Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Sabtu, 21 Mei 2016

Kehidupan yang di Perbaharui Roh Kudus - Ps. Wu Yu Zhuang


"Tetapi ketika mereka menyapaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf, dan ketika dilihatnya kereta yang dikirim oleh Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu." (Kejadian 45:27)

Bangkit kembali berarti hidup kembali; sesuatu yang hampir mati menjadi hidup kembali; sesuatu yang tidak aktif menjadi aktif kembali. Alkitab mengatakan bahwa semangat / roh Yakub dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali. Demikian juga dengan kehidupan rohani kita perlu dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali.

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." ... sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Yohanes 3 : 3, 5)

Ayat-ayat ini berbicara tentang pengalaman keselamatan. Kelahiran baru harus dialami oleh orang-orang yang ingin masuk Kerajaan Allah. Dalam konteks in Yesus berbicara soal lahir baru bagi orang-orang yang percaya. Jika kita melihat pada perspektif yang lebih luas lagi maka untuk mengalami hal-hal yang besar, maka ada banyak hal dimana kita harus diperbaharui. Dalam kehidupkan kita mengikut Tuhan haruslah dalam kondisi yang terus menerus diperbaharui, misalnya iman kita, cara hidup kita, kehidupan doa, tujuan / visi kita harus diperbaharui, semangat kita diperbaharui, cara pandang kita diperbaharui, cara kita menyembah, jadi ada hal-hal tertentu yang harus diperbaharui kembali, hidup kita harus dalam kondisi yang diperbaharui.

"Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat." (Roma 7:6)

Kita harus melayani dalam keadaan baru menurut roh, bukan dengan cara lama. Jika kita tidak hati-hati, maka kita bisa terjebak dengan rutinitas keagamaan. Iman kita menjadi sekedar agama. Artinya, apa yang kita lakukan di hari Minggu tidak mempunyai dampak apa-apa lagi. Agama bisa melumpuhkan gairah kita kepada Tuhan dan  mampu mengerosi emosi kita kepada Tuhan.

1 Tesalonika 4:17 mengatakan, "Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."

Kata orang-orang yang masih hidup dan tinggal mengacu pada orang-orang yang hidup secara fisik dan rohani. Ketika Yesus menyatakan diri-Nya kembali maka Ia mencari orang-orang yang secara rohani hidup; hidup dalam pergaulan mereka dengan Tuhan.

"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus" (Titus 3:5)

Roh Kudus ingin membaharui kembali kehidupan kita. Tuhan telah memberikan kuasa / karunia-karunia dalam diri kita dan karunia-karunia tersebut harus selalu dikobarkan / diaktifkan agar kita menjadi efektif dalam kehidupan dan pelayanan (2 Timotius 1:5). Tuhan sudah menaruh karunia dalam hidup kita, maka karunia itu harus dikobarkan kepada jemaat.

Yusuf merupakan anak kesayangan Yakub. Yakub kehilangan semangat dalam hidupnya ketika kehilangan Yusuf. Yakub kehilangan visi dan tujuan hidup; hidup dalam kepasifan selama 20 tahun, namun dalam Kejadian 45 ketika Yakub mengetahui Yusuf masih hidup tertulis bahwa "ada sesuatu yang bangkit / hidup lagi." Yakub dahulu adalah seorang yang penuh semangat dan agresif. Namun ketika kehilangan anaknya, semangatnya menjadi mati. 

Kisah tentang Yakub dimulai dari kelahirannya ketika Yakub mencengkeram tumit Esau seolah-olah tidak mengizinkan Esau lahir duluan, Yakub mengakali ayahnya untuk mendapatkan hak kesulungan (Kejadian 32:24-31). Yakub tidak akan melepaskan Malaikat Allah sebelum mendapatkan berkat, dari pengalaman itu Tuhan mengubah namanya menjadi Israel.

