saat ini, dan miliki sikap hati yang benar dan hidup.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 23 Maret 2014
GBI Baranangsiang

Jumat, 21 Maret 2014

Bapa Kupersembahkan Tubuhku - Graha Bethany Nginden Surabaya





Bapa Kupersembahkan Tubuhku
S'bagai Persembahan Yang Hidup
Kudus dan Yang Berkenan Pada-Mu
S'bagai Ibadah Yang Sejati

Reff:


Kusembah Kau... Tuhan
Kusembah Kau... Tuhan
Kuserahkan hidupku kepadaMu
Untuk kemuliaan namaMu

Bacalah Catatan Khotbah : 
MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR - Pdt. Paul Wijaya

MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR - Pdt. Paul Wijaya


Benar-Benar Penyembah Yang Benar dalam Roh dan Kebenaran

Pdt. Paul Wijaya
Wakil Gembala GBI Gatot Subroto

Bapa Kupersembahkan Tubuhku
S'bagai Persembahan Yang Hidup
Kudus dan Yang Berkenan Pada-Mu
S'bagai Ibadah Yang Sejati

Reff:
Kusembah Kau... Tuhan
Kusembah Kau... Tuhan
Kuserahkan hidupku kepadaMu
Untuk kemuliaan namaMu

Ini waktunya, saudara secara pribadi datang ke Hadirat Tuhan dan berjumpa secara pribadi dengan Bapa di Surga dan mengalami kasih-Nya.

Gambaran Tabernakel :

1. Pelataran (melambangkan TUBUH), terdiri dari:

A. Mezbah penyucian dosa (pada zaman dulu melalui pembakaran korban binatang)
B. Kolam pembasuhan

2. Kemah, Ruang Kudus 
(melambangkan JIWA), terdiri dari: 

A. Pelita/ Kandil Emas (kiri, lambang Roh Kudus) 
B. Meja Roti Sajian (kanan, Firman Tuhan) 
C. Mezbah Dupa Emas untuk memuliakan Tuhan



3. Ruang Maha Suci (melambangkan ROH)


Tempat Tabut Allah (= Hadirat Tuhan, Kemuliaan Tuhan)

Ibrani 9:11-14, "Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup."

Kita yang telah ditebus oleh Darah Kristus, dijadikan anak-anak Allah, mari jangan hanya di pelataran, kita harus masuk ke Ruang Maha Kudus dengan menjadi Penyembah-penyembah yang Benar. 

Yohanes 4:23, "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian."

Di kenyataan, banyak orang Kristen yang dalam keseharian merasakan tawar hati, kekecewaan, gundah gulana, stress, depresi, kepahitan, dsbnya, padahal standard dari Tuhan adalah damai sejahtera, ketenangan, sukacita, kelepasan, pemulihan, kemenangan. Maka rahasianya adalah "Jadilah Penyembah yang Benar."

Tambahkan di nama saudara, contoh Yahya TW, .... TW ( = True Worshipper, Penyembah yang Benar )

Masuklah ke dalam Ruang Maha Kudus dan anda tidak akan menjadi lemah, jiwa anda akan stabil, terpelihara sempuna oleh Tuhan.

Jadi perubahan dimulai dari Roh, dari Ruang Maha Suci, perubahan terjadi ke jiwa dan tubuh.

Dulu Imam Besar hanya boleh masuk setahun sekali, tapi saat ini setiap saat kita dapat masuk.

Roh Jiwa Sempurna terpelihara sempurna sampai Tuhan Yesus datang kedua kali.

Saat Saudara menyembah dan hidupmu benar-benar menjadi penyembah yang benar, maka semua pintu-pintu yang tertutup pasti nyata Tuhan bukakan bagi kita.

Pintu-Pintu Pekabaran Injil akan Tuhan bukakan, Tuhan yang sudah membuka, tidak akan ada yang bisa menutup.

Tuhan memberikan Kunci Kerajaan Surga, lewat Penyembahan.

1 Korintus 2:10-12, "Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita."

Tubuhmu adalah Bait Allah yang Kudus.

Menjadi Penyembah Benar yang menyembah dalam Roh dan Kebenaran. Kebenaran ini adalah Kekudusan.

Mazmur 24:3-4, "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu."

Seringkali orang kecewa ketika ingin mencari kebenaran dan keadilan dengan pikiran sendiri, maka datanglah kepada Tuhan dengan hati nurani yang benar, dengan kecintaan kepada Tuhan Yesus, dengan tangan yang suci, tidak ada lagi kejahatan, dosa dan pikiran negatif, segera selesaikan dosa, dan pikiran kita dipenuhi pikiran Kristus.

Setiap kita yang mendengar Firman Tuhan ini, akan dipenuhi dengan Hadirat Tuhan yang besar, Kemuliaan Tuhan yang akan membuat kita bersukacita dan berkemenangan.

⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽̶ God Bless you ⌣̊┈̥-̶̯͡»̶̥✽ (Tuhan Yesus Memberkati)


Khotbah Minggu, 16 Maret 2014
GBI Baranangsiang, Bandung


Rabu, 12 Maret 2014

Hillsong - I Stand In Awe Of You.flv (Kukagum Hormat Akan Engkau)

)



You are beautiful beyond des-crip-tion
     C/G           G
Too marvelous for words
       G                 GM7
Too wonderful for compre-hen-sion
       C                   D - D/C - Bm
Like nothing ever seen or hea---rd
         Em                  G/A - A
Who can grasp Your infinite wisdom
          C
Who can fathom
                   D - D/C - Bm
The depths of Your lo-----ve
Bm7/A       G                 GM7
You  are beautiful beyond des-crip-tion
     C      D       G    C/D
Majesty enthroned above.


Chorus:

        G      D/G      D/C     C
And I stand, I stand in awe of you
          G       D/G     D/C     C
Lord, I stand, I stand in awe of You 
     Bsus    B        CM7      CM7/C#
Holy God to Whom all praise is due
   Am7     D      C/G - G
I stand in awe of You.
(Verse and chorus, except last line)


CODA:

   Am7     D      C/G - G - Bm7
I stand in awe of You
   Am7     D      G7sus - G
I stand in awe of You.

Senin, 10 Maret 2014

"Going to be JOY" - Ps. Joshua from India




"Going to be JOY" (Menjadi Penuh Sukacita)

Bagaimana sikap kita waktu datang ke rumah Tuhan? Penuh sukacitakah? Atau dengan rasa marah? Kecewa?

Kita pergi ke showroom mobil dari pagi sampai sore tidak menjadikan kita mobil, sama juga kita pergi ke Gereja tidak menjadikan kita Kristen.

Kekristenan bukanlah agama, tapi Hubungan antara kita dengan Bapa di Surga.

Ibrani 12:1, "Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita."

Don't give up, kita semua sedang berlomba dalam perlombaan iman yang diwajibkan bagi kita. 

Kita perlu Roh Kudus.

Matius 8:16, "Menjelang malam dibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan dan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu dan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit."

Ketika Firman Allah datang, diucapkan, maka setan dan segala yang jahat itu pergi.

Jangan cari mujizat, mujizat tidak bawa kita ke Surga, tapi cari TUHAN YESUS (Firman Allah).
Jangan cari kesembuhan, cari Tuhan Yesus Sang Penyembuh.
Jangan cari Nubuat, Nubuat bisa gagal, tapi Tuhan Yesus (perkataan Firman Tuhan) tidak pernah gagal.

Hanya Allah yang dapat membuka mata rohani saudara untuk dapat memahami Firman Tuhan.

Kebenaran Firman Tuhan yang akan memerdekakanmu.

Bukan hanya sekedar pertemuan yang menyelamatkanmu, tapi Perjumpaan Pribadi dengan Tuhan yang menyelamatkanmu.

You Need Holy Spirit !!!

Tuhan mau kita penuh sukacita.

Sukacita yang dari Tuhan itulah Kekuatanku.

More joy, more strength
Less joy, less strength
No joy, no strength

Darimana kita tahu orang Kristen yang lemah dan kuat? Dari Sukacita yang dimilikinya.

Mintalah supaya penuhlah Sukacitamu.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 9 Maret 2014
GBI Tampak Siring, Jakarta

Sabtu, 08 Maret 2014

PANGGILAN ILAHI - Pdt. Bambang Yudho



Nas Alkitab:
1 Petrus 2:9-10, 
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan."


Gereja : kumpulan orang-orang yang dipanggil keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib, bukan karena usaha manusia tetapi karena kasih karunia Allah melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib.

Mari kita menjaga panggilan ini dengan menurunkannya sampai kepada anak-anak kita. 

Inilah yang sering dikejar oleh orang banyak, 6C :
1. Carrier (karir, pekerjaan dengan peningkatan pangkat)
2. Cash & Credit card money (kemapanan, kemudahan finansial, keamanan)
3. Couple (pasangan, menikah)
4. Condomunium (tempat tinggal)
5. Car (kendaraan, mobil dsb)
6. Child / Children

Tapi semua itu bila tidak melibatkan Tuhan semuanya sia-sia, bila engkau dipanggil Tuhan semuanya itu tidak bisa dibawa. Gelar dan kekayaan berapapun tidak berguna.

Kunci Berkat adalah tinggal di dalam Tuhan, minta apa saja diberikan oleh Tuhan. 

