Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Minggu, 22 September 2013

Hidupkan Kembali Hatimu - Pdt. Daniel Kaunang




Mazmur 69:32, "Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu HIDUP kembali !"

Dari ayat ini berarti diketahui bahwa hati seseorang bisa mati (bukan hanya tidur), apa penyebabnya?

= Hidup hanya sekedar dipulihkan Tuhan tapi tidak memulihkan orang lain (tidak berdampak positif bagi orang)

Orang yang memiliki kerendahan hati pasti bersukacita, yaitu mereka yang mencari Allah.

Yesaya 55:6, "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!"

Berarti ada saatnya, orang tidak bisa lagi mencari Tuhan, contoh di Alkitab ada Firaun yang dikeraskan hatinya oleh Tuhan (diizinkan terjadi).

MILIKILAH KERENDAHAN HATI (HATI YANG MAU DIBENTUK OLEH TUHAN)

Matius 12:9-14, orang Farisi (orang yang mengerti Firman Tuhan) bertanya kepada Tuhan Yesus dengan maksud untuk mempersalahkan-Nya. Tapi Tuhan Yesus memberi jawaban yang luar biasa.

Ada orang yang melihat kesusahan orang lain tapi hatinya tidak tergerak, dengan alasan Tuhan belum menggerakkan hatinya, atau ia memberi tapi menghendaki berbagai publikasi atau penghargaan dari manusia.

Ada orang yang beribadah dengan hati yang mati, waktu doa pujian penyembahan, ia tidak merasakan apa-apa, tidak ada gairah, tidak ada kesatuan hati dengan hati Tuhan.

Ada orang yang mau melayani tapi melihat dulu keadaan / masalah-masalahnya yang belum beres, menunggu sampai semua keluarganya bertobat dulu baru mau melayani, akhirnya hatinya mati, tidak ada lagi gairah untuk melayani. 

BANGKITKAN HATI KITA YANG MATI !
HIDUPLAH KEMBALI !

Yohanes 4:14, Perempuan Samaria yang memiliki predikat hidup buruk, hatinya mati tidak berbelas kasihan dan menghampiri banyak pria yang bukan suaminya, namun hatinya bangkit oleh karena TUHAN YESUS, ia bertobat dan bahkan memberi dampak positif menjadi kesaksian bagi orang sekota.

Tidak tunggu dulu predikatnya jadi bagus, tidak tunggu dulu ini dan itu, tapi Tuhan hanya tanya mau tidak hati kita dihidupkan kembali?


Amsal 3:6, "Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." = sampai kepada sasaran kita (kehendak Tuhan bagi kita).

Mazmur 11:4, "TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia."

Mata Tuhan tidak hanya sekedar tengok, tapi benar-benar mengamati, mencari, fokus, dan sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia (selalu diperhatikan), yaitu setiap kita.

September 2013 ini kita meninggalkan tahun Ayin Gimel dan memasuki tahun Ayin Daleth. (Ayin: mata Tuhan tertuju, Daleth: pintu-pintu yang terbuka)

= Mata Tuhan tertuju (mengamat-amati) pintu-pintu mana yang belum terbuka dalam hidup kita. Pintu yang selama ini tertutup, pemulihan yang setengah, Tuhan bukakan dan pulihkan seutuhnya.

Tuhan Yesus itu tahu setiap karakter kita murid-muridNya, Tuhan Yesus juga tahu karakter Petrus yang plin plan, berapi-api tidak akan menyangkal Tuhan tapi pada prakteknya sebelum ayam berkokok ia telah menyangkal Tuhan Yesus 3x.

Maka jangan main sembunyi/ umpet-umpetan dengan Tuhan, karena Tuhan tahu isi hati kita. 

Jangan mempermainkan Tuhan. Apa kelemahan masa lalumu (Wanita/Laki-laki? Uang? Dll)? JANGAN DEKAT-DEKAT!
Tuhan menghindari melepaskanmu dari pencobaan.

Mari tangkap inilah yang Tuhan ingin kita lakukan, ketika engkau dipanggil Tuhan hari ini untuk melakukan sesuatu, lakukan! Tuhan sedang membawa kita memasuki destiny Ilahi yang Tuhan mau untuk kita.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 8 September 2013
GBI Sumedang, Jawa Barat

Minggu, 08 September 2013

Stronger Than Struggles (Lebih Kuat dari Masalah) - Pdt. Daniel Arief


STRONGER THAN STRUGGLES
Jangan selalu berkesimpulan kalau masalah datang pasti kita akan menjadi lebih buruk, lebih miskin, lebih susah. 

Kita seringkali memiliki naluri seperti itu. Padahal masalah datang dan diizinkan terjadi dalam hidup kita bukan sebagai lawan/musuh, tapi lewat masalah ini kita bisa menuai hal yang lebih baik dari sebelum ada masalah. Namun bukan maksudnya kita yang mencari-cari masalah. 

Banyak contoh di Alkitab para tokoh yang mengalami masalah dan menjadi lebih kuat, salah satunya Ayub.

Lihatlah negara-negara Jepang yang telah terbiasa dengan gempa bumi, negara Taiwan dan Hongkong yang sudah biasa dengan badai typhoon (http://muntohar.wordpress.com/2007/10/07/taiwan-negara-typhoon/), negara Dubai pada tahun 1980-an adalah padang pasir, saat ini telah berubah menjadi padang rumput dengan bangunan-bangunan indah megah di atasnya. 

Apakah 4 negara itu menjadi negara yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi geografis mereka? Tidak, mereka menjadi bangsa yang kuat dan maju dan siap terlatih mengatasi badai masalah yang melanda.

Membenci persoalan (tantangan) = Memusuhi kehidupan. Masalah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan.