Ada sesuatu yang Tuhan senangi dan cintai dari Yakub. Tuhan menyenangi sikap Yakub yang selalu mencari Tuhan, tidak pantang menyerah dengan Tuhan. Tuhan mencari orang-orang yang lapar dan haus akan Tuhan; mencari sungguh-sungguh pada Tuhan. Kebanyakan orang Kristen pasif dalam hubungannya dengan Tuhan. Kita tidak lagi bersemangat dan merasa lapar untuk mengejar Tuhan. Ada banyak orang Kristen merasa nyaman dengan kehidupan di gereja dan tidak sadar mereka berakhir sebagai orang-orang mati rohani. "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." (Roma 9:13). Keagresifan rohani yang Tuhan cari dari kehidupan tiap umat-Nya. Tuhan suka dengan orang-orang yang bersifat agresif mencari Tuhan. "Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan oran yhang menyerangnya mencoba menguasainya." (Matius 11:12).

Janganlah kita puas dengan kehidupan rohani kita sekarang. Carilah Tuhan lebih sungguh-sungguh lagi. Cara kita berdoa, cara kita membaca Alkitab, cara kita untuk menyembah menunjukkan seberapa besar kerinduan kita untuk mencari Tuhan dan dekat dengan Tuhan. Tuhan tidak terkesan dengan orang yang pasif di hadapan Tuhan. Kita membutuhkan hubungan yang nyata dengan Tuhan bukan sekedar beragama.

Tuhan Yesus Memberkati.

Ringakasan Khotbah (Lind) GBI Sukawarna (Baranangsiang).

Minggu, 15 Mei 2016


Senin, 09 Mei 2016

Spiritual Maturity (Kedewasaan Rohani) - Pdm. Alexander Halim



Sabtu, 07 Mei 2016

Mengenal Pribadi Allah Yang Benar - Pdt. Djunaedi Salat



Yohanes 20:19, "Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Kekristenan itu hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Jangan kita sebagai orang Kristen terjebak dengan keagamaan, karena Kristen adalah hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Ketika kita menjadi Bait Roh Kudus, maka Roh Kudus yang akan memimpin seluruh hidup kita.

Apa beda orang beragama dan orang beriman?
Orang beragama biasanya memusuhi orang beragama lain,
Orang beriman biasanya menjadi pelaku Firman, saling mengasihi

Saat Roh Kudus menjamah, memenuhi kehidupan seseorang, ketakutan keraguan hilang.

1 Yohanes 2:27, "Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia."

Kalau ada Roh Kudus, ROH KUDUS AKAN MEMBERITAHUKAN KEPADA KITA MANA YANG BENAR DAN MANA YANG TIDAK BENAR. Kita harus peka, karena kalau ga ada Roh Kudus bisa bingung, pendeta gereja A bilang demikian, B bilang demikian, mana yang benar?

Yohanes 17:3, "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."

Hiduplah di dalam Yesus, Yesus di dalam kita dan kita di dalam Yesus.

Orang Kristen akan ada lahir baru ketika MENGALAMI PERJUMPAAN PRIBADI DENGAN TUHAN.

Selanjutnya kita belajar tentang Tuhan lebih lagi melalui Alkitab. Kita belajar, maunya Tuhan itu apa, semakin belajar bahwa Kristen itu bukan keagamaan.

Agama adalah upaya manusia untuk menggapai Allah.

Tapi Kristen adalah upaya Allah untuk menyelamatkan dunia, manusia.

Kekristenan membawa perubahan dalam hidup, kalo dulu pikiran hanya duit, kaya, kehormatan, terkenal, tapi sejak ikut Tuhan pikirannya jadi beda. Yang pelit kalo jadi medit itu tidak ada perubahan.

Ketakukan seseorang membuat orang itu tidak bisa maju dalam kehidupan imannya.

Orang benar hidup oleh Iman.
Iman tanpa perbuatan itu mati.
Iman itu perlu keberanian melangkah.
= karena sejak kita penuh Roh Kudus, status kita menjadi Anak Allah.