Bangsa Israel ketika 40 tahun di padang gurun, siang malam dijagai tiang awan dan tiang api, kebutuhan jasmani dicukupkan, ada manna, daging burung puyuh, air keluar dari batu, air pahit jadi manis, semua kebutuhan jasmani disediakan pas, tidak berkelebihan tapi cukup, hingga mereka sampai di suatu tempat bernama Gilgal. Disana semua berhenti, mereka harus menanam, bekerja, membuat tempat tinggal, berdoa dan bekerja. Terjadi peralihan dari yang jasmani ke rohani. Tuhan mau kita bekerja.

Sebentar lagi Indonesia akan menjalani Pemilihan Umum, sebagai warga negara kita harus memilih, tidak boleh golput, meskipun kita tidak tahu siapa yang mau dipilih, taat saja pilih, Roma 13:1, tetap diam dan Doakan saja. Tetap ingat bahwa kalian adalah warna negara Surga yang hidup di Indonesia, disertai Tuhan Yesus, yang memberikan masa depan yang penuh pengharapan. 

Dari 6C yang biasa dikejar oleh mayoritas orang, mari kita mengejar 6C yang Tuhan inginkan : 


1. Calling (Panggilan Ilahi) 

Sebagai umat yang telah ditebus oleh Darah Kristus, mari kita mensyukuri Panggilan Ilahi Tuhan dalam kita.


2. Character (Karakter) kita sebagai rekan sekerja Allah, memiliki karakter Kerajaan Surga, karena Tuhan Yesus sendiri yang memilih kita, maka Tuhan Yesus sendiri yang sanggup mengubah karakter kita, keadaan kita, kebobrokan dan kegagalan masa lalu kita. Barangsiapa percaya kepada-Nya tidak akan binasa, saya yang tidak benar dibenarkan dan diselamatkan oleh Tuhan Yesus dan boleh memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan, bahkan kita boleh memanggilnya Bapa. Melalui Roh Kudus dalam kita, karakter yang buruk diubahkan menjadi Buah Roh.

3. Capability (Kapabilitas, Kemampuan)

Mencukupkan diri dengan apa yang kita terima setiap bulan, namun bila ingin lebih maka usaha, lebih rajin kreatif, minta hikmat Tuhan. Jangan kalah mereka yang belum mengenal Tuhan. Tingkatkan kemampuanmu.

Menjadi professional, excellent dalam pekerjaan dan kapabilitas kita.

Setiap orang ada panggilannya, kalau panggilanmu adalah bisnis, gembala, mengajar, ibu rumah tangga, dll, maka usahakan yang terbaik, tingkatkan kemampuanmu, jadi garam dan terang bukan hanya karena perbuatan baik, kemampuan juga ditingkatkan. 

4. Care (Rasa Memperhatikan)

Ingin negara lebih baik tapi malas dan tidak peduli untuk mensekolahkan anak-anak yang kekurangan melalui program orangtua asuh? Jangan sampai gitu.

5. Commitment (Komitmen)

Konsisten dan komitmen dengan Tuhan, sekali ikut Tuhan Yesus, tetap ikut Tuhan Yesus. Setia.

Tuhan Yesus komitmen, sekali ya untuk mentaati Bapa lahir ke dunia untuk menyelamatkan kita, tetap setia hingga akhirnya.

6. Connect to Jesus (selalu nempel, tinggal, terhubung dengan Tuhan Yesus).

Saat dalam keadaan gelap sekalipun, ada Tangan Tuhan Yesus yang memegang membimbing tangan kita.

Dari 6C yang dimiliki orang kebanyakan saat ini, tanpa Tuhan Yesus semuanya nol. Tapi bersama Tuhan Yesus, 6C menjadi berkat luar biasa.

Tuhan Yesus Memberkati. 

Khotbah Minggu, 2 Maret 2014
GBI Baranangsiang, Bandung

Selasa, 25 Februari 2014

Kar'na Salib-Mu (Acoustic Demo 'FAVOR' Live Recording) JPCC Worship/True...





HANYA KAU TUHAN DI HIDUPKU, KAUBERIKAN HIDUP YANG BARU
DARAH-MU MENYUCIKAN PULIHKAN HATIKU, KUNYATAKAN KAULAH S’GALANYA
ENGKAULAH SUMBER PENGHARAPAN, KUASA-MU SANGGUP MENYEMBUHKAN
JIWAKU PUN BERSERAH HANYA KEPADA-MU, YESUS KAULAH SEGALANYA
KAR’NA SALIB-MU KU HIDUP, KAR’NA SALIB-MU KU MENANG
ENGKAU YANG BERKUASA SANGGUP ‘TUK MELAKUKAN MUJIZAT-MU
DI HIDUPKU


Link Catatan Khotbah :

Orang yang Beribadah kepada TUHAN, Akan Dibedakan Nasibnya - Pdt. Daniel Arief Sugiarto (Wakil Rayon 2)

http://catatankhotbahkristen.blogspot.com/2014/02/orang-yang-beribadah-kepada-tuhan-akan.html