Dibanding membenci, mengeluh, menyalahkan Tuhan atas masalah, lebih baik kita berpikir bagaimana agar lewat masalah ini saya lebih kuat (hubungan rumah tangga, ekonomi, dsb.nya)

Mari kita belajar dari kehidupan Gad di Alkitab. Gad adalah salah satu anak dari Yakub. 

Doa berkat Yakub untuk Gad, Kejadian 49:19, "Gad, ia akan diserang oleh gerombolan, tetapi ia akan menyerang tumit mereka." 

Doa Yakub untuk Gad anaknya adalah doa yang tidak enak didengar di telinga. Ia punya alasan untuk tidak terima, untuk kecewa dengan Tuhan dan ayahnya Yakub, mengapa doa berkat untuknya berbeda dari saudara-saudaranya yang lain?

Tapi lihat, sekalipun Gad banyak diserang, mereka menjadi suku yang kuat, ternak mereka banyak sekali, mereka disebut suku yang Gagah perkasa, mereka menjadi lebih baik. 

Hasil dari sebuah respon yang benar:
  • Suku Gad menjadi pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, orang-orang yang sanggup berperang, yang pandai menggunakan perisai dan tombak (1 Tawarikh 12:8)
  • Ternaknya banyak, bahkan sangat banyak sekali (Bilangan 32:1A)
  • "Terpujilah Dia yang memberikan kelapangan kepada Gad. Seperti singa betina ia diam dan menerkam lengan, bahkan  batu kepala. Ia memilih bagian yang terutama, sebab di sanalah tersimpan bagian panglima (Ulangan 33:20-21A)
Kita pun mengalami seperti Gad, telah banyak nubuatan akan terjadi goncangan-goncangan di akhir zaman, menghadapi manusia-manusia yang cinta uang dsbnya (keadaan manusia akhir zaman), tapi kita harus pilih untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik.

"LET YOUR BATTLE MAKES YOU BETTER, NOT BITTER" (Lewat peperangan/pergumulanmu, jadilah lebih baik, bukan menjadi pahit dan hancur) = respon kitalah yang menentukan hasil ini, mau breakdown (hancur berantakan) atau breakthrough (mengalami kemenangan, terobosan) lewat masalah yang ada.

Semua keadaan itu netral, respon / sikap kitalah yang menjadikan itu positif atau negatif. 

Waktu Gad lahir, Kejadian 30:11, arti nama Gad adalah kemujuran, beruntung, fortunate. Kok beruntung banyak dirampok diperangi? Sekali lagi kita terbentur dengan pemikiran dan kesimpulan-kesimpulan kita yang salah, makanya orang gampang kecewa dan tidak bersyukur.

Lihat Gad, kesimpulannya peperangan itu adalah keberuntungan dalam hidup Gad. 

Masih bingung? Ubahlah paradigma lama kita dan perkatakan Yakobus 1:2-5, "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

"Selamat atas segala permasalahan anda" Ini bukan sebuah hinaan, tapi memperkatakan Firman, tetap anggap dirimu sebagai orang yang sedang berbahagia.

Kita orang-orang yang beruntung karena Kristus telah mati di kayu salib menebus dosa kita dan menyelamatkan kita, menjadikan kita anak-Nya.

Sifat manusia sebetulnya menyukai tantangan, contohnya kita suka naik coaster permainan berbahaya, bahkan kita bayar untuk menikmati kesenangan itu. Ini Tuhan kasih gratis untuk menghadapi masalah. Kita bisa menikmatinya.

"Hidup adalah Perjuangan yang Indah"

Bukan berarti orang yang beruntung segalanya selalu lancar tanpa ada masalah. Ada krisis atau tidak, anda tetap orang yang diberkati Tuhan.

Mari nikmati krisismu, tangani dengan cara yang baik.

Ia memilih bagian yang terutama, sebab di sanalah tersimpan bagian panglima (Ulangan 33:21A)

KRISIS TIDAK BISA MENCURI BAGIAN TERBAIK YANG TUHAN SUDAH SIAPKAN BUAT KITA.

Tuhan menantang 2 hal kepada kita saat ini:
  • Beranikah engkau merubah paradigma bahwa krisis adalah berkat?
  • Beranikah engkau tetap melakukan kebenaran-kebenaranKu saat engkau sedang diserang dan dirugikan oleh orang lain?
Jawablah dalam doa sekarang.

Engkau akan semakin diberkati lewat krisis yang terjadi, tenangkan hati kita, jangan panik, bagian kita yang terbaik aman dalam tangan Tuhan. Ga usah kuatir, ngambek, sedih nangis lagi menghadapi krisis. 

Lagu:

KAULAH HARAPANSari Simorangkir

BUKAN DENGAN KEKUATANKU
KU DAPAT JALANI HIDUPKU
TANPA TUHAN YANG DI SAMPINGKU
KU TAK MAMPU SENDIRI
ENGKAULAH KUATKU
YANG MENOPANGKU
REFF :
KUPANDANG WAJAH-MU DAN BERSERU
PERTOLONGANKU DATANG DARI-MU
PEGANGLAH TANGANKU, JANGAN LEPASKAN
KAULAH HARAPAN DALAM HIDUPKU


Tuhan  Yesus Memberkati.

Khotbah 8 September 2013
GBI Baranangsiang (Sukawarna), Bandung

Jumat, 06 September 2013

Khotbah Penggembalaan (Prajurit TUHAN) - Pdt. Kiky Harjadi


Kesaksian Inspirasi Pembuka:

Ada seorang anak kecil yang menyimpang uang 57 sen (bila dirata-ratakan sekitar Rp. 5.700,-) dibungkus saputangan kumal dan sebuah surat yang berisi tulisan, "Uang ini untuk disumbangkan kepada Gereja supaya lebih besar tempatnya dan dapat menampung anak-anak seperti saya". Ada seorang Pastor muda yang membaca surat tersebut dan ia menangis, karena anak itu mengumpulkan uang tersebut selama 2 tahun dan sekarang ia mempersembahkannya untuk Tuhan. Kisah itu ditulis di surat kabar dan menyentuh banyak orang, seorang malaikat kecil dikirimkan untuk mengubahkan hati yang keras.