Anak tetap harus ngomong ke Bapanya lagi perlu apa, bilang minta apa, pasti Bapa kasih keperluan anaknya. Kita bapa yang jahat aja tahu memberi yang terbaik untuk anak kita, apalagi BAPA DI SURGA.

Roh Kudus akan memimpin kita dalam Berdoa, apa apa Doa.

Semua manusia yang rohnya roh ciptaan, jatuh dalam dosa.
YESUS itu Roh Allah, maka Ia tidak jatuh dalam dosa.
Kita bangga punya YESUS.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 1 Mei 2016
GBI Tampak Siring

True Colors (Warna yang Sejati) - Pdt. Riza Solihin

Highlight : Tuhan Yesus tidak berdoa agar ayam tidak berkokok, tapi Ia berdoa agar Petrus tetap kuat dan jadi kekuatan bagi orang lain.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 14 April 2016

Refleksi Tujuan Hidup dan Persiapan Kekekalan - Pdt. David Tjakra Wisaksana



Apa tujuan hidup kita?
Waktu kita masih kecil, kita sering punya mimpi, tapi seiring berjalan waktu banyak hal yang bisa menyimpangkan seseorang dari tujuan hidupnya.

Demikian juga dengan kehidupan orang percaya, banyak yang menyimpang dan kehilangan tujuan hidupnya, sehingga mereka putus asa, tidak mendapat harapan lagi.

Sebagai orang percaya, apa tujuan hidup kita?

Roma 8:29, "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."

= menjadi seturut dengan gambaran Allah (dikembalikan kepada tujuanNya yang semula)

Kita diberi otoritas, apa yang kau ikat di bumi terikat di surga, yang kau lepaskan di bumi terlepas di surga. Dan banyak janji-janji lainnya dalam Alkitab.

Kuncinya = kita harus dikembalikan dulu kepada gambaran Allah.

Tandanya?
- Adakah hari-hari ini kita melakukan kehendak Bapa dan hidup seperti Kristus telah hidup?
- Adakah kita menaruh belas kasihan kepada mereka yang letih lesu?
- Adakah kita menghidupkan, memberikan semangat, membebaskan mereka yang diikat oleh si jahat?
- Yakinkah kita beradai di Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan?

Waktu kita melihat cermin setiap hari, yakinkah saudara yang kau lihat adalah gambaran dari Allah?

Kesaksian Kim Sang Hoo di Korea yang dibawa Tuhan ke Surga, di Surga itu enaknya luar biasa, segalanya indah, dan berlangsung selama-lamanya, ceritakan kepada anak-anak di dunia, lebih sungguh-sungguh lagi sama Tuhan, karena disini enak sekali. Pesan Bapa Abraham sebelum ia kembali ke bumi : Katakan Kristus akan segera datang ke dunia, lebih cepat dari yang kamu perkirakan, karena itu persiapkan dirimu. Waktunya sudah sangat-sangat-sangat singkat. 

Persiapkan dirimu, kehidupan untuk selama-lamanya, jauh lebih penting dari kehidupan 70 tahun, kalau kuat 80 tahun, semua yang dikumpulkan di bumi akan ditinggal, karena itu perhatikan kehidupan yang akan datang.

Lagu:
O, Halleluya

Di Surga dipenuhi puji-pujian penyembahan kepada Tuhan, karena itu latihlah dirimu dan biasakan dari sekarang.

Apapun yang kau lakukan di dunia ini, meski tidak ada yang memperhatikan, kalau kau lakukan itu untuk menyenangkan hati Tuhan, engkau akan menerima upahnya.

Kisah Para Rasul 10:38, "yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan ROH KUDUS dan KUAT KUASA, Dia, yang berjalan berkeliling sambil BERBUAT BAIK dan MENYEMBUHKAN SEMUA ORANG yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia."

Sebentar kita akan menikmati Perjamuan Kudus, saya digerakkan Tuhan untuk menjelaskan terlebih dahulu.

1 Korintus 11:26-31, "Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai ia datang. Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal. Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita."

Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita."

Biarlah hari ini kita lebih konsentrasi, fokuskan pandangan pada hidup yang kekal, mengikuti apa yang Tuhan mau, dan tinggal dalam Kerajaan yang tidak tergoncangkan.

Mari kita menguji diri, apa yang sudah kita lakukan dalam minggu ini? Sebulan lalu? Tidak membicarakan orang lain lagi, tapi memfokuskan diri pada kekekalan, persiapkan hatimu.

Meminta ampun atas perkataan, perbuatan, pikiran kita, dan mengampuni orang-orang yang bersalah pada kita. 

Tuhan Yesus Memberkati.
Khotbah Minggu, 10 April 2016

Sabtu, 09 April 2016

"Mempersiapkan Diri Masuk Dalam Goncangan" - Pdt. Kiki Harjadi


Kita memiliki ALLAH YANG HIDUP.
Ia sanggup menolong kita semua.
Mujizat-Nya terus berjalan hingga hari ini.

Catat baik-baik, renungkan baik-baik Pesan TUHAN berikut, karena kita harus mempersiapkan diri dengan baik menyambut kedatangannya.

"Mempersiapkan Diri Masuk Dalam Goncangan"

Kematian, kebangkitan-Nya mengubah goncangan dan frustasi menjadi sukacita.

Yoel 2:30-32, "Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."

Goncangan ini telah dicurahkan, telah dinubuatkan sebelumnya, dan akan semakin hebat.


Fenomena alam 2014-2015, tetrad blood moon 4x.

Hagai 2:7-10, "Sebab beginilah Firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Arti rohani:
Goncangan-goncangan yang terjadi justru membuat kita sebagai Rumah Tuhan akan diberkati dari sebelumnya. Kemegahan secara rohani dan pertumbuhan rohani akan lebih dari sebelumnya dan Tuhan akan memberikan Damai Sejahtera.


Lagu:
Yesus Tuhan dan Allah kami
Engkau layak menerima pujian
Hormat dan kuasa sebab Kau t’lah ciptakan
Segalanya

Oleh kar’na kehendakMu
Semuanya itu telah ada
Dan diciptakan untuk kemuliaanMu
Terpujilah Tuhan

Reff:
Hosana terpujilah Tuhan
Terpujilah Tuhan Yesus.
(2x)


2 hal yang harus kita lakukan di tengah goncangan: 

Ibrani 12:26-29, "Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan."

1. Mengucapsyukur atas segala sesuatu

1 Tesalonika 5:18, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

Lagu: 
Kunaikkan syukur pada-Mu, Yesus
Kusembah sujud kepada-Mu, Tuhan
Di hadapan tahta kemuliaan-Mu
Kutinggikan, kuagungkan, selamanya

Segala puji syukur bagi-Mu
Kutinggikan nama-Mu selalu
Kemuliaan hanya bagi-Mu
Terpujilah nama-Mu


Alasan bersyukur:
A. Mazmur 50:23a, Memuliakan Tuhan. Saat dalam keadaan yang tidak enak kita tetap bersyukur sebagai korban, kita memuliakan Tuhan
B. Roma 8:28, Allah mendatangkan kebaikan bagi kita.
Kesaksian: suami istri yang anaknya dipanggil Tuhan padahal istrinya sudah disteril, 4 tahun kemudian mujizat istrinya hamil lagi.
C. Filipi 4:6, tidak menjadi kuatir. Kekuatiran kita meragukan Tuhan yang sanggup menolong
D. Yohanes 6:11, supaya terjadi mujizat. Bagaimana dengan yang serba terbatas Tuhan Yesus mengucap syukur dengan apa yang ada dan terjadi mujizat 5 roti 2 ikan memberi makan 5000 laki-laki dan sisa 12 bakul