Pelajaran : Anak ini memiliki Ketulusan Hati untuk memberi yang terbaik untuk Tuhan, Tuhan tidak lihat jumlahnya tapi kesungguhan hati kita.

Daud ketika telah menjadi raja tidak pernah melupakan Tuhan, 2 Samuel 7:2, "berkatalah raja kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut Allah diam di bawah tenda." 

Lagu:
Hallelulya (2x)
Haleluya Kau Allahku

Tanggal 4 September 2013 nanti GBI akan berulang tahun yang ke 25. Tuhan begitu menolong dari mulanya jumlah jemaat 400 orang hingga kini 250.000 jemaat.

Tuhan memberi visi kepada Pak Niko dalam Kisah Rasul 15:16-17, "Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembali dan akan Kuteguhkan, supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah firman Tuhan yang melakukan semuanya ini."

Lagu:
Saat Terindah
Di Hadirat MU
Berkat Terindah Ada Pada MU

Ku dipulihkan & dibah'rui
Dalam Hadirat MU Ada Sukacita

Mari kita Berdoa buat Indonesia, Suzette Hatingh mendapatkan pesan dari TUHAN ada banyak api asing di Indonesia, harus banyak berdoa untuk Indonesia, terutama untuk Jakarta. Ada hamba TUHAN yang koma, waktu ia bangun dia cerita banyak api asing pertama di Jakarta lalu menyebar ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Kita harus menjadi Prajurit Tuhan yang mencintai doa pujian penyembahan, ada banyak peperangan rohani waktu kita menjadi prajurit. 

Efesus 6:11-17, "Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh  jahat di udara. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah"  

Perlengkapan senjata ALLAH harus dipakai setiap hari. Kekudusan tidak bs ditawar bagi prajurit-prajurit KRISTUS.

Setiap prajurit KRISTUS harus bisa mengucapkan syukur dalam segala hal. Itu lah yang diinginkan ALLAH .. Ucapan syukur berhubungan dengan peperangan, kalau kita tidak bisa mengucap syukur, lalu kita malah banyak bersungut-sungut, maka kita akan menjadi prajurit yang lemah.

1 Korintus 10:10, "Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan olehe beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut."

Orang yang tidak mengucapkan syukur bakal stres. Ada istilah 3S (Stress, Stroke, Stop).

Lagu: 
T'rima kasih TUHAN untuk kasih setia MU 
Yang kualami dalam hidupku
T'rima kasih YESUS untuk kebaikan MU
Sepanjang hidupku

T'rima kasih YESUS ku buat anug'rah yang KAU b'ri
S'bab hari ini TUHAN adakan, syukur bagi MU

Roma 8:28, "Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah."

Mazmur 37:3, "Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia"

TUHAN mau kita semua saling setia terhadap suami istri kita, Gereja (ke Gereja jangan berkeliling-keliling atau pindah terus, setialah beribadah)

Mazmur 37:4, "dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu."

Kalau kita memikirkan sesuatu berkat yang begitu mengikat hati, malah tidak TUHAN beri, tapi begitu kita berdoa, TUHAN aku menyerahkan semua kepada MU, aku siap kapanpun TUHAN akan memberkatiku, malah ketika itu TUHAN berikan berkat melimpah limpah untuk kita. 

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Khotbah Minggu, 1 September 2013
GBI Tampak Siring, Jakarta

Sabtu, 31 Agustus 2013

Seminar Keuangan (Tanya Jawab) - Pdm. Aruna Wirjolukito


Baru 16 Agustus ada pidato mengenai Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bagus, dari sumber lain dikatakan Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi 6% lebih dan menduduki peringkat kedua di dunia, setelah China. Tapi mengapa Indonesia mengalami goncangan seperti saat ini?

Firman Tuhan mengatakan bahwa kegoncangan harus terjadi supaya tinggal tetap yang tidak tergoncangkan. Suatu waktu dengan pasti semua kita akan mengalami goncangan, supaya terbukti apakah kita sudah tinggal dalam Kerajaan yang Tidak Tergoncangkan (Kerajaan Allah) atau tidak.

Roma 12:3, "Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing."

Tuhan Yesus pernah berkata kepada Petrus dalam Matius 16:23, "Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Mengapa Petrus yang sehari-hari ada di rumah Ibadah, mengikuti Tuhan Yesus sebagai murid-Nya, beribadah, tetapi bisa memiliki pikiran yang bukan dari Tuhan? Karena ia memikirkan yang dipikirkan manusia, Iblis menunggangi pemikirannya. 

Orang yang berasal dari Tuhan memikirkan hal-hal yang dari Tuhan, tapi orang yang berasal dari dunia memikirkan diri sendiri, pikiran sendiri. Untuk itu jangan berpikir melampaui ukuran iman yang dikaruniakan Allah untuk kita masing-masing.

Apa yang harus kita lakukan di akhir zaman ini berkaitan dengan perihal keuangan? 

1. Menjadi Bait Suci Allah

Tubuh kita adalah Bait Suci Allah. Menjelang hari akhir ini, anti Kristus akan menduduki bait Allah (= Mayoritas orang Kristen saat ini) *dalam hal pola berpikir. 

Berbicara keuangan, uang untuk dapat berkembang harus dikembalikan ke habitatnya.