2. Beribadah dengan cara yang berkenan kepada Tuhan, dengan hormat dan takut

Lagu:
Bapa, kupersembahkan tubuhku 
S'bagai persembahan yang hidup
Kudus dan yang berkenan padaMU
S'bagai ibadah yang sejati


Kusembah Kau Tuhan, Kusembah Kau Tuhan
Kuserahkan hidupku kepadaMu
Untuk kemuliaan Nama-Mu

A. Roma 12:1-2, mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.
B. Yakobus 1:27, memperhatikan yatim piatu dan janda
C. Ulangan 10:12-13, takut akan Tuhan Allahmu, hidup menurut jalan yang ditunjukkan, beribadah dengan segenap hati jiwa, berpegang pada ketetapan Tuhan, supaya baik keadaan kita
D. Mazmur 25:13-14, kepada orang yang takut akan Tuhan, Tuhan akan menunjukkan jalan yang harus dipilihnya, anak cucunya akan mewarisi bumi, Tuhan bergaul karib, perjanjianNya diberitahukan kepadanya.


Waktu seseorang bertanya sama Tuhan, apa yang Tuhan rasakan waktu melihat anak-anak Tuhan masih tetap melakukan dosa? Ia menangis sampai 1.5 jam lebih tidak bisa berhenti, Tuhan katakan, engkau menanyakan perasaanKu seperti inilah.

Mari kita hidup takut akan Tuhan, waktu sudah sangat singkat, jangan menyia-nyiakan Darah Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 3 April 2016
GBI Tampak Siring

Jumat, 01 April 2016

TANDA ORANG PERCAYA YANG TERLUPUT DARI TULAH - Pdt. Aruna Wirjolukito

Lagu:
Sukacitaku penuh ku bermazmur bagiMu
Kar'na kutahu ku t'lah ditebus
Oleh curahan DarahMu
Ku menari bagiMu ku memuji namaMu
Kar'na kutahu ku berkemenangan
Oleh curahan DarahMu
DarahMu Yesus sucikan daku
DarahMu Yesus bebaskanku
DarahMu Yesus sembuhkan daku
Ku dijadikan baru

Keluaran 12:11
"Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN."


Orang yang hidupnya tidak bertentangan dengan Firman Tuhan, merekalah yang Doanya didengar Tuhan, efektif.

Pinggangnya berikat = berjaga-jaga, bersiap-siap, karena kita tidak tahu kapan waktu dan saatnya.

Kasut, dan tongkat di tangan = sudah siaga

Buru-burulah kamu memakannya, itulah Paskah bagi Tuhan.

Ada problem yang muncul karena kesalahan orang lain, ada juga yang karena kesalahan dalam mengambil keputusan, jangan ambil keputusan yang bertentangan dengan Firman, ga akan kuat, Firman Tuhan adalah benteng hidup kita. 

Kasut, akan banyak orang yang mengalami pertobatan, perubahan yang tidak dipikirkan, mungkin banyak juga anak Tuhan yang sudah selesai tugasnya akan pulang, relakan, ini masa pemulihan dan pembebasan.

Tongkat = segera mengikuti jalan Tuhan. Bertobat secepatnya, baptis, ikut kelompok sel, segera, buru-buru, jangan banyak pikir-pikir, nanti muncul banyak ragi.

Keluaran 12:12-13,
"Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN. Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir."

Darah adalah Tanda. Tuhan melihat tanda, adakah tanda ini pada kita atau tidak.

Tanda apa? 
Keluaran 12:21-23, "Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka: "Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah. Kemudian kamu harus mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi."

Tanda ini yang perlu saya sampaikan hari ini. 

Apa yang terjadi pada zaman Taurat, adalah gambaran yang kita alami pada zaman ini.