Asal mula / habitat uang adalah di rumah Ibadah, uang diciptakan sebagai alat persembahan untuk mempermudah Ibadah, pengganti kambing domba, sayur mayur yang rusak di tengah perjalanan yang jauh menuju Rumah Ibadah (padahal hukumnya semua harus membawa persembahan yang terbaik).

Maka uang yang dipercayakan kepada anda, kenaikan gaji/pendapatan, pakailah uang untuk mempermudah Ibadah anda. 

Waspada dengan uang, ada spirit of anger (roh kemarahan) dari uang bahkan banyak orang melukai sesamanya karena ribut masalah uang.

Periksa hidup kita, apakah kita sudah menjadi Bait Suci Tuhan atau belum?

Setiap hari Doa periksa, usir roh mamon (roh cinta uang), Berdoa dengan rapat :

1. Pagi hari mengucap syukur atas hidup Anda dan Keluarga
2. Berdoa untuk seluruh penyediaan yang anda buat sepanjang hari itu : 
  • doakan semua yang bekerja di rumah anda dan kaum keluarganya
  • kawasan rumah
  • kota, pemerintah
3. Berdoa untuk keluarga besar Anda
4. Berdoa untuk pemimpin-pemimpin rohani anda
5. Berdoa untuk komunitas anda (pelayanan, cool)
6. Berdoa untuk kebutuhan anda
7. Berdoa untuk Tuhan melepaskan dari yang jahat, roh mamon ditolak dan diikat (roh yang selalu membuat anda merasa tidak cukup, takut akan kebutuhan uang di masa depan, sanggup membuat apapun demi mendapat uang termasuk merendahkan derajad ke-Kristenan anda, kompromi dengan dosa)

Ada 4 tipikal manusia berkaitan dengan keuangan :

1. Keuangan dengan tipe singa

Tuhan berikan tipe pengelola, di tangan orang itu semua usaha jadi emas, berhasil, untung.

Contoh di Alkitab : Yusuf di Mesir, Tuhan Yesus di kitab Matius juga disebut Singa, diberi pencobaan apapun menang.

2. Keuangan dengan tipe lembu

Contoh di Alkitab : Paulus, berusaha berjerih lelah dan cukup untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya sendiri tanpa merepotkan / memberatkan orang lain dalam pelayanannya.

3. Keuangan dengan tipe manusia

Ada orang-orang yang diberkati Tuhan karena ada orang-orang tertentu (manusia lain) yang harus mereka tanggung / numpang hidup sama mereka, contoh: pengelola Panti Asuhan, Rumah Jompo.

Contoh di Alkitab : Daud, bangsa Israel menggantungkan hidup pada Daud waktu ia menjadi Raja. 

Orang dengan panggilan seperti ini bila ia keluar dari panggilannya bisa tidak diberkati lagi. 

4. Keuangan dengan tipe Rajawali

Contoh di Alkitab : Elisa (tipe pemulih)

Elisa banyak mengadakan mujizat, menolong janda di Sarfat, dsb.nya, namun Elisa sendiri tidak memiliki usaha sendiri, tapi ia mendoakan orang-orang untuk berhasil. Banyak Hamba Tuhan juga seperti ini, ia mendoakan orang buka usaha, berhasil, dsb tapi ia sendiri tidak punya perusahaan. Kalau yang didoakan berhasil, hamba Tuhan tersebut tidak boleh menuntut orang itu harus memberkati anda.

Sebentar lagi adalah Persiapan memasuki Tahun Baru Israel yang disebut Tahun Ayin Daleth (perlindungan Tuhan---berarti ada goncangan, tunduk tersungkur merendahkan hati di hadapan Tuhan, menjadi miskin di hadapan Allah).

Kalau dulu Anda beli barang, mobil, beli makan doa dulu, sekarang sudah banyak diberkati ga doa lagi (tinggi hati) itu salah.

Pengelolaan keuangan kita ada 5 bagian :
1. Pengeluaran spiritual (mengembalikan Persepuluhan, memberi, beli buku-buku rohani, dsb)
2. Pengeluaran untuk tabungan
3. Pengeluaran rutin 
4. Pengeluaran gaya hidup
5. Pengeluaran yang hasilnya belum tentu (investasi) - contoh les gambar untuk anak (hasilnya belum tentu ia akan pintar dan sukses disana)
* 2 diatas sifatnya produktif, 3 terakhir sifatnya konsumtif.

Kalau anda memperhatikan 2 poin di atas, 3 poin terakhir Tuhan yang urus, anda tidak perlu kuatir.

Tanya - Jawab :

Pertanyaan :
Apakah pendapatan kita harus selalu naik?
= Tidak
Kalau pendapatan naik, tapi cost (pengeluarannya) naik juga sama aja. Yang setiap tahun harus naik itu porsi Memberi anda, memberi naik pasti iman anda naik, minimal lebih diberkati.

Banyak orang salah persepsi yang penting pendapatan naik, padahal....kalau pendapatan naik tapi penyakit datang 2 macam bagaimana ??

Caranya adalah hidup cukup. 

Pertanyaan: 
Bolehkah meminjam ke bank tapi di mark up di atas agunan?
= kalau memulainya sudah tidak benar jangan harap diberkati. Orang yang terus buat benar, suatu hari ia akan dipromosikan oleh Tuhan dan tidak turun lagi.

Pertanyaan: 
Saya tipe yang mana di antara singa, lembu, manusia, rajawali ?
1. Doa tanya Tuhan
2. Lihat dari yang anda kerjakan, misalnya ada 20 proyek, hanya 1 gagal, maka anda tipe singa; anda sering doakan orang dan berhasil, maka anda tipe rajawali; kalau kerjakan hal-hal yang sosial buat anda senang dan semangat sekali, makan anda tipe manusia.

Kedepan akan lebih banyak orang yang susah, kita ketahui kavling kita, pakai talenta kita, jadi Yusuf-Yusuf untuk bantu mereka.

Setia saja dengan apa yang Tuhan percayakan, nanti kalo Tuhan mau kita naik kavling pasti kita kesana.

Pertanyaan:
Main saham, forex itu spekulasi atau bukan? 
= background anda apa? Anda dokter bedah operasi orang itu bukan spekulasi, anda montir bedah orang itu spekulasi. Kalau background anda keuangan, anda paham, silahkan usaha forex (= bukan nekad)

Pertanyaan:
Boleh tidak usaha kita mark up harga di bon?
= Efesus bilang jangan engkau terlibat dalam hal-hal yang membuahkan kejahatan. Lurus saja ikut Tuhan, kalau anda belat-belit roh-roh berikutnya akan masuk. Lain waktu bos nya tahu anda tidak jujur, orang itu tidak akan belanja ke anda lagi, anda bilang tidak diberkati?
Yang lurus saja, pasti untung.

Pertanyaan:
Boleh kan dalam bisnis kita buat trik ini dan itu? 
= Cara ceknya:
  • Standard hidup kerohanian kita tidak boleh lebih rendah dari standard hidup orang dunia. Kalo orang dunia aja bilang itu salah, merugikan, masa dilakukan?
  • Kalau nanti anda Injili orang itu, orang itu mau ga terima/dengar? Kalau anda hidupnya juga serampangan, ga akan didengar.
Tuhan Yesus Memberkati


Khotbah 25 Agustus 2013
GBI Baranangsiang (Sukawarna) - Bandung




Senin, 19 Agustus 2013

"3 Prinsip Keuangan yang Diberkati" - Ev. Onna Tahapary



Kita perlu memiliki prinsip-prinsip keuangan yang benar, sehingga dapat tahu untuk memposisikan diri kita dalam bersikap dan mengambil keputusan.


Tuhan Yesus dengan keMahakuasaan-Nya yang Besar tidak dapat dibandingkan dengan apapun, tapi suatu ketika ada pernyataan Tuhan di Alkitab yang mengejutkan, bahwa kamu tidak dapat mengabdi kepada 2 tuan, Tuhan dan Mamon (uang).

Matius 6:24, "Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Untuk itu kita harus belajar Prinsip Alkitab, untuk kita menjadi Hamba Kristus bukan hamba uang.

Definisi uang dapat berbagai macam:
  • Someone: a paper with value because you believe it does (secarik kertas yang memiliki nilai, karena kertas itu dipercaya ada nilainya)
  • Ibu Onna: secarik kertas dengan angka tertentu di dalamnya yang akan menegaskan nilai apakah yang kita anut; dari uang kita dapat menilai seseorang menganut nilai apa (karena uang saudara kandung berani saling melukai, maka kita tahu nilai apa yang dianut orang tersebut).
Uang harus berada dalam penguasaan kita, bukan kita yang berada dalam penguasaan uang. 

Fungsi uang dalam 2 sisi yang bertolak belakang :
  • Alat bantu yang harus ada dalam hidup kita, untuk membantu kita menakar kehidupan kita, apakah kita sudah berjalan sesuai prinsip-prinsip/ nilai-nilai kebenaran, adakah keseimbangan dalam hidup kita.
  • Alat pemuas keinginan diri sendiri dan keegoisan
Kalau uang berfungsi dengan cara yang baik dalam hidup kita, kita akan berhenti berpikir tentang diri sendiri terus, dan tidak akan hanya memuaskan kepentingan diri sendiri saja, tapi melalui uang kita dapat memberikan warisan, investasi untuk memberkati orang lain yang akan mengubah kehidupan mereka.



3 Prinsip Keuangan yang diberkati :

1. Merubah paradigma, Memiliki banyak uang tidak menentukan kebahagiaan; kebahagiaan kita sangat dipengaruhi dari berapa banyak kita memberi untuk orang lain (To be, not To have)

Apa yang dipercaya kebanyakan orang :

"Jika saya punya uang lebih banyak, pasti saya akan lebih bahagia"

Apa kata Alkitab:
Pengkhotbah 5:9-10, "Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia."

Punya uang lebih banyak, bisa beli apa saja, raih apa saja, pergi kemana saja, tapi tidak bisa menjamin kepuasan yang dari dalam hatimu, anda tidak akan pernah puas.

Seorang penulis buku berkata : "To Have or To Be", Ia menjelaskan bahwa ada 2 modus manusia, yaitu :
  • To Have : saya akan bahagia kalau saya memiliki sesuatu
  • Tetapi orang yang sudah biasa banyak belajar tentang kehidupan banyak memahami "To Be" : saya akan bahagia kalau saya bisa berbagi dan menyatakan kemurahan bagi orang lain (kehidupan berbagi) ketika orang lain merasa bahagia, kita berada dalam posisi To Be yang memberi makna bagi orang lain. 
Uang tidak untuk diburu, uang itu akan mengikuti KUALITAS, KETEKUNAN, KEULETAN, KEGIGIHAN KITA DALAM MENGIKUTI PROSES KEHIDUPAN.

Orang yang terus memburu uang akan sampai pada titik kehampaan.

2. Jangan menjadi hamba uang, kita dipanggil untuk menjadi penata uang, bukan hamba uang

Alkitab memanggil kita sebagai "penatalayanan", yaitu orang yang menata, memutuskan, mengatur keuangan untuk dipakai bagi tujuan yang Tuhan kehendaki.