Kejadian 46:33, "Apabila Firaun memanggil kamu dan bertanya: Apakah pekerjaanmu? maka jawablah: Hamba-hambamu ini pemelihara ternak, sejak dari kecil sampai sekarang, baik kami maupun nenek moyang kami dengan maksud supaya kamu boleh diam di tanah Gosyen." Sebab segala gembala kambing domba adalah suatu kekejian bagi orang Mesir."

* Kenapa pakai kambing domba? Ga lembu, sapi, rusa? Kita lihat dari sisi pandang orang Mesir, sebab segala kambing domba adalah suatu kekejian bagi orang Mesir. Dewa mereka salah satunya berbentuk kambing. 

Kenapa banyak orang Kristen hari ini pola hidup masalahnya sama dengan orang dunia? 

Kalau mau cerai kenapa jadi Kristen? Kalau jadi Kristen kenapa mau cerai? 
Kalau ga bisa mengasihi pasangan kenapa menikah?
Kenapa rumah tangga Kristen ada yang lebih hancur dibanding mereka yang bukan? Ke Gerejanya datang, Ibadahnya datang, perjamuannya ambil (ada banyak masalah kalau kita ambil perjamuan kudus tanpa membereskan dirinya)


Daniel, Rasul-Rasul, mengalami masalah, masuk gua singa, dianiaya, semua karena mereka Mengasihi Tuhan.

Orang Israel potong kambing domba, dewanya, darah yang dianggapnya suci dan taruh di depan rumah, ini seperti menantang orang Mesir. 

Inilah Tanda yang TUHAN mau ada dalam hidup kita :

1. Nyatakan Iman

Menyembelih kambing domba, sebuah pernyataan Iman yang luar biasa, tahun ini masa pembebasan seutuhnya, TUHAN MAU KITA PUNYA IMAN NYATA DI DEPAN ORANG, KALAU KUDUS YA KUDUS, BENAR YA BENAR = maka TUHAN BERJANJI TIDAK AKAN ADA TULAH APAPUN YANG MENYENTUH KITA.

2. Keberanian untuk Tunduk sama FIRMAN TUHAN

Tuhan minta tandanya jelas, pinggir kiri, pinggir kanan, dan atas. Pintu paling depan, ditaruh di tempat yang paling kelihatan.

Saya tidak bicara agar anda pakai atribut Kristiani, tapi ISINYA yang penting, POLA HIDUP. 

Keluaran 12:22
Yang membuat orang Israel tidak mengalami kematian anak sulung bukan karena darahnya saja, tapi karena:
Keberanian mereka menyatakan iman percayanya, ketaatan untuk tidak keluar sampai pagi.

Jika anak sulung orang Mesir tinggal di rumah orang Israel saat itu, tetap saja akan mati, jadi bukan karena rumahnya, karena yang Tuhan minta:
1. Ketundukan kami bukan sama dewamu tapi sama TUHAN kami
2. Ketaatan tidak keluar sampai pagi = Ketundukan mereka sama Firman Tuhan

Tuhan Yesus mati di kayu salib berkorban hanya agar kita semua mengalami semua yang baik.

Yohanes 10:9, Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Salib membawa pertukaran.

Jangan cepat-cepat bilang ini sudah rencana Tuhan kita mengalami hal yang tidak sesuai Firman Tuhan. Rencana Tuhan engkau itu sehat, baik, bisa menyembah Tuhan dengan sukacita, bukan kuatir karena kesusahan menyambung hidup.

Kalau ada masalah cek hidupnya bertentangan ga sama Firman Tuhan? Kalau frekuensinya ga sama ga sejalan dengan berkat Tuhan.

KETAATAN KITA MENDATANGKAN MUJIZAT, PEMBEBASAN, PEMULIHAN.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 27 Maret 2016
GBI Baranangsiang

Sabtu, 26 Maret 2016

Rahasia Berkat Abraham - Pdm. Hendri Sutedja


Galatia 3:13-14, "Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!" Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu."


Pengertianmu kepada Firman dan rahasia Firman akan memampukanmu untuk menerima fasilitas dalam Kerajaan Allah yang Kristus Yesus telah lakukan di Kayu Salib.