Sebuah Universitas mengadakan survey tentang uang pada orang-orang yang mampu dan kurang mampu :
  • Sekali anda mencapai tingkatan tertentu untuk cukup dan bahagia, memiliki lebih banyak uang tidak memiliki kontribusi apapun untuk bahagia
  • Orang yang berpenghasilan di atas rata-rata, menemukan kebahagiaan dalam pengalaman berbagi dengan orang lain.
Alkitab berkata, "Terlebih bahagia orang yang memberi daripada menerima"

Jangan jadi hamba uang, kita tidak didesain menjadi hamba, tapi kita didesain menjadi orang yang menata.

Ibrani 13:5-6, "Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman, "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

Darimana kita tahu kita hamba uang atau bukan? 
  • Apakah kita menghargai kata "cukup" atau tidak? 
  • Hedonisme (mencintai kemewahan)
  • Tidak menghargai kata "prihatin" (mewah itu inti, prihatin itu keterpurukan) padahal Alkitab bilang untuk cukup = hidup prihatin, tidak bermewah-mewah
  • Materialisme (orientasi pada kebendaan) padahal kita datang dan meninggalkan bumi tidak membawa apa-apa
Saat kita bilang sudah "cukup", kelebihan itu bisa diberi untuk orang lain.

Dengan kata "cukup", anda dan saya tidak akan dikuasai ketakutan dari dalam, dan kita bisa menikmati kehidupan, karena Tuhan sekali-kali tidak akan meninggalkan kita kalau kita berani untuk menghargai kata "cukup"

Tuhan adalah Gembalaku, aku tidak akan kekurangan, yang lainnya aku tidak mau. Asal Tuhan berjalan di depan kita, Tuhan itu Penolongku, aku tidak akan takut.

Alkitab mengajar kita kata "Cukup", supaya kita tidak menjadi tamak, ketamakan akan mengarahkan kita kepada celaka dalam hidup.

Filipi 4:11-13, "Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku."

Waktu Paulus tulis ini, ia sedang tidak dalam posisi kekurangan, tapi ia mencukupkan dirinya, dulu Tuhan izinkan ia berada dalam posisi kekurangan, kelaparan, tapi ternyata yang terpenting adalah menghargai kata cukup.

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia :
  • Dalam kekurangan, tetap jadi pribadi yang kuat dalam Tuhan (tidak mempermalukan Tuhan dengan mencuri misalnya)
  • Dalam kelimpahan, kita tetap jadi pribadi yang kuat kokoh karena Tuhan (tidak jatuh dalam kehancuran karena uang, ketamakan)
Inilah 2 musim kehidupan yang orang harus rasa, harus hadapi, supaya orang bisa menghargai kata "Cukup" 

Dengan menghargai kata cukup, Saudara dan saya tidak akan gugur karena realita-realita kehidupan, baik pada waktu kekurangan maupun waktu kelimpahan. 

3. Bikin baik saja, jangan pernah mengatur Tuhan dalam membalas kita

"Anda tidak akan bisa menikmati satu hari yang sempurna-perfect, tanpa anda melakukan sesuatu untuk orang yang tidak dapat membalasnya untuk anda"

Kita telah biasa berpikir dengan konsep mental cari untung, kalau saya kasih dia sekian, dia bisa balas apa untuk kita?

Padahal, ada sebuah kepuasan dan kebahagian dalam level tertentu ketika kita membuat kebaikan pada orang yang tidak dapat balas kepada kita.

Kalau mau tolong orang tolong aja, kalau mau lempar senyum, senyum aja, ga usah harapkan orang balas dengan ekspektasi kita yang berlebihan.

Matius 6:2-4, "Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."

Sedekah = ekspresi murah hati dengan cara memberi kepada orang miskin, orang kecil, orang kekurangan, tanpa mengharapkan balasan.

Reward (Balasan) itu KEDAULATAN TUHAN, kalau mau bikin baik buat aja, jangan harapkan balasan dari orang.

Konsep yang berpikir kalau memberi harus ada reward/balasan, itu berarti mengatur Tuhan, berarti kita hamba uang. Tuhan kita tahu koq memberkati kita, memiutangi Tuhan ketika kita memperhatikan orang lain, tahu membalas kita dalam kedaulatan Tuhan, tapi bagian kita adalah miliki konsep yang benar.

Kesimpulan Penutup:



3 Prinsip Keuangan yang Diberkati : 

  1. Merubah paradigma, Memiliki banyak tidak menentukan kebahagiaan, kebahagiaan kita sangat dipengaruhi dari berapa banyak kita memberi untuk orang lain (To be, bukan To have)
  2. Jangan jadi hamba uang, kita dipanggil untuk menata uang, bukan hamba
  3. Bikin baik saja, jangan pernah mengatur Tuhan dalam membalasnya, itu kedaulatan Tuhan.
Tuhan Yesus Memberkati.


Khotbah Minggu, 18 Agustus 2013
GBI Baranangsiang, Sukawarna, Bandung

Selasa, 06 Agustus 2013

Kedatangan Tuhan Yesus Sudah Sangat Sangat Sangat Dekat - Pdt. Kiky Harjadi


Apa yang Tuhan mau ingatkan untuk kita semua menjelang 
Kedatangan-Nya yang Kedua Kali 


Nas Alkitab : 
Lukas 12:54-56, "Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Apabila kamu melihat awan naik di sebelah barat, segera kamu berkata: Akan datang hujan, dan hal itu memang terjadi. Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi. Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?"



Banyak orang saat ini pandai untuk melihat berbagai tanda-tanda di bumi ini (iklim, ekonomi, dan banyak lagi) tapi mereka tidak pandai menilai Tanda-Tanda Akhir Zaman, karena ini berkaitan dengan Kedatangan TUHAN YESUS yang semakin dekat.

Tanda-Tanda Menjelang Kedatangan Tuhan Yesus Kedua Kali :
  • Akan banyak nabi-nabi palsu yang menggambarkan diri mereka sebagai Tuhan, atau mereka melakukan penyesatan sembunyi-sembunyi (tidak terlalu ketara tapi membuat orang-orang jauh dari Tuhan)
  • Bertambahnya kejahatan, kehancuran moralitas, sex bebas, perdagangan anak, exploitasi remaja, bahkan di luar negeri berkembang istilah LGBT (Lesbian, Gay, Bisex, Transgender) semua ini mendatangkan murka Allah
  • Keadaan manusia akhir zaman (2 Timotius 3:1-4)

"Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah."

  • Teknologi Chip RFID tanda 666 yang memuat data seseorang, dimasukkan ke dalam tubuh sebesar pasir, dan mewajibkan semua manusia memakainya, tanpa chip tidak ada yang bisa membeli atau menjual, bila baterai pada chip itu pecah menimbulkan bisul-bisul besar, saat itulah zaman Anti Kristus, tapi kita percaya Anak-Anak Tuhan sudah Rapture (Pengangkatan)
  • Injil Kerajaan Allah akan diberitakan ke seluruh dunia, dengan kemajuan zaman teknologi internet saat ini, ke daerah mana Injil itu belum bisa masuk? 
  • Tuhan Yesus akan memulihkan segala sesuatu, Kita sendiri telah mengalami pemulihan dari Tuhan, kita bisa percaya dan diselamatkan.

Lagu:
Bapa Kusembah Kau (2x)
Kasih Mu Besar Dalam Hidupku
Bapa Kusembah Kau

Kita berada di akhir zaman, sebentar lagi Tuhan Yesus datang menjemput. Untuk itu kita harus bersiap : (Poin Pastor's Message)

1. Menjadi orang yang Setia (Berjaga-jaga)

2. Jadilah 5 gadis yang bijaksana, siap sedia selalu dengan minyak (= penuh dengan Roh Kudus)

Berusaha sungguh-sungguh untuk selalu siap sedia waktu Tuhan Yesus datang.

Tuhan sudah mau datang, "aku mau mempersiapkan diriku sungguh-sungguh, aku akan kerjakan bagianku sungguh-sungguh, manfaatkan waktu sebaiknya, berusaha lebih sungguh untuk Rapture, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil."

3. Melipatgandakan Talenta

Waktu Tuhan Yesus datang, biarlah Ia mendapati kita sedang mengerjakan pekerjaan Bapa, tidak menganggur bermalas-malasan. Jangan berhenti melayani.

TIDAK ADA ALASAN UNTUK ANDA TIDAK MELAYANI. Setiap kita punya kesibukan dan aktivitas, tapi TUHAN memberi Amanat Agung untuk Pergi, Jadikan Semua Bangsa Murid-Ku.

4. Tuhan Yesus akan mengadakan pemisahan domba dan kambing

Domba adalah orang yang memperhatikan kaum papa, orang-orang miskin, dan lemah (Bahkan pembantu kita yang belum diselamatkan adalah jiwa-jiwa yang harus diperjuangkan untuk diselamatkan)


Penutup :

2 Petrus 3:11-13, "Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup, yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia."


Lagu : 
Come Holy Spirit Fall In This Place
I Need More And More Of You
Fill Me Again With The Pow'r Of Your Spirit
Lord I'm Crying Out For More And More Of You


Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 28 Juli 2013
GBI Tampak Siring


Minggu, 21 Juli 2013

"If You Are Wise, Choose God, Don't Run" - Ps. Tan Ye Peng (CHC City Harvest Church, Singapore)


"Kalau Kamu Bijaksana, Pilihlah TUHAN, Jangan Lari"

Prolog:
City Harvest Church (CHC) dirintis oleh Ps. Kong He 24 tahun yang lalu, dimulai dari 20 orang jemaat. Hingga kini Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan besar di Singapura. Ps. Tan Ye Peng masih berusia remaja saat itu dan sudah bergabung dengan CHC. Selepas kuliah, Ps. Tan Ye Peng melayani sepenuh waktu di CHC hingga saat ini menjadi salah satu Pastor (Gembala) disana. 

Isi:

Kitab pertama dalam Perjanjian Lama, Kejadian, menceritakan tokoh-tokoh Alkitab dengan segala pilihan yang mereka ambil dalam hidup dan konsekuensinya. Setiap pasal demi pasal seringkali membandingkan kehidupan 2 orang. 

Semua itu Tuhan beritahukan untuk kita belajar membuat pilihan (keputusan) yang benar. Pilihlah Tuhan, putuskan untuk Anda tetap menyukakan hati Tuhan. 

Ulangan 11:26, "Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk: berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal."

Mari kita lihat beberapa contoh :

Yusuf dan Yehuda, 2 kakak beradik, dengan keputusan hidup yang berbeda

Kejadian 37 menceritakan tentang Yusuf yang takut akan Tuhan dan selalu memikirkan apakah setiap tindakannya itu menyukakan Tuhan atau tidak, 

Kejadian 38 menceritakan tentang Yehuda yang hidup tidak mempedulikan Tuhan (tidak peduli apakah yang ia lakukan itu menyukakan hati Tuhan atau tidak). Yehuda meninggalkan Hadirat Tuhan (Tudung Rohani) dan keluar menumpang di tempat lain.

Oleh karenanya saya juga mau mendorong saudara untuk tetap berada dalam persekutuan dengan orang-orang percaya lainnya, saling menguatkan, tempat yang aman. Tidak sendirian, datang ke Gereja dan meninggalkan Gereja tanpa ada persekutuan dengan orang-orang di dalamnya.