Yesus Kristus sudah membayar di kayu salib semua fasilitas Kerajaan Allah supaya jemaat mengalami berkat Abraham.

Apakah Berkat Abraham?

Kejadian 17:6, "Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja.

1. Berkat pertama : peninggian (elevation), dimuliakan oleh Tuhan, dipromosikan 

(tidak dapat mempunyai keturunan pada zaman dulu adalah sesuatu yang dipandang rendah)

Ulangan 28:13, "TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia"

Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala, akan tetap naik (konsisten)

Kejadian 14:19, "Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi"

Allah yang bergerak mengangkat anak-Nya, membebaskan, melepaskan. 

Mengapa Abraham mengalami berkat peninggian?
Kejadian 12:1, "Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu"

- Abraham hidup oleh iman
- Abraham taat, mengikuti Tuhan, mengikuti Firman, meskipun belum mengerti, ia menunggu, menanti-nanti suara Tuhan, mengandalkan Tuhan untuk mendapatkan tuntunan, orang yang bisa mendengar suara Tuhan adalah yang hatinya bersih

Hari ini bila anda lelah, hidupmu di bawah, terhimpit, jangan dengarkan perkataan orang-orang, datang kepada Salib Kristus, dengarkan perkataan Tuhan.

2. Berkat kedua : Kepemilikan (Possesion)

Roma 4:13, "Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman."

Kejadian 17:8, "Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiamii sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka."

Beranikah anda datang ke kaki Tuhan, terimakasih pengorbananmu di kayu salib juga telah membayar hak kepemilikan itu. Anda yang merindukan memiliki rumah, kendaraan, anak, pasangan hidup, jadilah seperti Abraham, orang yang 
- teruji
- dapat dipercaya
- bertanggung jawab

Bertanggungjawablah kepada keluargamu, orangtuamu, usahamu, pekerjaanmu, semua yang Tuhan percayakan meskipun itu kecil.

Kepemilikan adalah untuk generasi berikutnya, bukan untuk kemegahan. 

Hari ini anda berani berdoa pakai aku Tuhan, supaya aku diperluas, Tuhan dimuliakan ketika umatNya dimuliakan.

3. Berkat distribusi : Penyaluran Berkat

Kejadian 12:2-3, "Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Hidupmu diberkati ketika anda dapat menyalurkan banyak bagi banyak orang, itu berkat, waktu anda melepaskan lebih banyak berkat, Tuhan mempercayakan lebih banyak berkat lagi.

Tuhan Yesus jadikan saya distributormu untuk menyalurkan blessings (berkat) bagi banyak orang

Tujuan hidupmu adalah melayani Allah. Anda melayani Allah waktu anda melayani orang-orang.

Matius 25:40, "Dan Raja itu akan menjawab mereka: AKu berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku."

Tuhan hidupmu memberkati orang lain, bukan meraup sebanyaknya untuk sendiri.

4, Berkat Pembenaran karena Iman kepada Kristus (Justification), ini adalah Blessing

Galatia 3:5, "Jadi bagaimana sekarang, apakah Ia yang menganugerahkan Roh kepada kamu dengan berlimpah-limpah dan yang melakukan mujizat di antara kamu, berbuat demikian karena kamu telah melakukan hukum Taurat atau karena kamu percaya kepada pemberitaan Injil?

Hukum tidak melihat perbuatan baik yang banyak, ketika seseorang bersalah ia harus menerima sanksinya. Tapi Tuhan membenarkan kita bukan karena kita sempurna, tapi karena Ia mengasihi kita.

Hari ini anda dibenarkan seberapa banyakpun kesalahan anda di masa lalu, tapi satu syarat, hiduplah sungguh-sungguh, supaya semua berkat Abraham anda alami.

Sudahkan anda mengalami Berkat Abraham?

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 20 Maret 2016
GBI Baranangsiang