Yakub dan Esau, 2 Kakak Beradik

Sadarkah dalam hidup saudara, ada kalanya saat kita hidup dalam segala kecukupan kita berpikir kita tidak membutuhkan Tuhan? Lihatlah kehidupan 2 kakak beradik ini:

Kejadian 35 : Yakub
  • Ia punya Tuhan
  • Ia seorang gembala
  • Disebut Israel (Pangeran bersama Tuhan)
Kejadian 36 : Esau
  • Kehidupannya begitu rapi dan berkecukupan
  • Ia tidak punya Tuhan
  • Disebut Edom (dimana Edom saat ini? Tidak ada yang tahu, tapi Israel semua orang tahu)
  • Ayat 15, Esau adalah orang yang lari menjauh dari Tuhan, dari hadirat Tuhan, bisa juga diartikan dari Gereja.
Ketika Saudara pilih Tuhan, Tuhan tidak akan melupakan engkau, kalau engkau menghormati aku di depan orang, Bapa di Surga pun akan menghormatimu. Demikian sebaliknya.


Kain dan Set, 2 Kakak Beradik

Kejadian 4:17 : Kain
  • Ia orang yang pintar
  • Mendirikan kota (punya bisnis)
  • Pintar terampil (tukang tembaga dan besi
  • Hidup tanpa Tuhan
  • Lari dari Hadirat Tuhan
Kejadian 4:25 : Set
  • Pengganti Habel dari Tuhan
  • Ia orang yang mencari Tuhan
  • Diperanakan menurut gambar dan rupa Tuhan (waktu saudara datang melayani, menyembah Tuhan, saat itu lah Christ's likeness ada di kita - kita menjadi serupa dengan Kristus)
  • Tuhan menyebut nama Set ketika menyebutkan daftar keturunan Abraham, bukan Kain.

Mari kita lihat sejarah daftar keturunan Adam berikut : 
  • Adam - meninggal umur 930 tahun, 
  • Seth
  • Enosh
  • Cainan
  • Mahalalel
  • Enoch
  • Methusalah
  • Lamech - waktu Lamech lahir Adam masih hidup dan berumur 874
  • Noah (Nuh)
Adam masih bisa memberi tahu Lamech bahwa ia ada bukan dilahirkan tapi diciptakan oleh Allah sendiri. Mereka hidup takut akan Tuhan dan Tuhan mengingat keturunannya (Nuh), waktu air bah Tuhan datangkan, Nuh sekeluarga diselamatkan Tuhan.

"When you remember God, God will remember you. 
When you seek God's presence, Blessings will also go to your descendants"

"Ketika Anda ingat sama TUHAN, TUHAN juga akan mengingatmu.
Ketika Anda selalu mencari Hadirat Tuhan, Berkat Tuhan tidak hanya akan turun kepadamu, tetapi juga kepada keturunan-keturunanmu"

Begitu juga daftar keturunan Nuh, waktu Abraham lahir, Nuh masih hidup dan bisa bersaksi, aku lho yang keluar hidup-hidup dari bahtera, Tuhan menyelamatkan Nuh sekeluarga sedangkan semua manusia lainnya mati. Dan Noah menceritakan Adam kepada Abraham. 

Dari Abraham lahirlah Ishak, dari Ishak lahir Yakub (yang disebut Israel), dari keturunan Israel, Tuhan Yesus Kristus lahir, hingga kita ada saat ini. Jadi berkat Tuhan itu terus mengalir dalam kita meskipun sudah ribuan tahun. Semua kesaksian diceritakan dari generasi ke generasi.

Kitab Kejadian ditulis oleh Musa, saat ia ada di padang gurun yang tidak ada apa-apa, kering kerontang, namun pada saat itulah Musa menyampaikan pasal pertama dari kitab Kejadian 1:1-2, "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air."

Kau berpikir padang gurun ini kosong dan tidak ada apa-apanya, sama seperti pada waktu Tuhan memulai karya-Nya, waktu Tuhan bekerja, Ia bekerja luar biasa, jadi terang, dan semuanya baik, tidak ada akhirnya.

Saat ini kalau engkau bisa mengenal dan hidup dalam Tuhan itu adalah pekerjaan Tuhan. Ia sudah memulai hal yang baik dan akan terus melakukannya, kehidupan saudara akan mulai merubah keluarga, lingkunganmu. Tuhan akan meneruskan karya-Nya yang luar biasa dalam hidupmu, maka jangan pernah lari dari Tuhan.

"Jesus' Kingdom has no boundaries, Every nations worship the same God" (Kerajaan Tuhan Yesus tidak memiliki batasan, setiap bangsa menyembah Tuhan yang sama)
Kalau raja dunia, hanya menguasai negaranya saja, kalau ia meninggal, kepemimpinannya selesai dan digantikan orang lainnya, tapi tidak dengan Kerajaan Tuhan Yesus.

When He speaks, There's no end
Ia akan terus mencurahkan belas kasih-Nya untuk menyampaikan pesan Injil. 

Choose God, Love God, Serve God 
(Pilihlah Tuhan, Kasihi Tuhan, Layani Tuhan)


Kesimpulan:
  • Anda pintar, punya bisnis yang baik, punya banyak hiburan, tapi Anda keluar dari Hadirat Tuhan, semuanya itu habis oleh Air Bah.
  • Tapi kalau Anda takut Tuhan, mengingat Tuhan, Anda hidup dalam Iman, maka Berkat Tuhan itu akan turun, tidak hanya untuk Anda tapi juga untuk generasi keturunan-keturunanmu berikutnya. 1.000 tahun hanyalah seperti 1 hari saja untuk Tuhan ketika Tuhan mau memberkatimu
  • Ingatlah Tuhan, berlakulah setia, tetap lah tinggal dalam Hadirat Tuhan dan terus layani Dia.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 21 Juli 2013
GBI Barangsiang, Bandung