Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Selasa, 29 Oktober 2013

RESPON BENAR - Pdt. Daniel Pingardi


Merespon dengan benar sangatlah penting, bukan masalah besar kecilnya masalah, tapi bagaimana untuk selalu memberi respon yang benar.

Yang paling penting adalah respon kita ketika menghadapi persoalan.

1 Samuel 27:1, Tetapi Daud berpikir dalam hatinya: "Bagaimanapun juga pada suatu hari aku akan binasa oleh tangan Saul. Jadi tidak ada yang lebih baik bagiku selain meluputkan diri dengan segera ke negeri orang Filistin; maka tidak ada harapan bagi Saul untuk mencari aku lagi di seluruh daerah Israel dan aku akan terluput dari tangannya."

Benarkah akhirnya Daud binasa oleh Saul? Tidak. Jadi... Pikiran dan perasaan kita bisa salah.

Daud ke Filistin untuk menghindar dari Saul, menghindar dari masalah malah kena masalah, maka jangan menghindar tapi hadapilah.

Masalah dan hidup itu dekat-dekat, berhubungan, seperti dasi dan leher, anting dan telinga, tapi Tuhan mau masalah itu terjadi untuk membuat kita menjadi lebih baik, namun respon yang salah membuat masalah jadi memburuk.

1 Samuel 30:1-6, ayat 4, "Lalu menangislah Daud dan rakyat yang bersama-sama dengan dia itu dengan nyaring, sampai mereka tidak kuat lagi menangis."

Daud menangis, menangis itu wajar, bersyukurlah ketika ada masalah.

Berbagai persoalan manusia dapat dikategorikan dalam 3 bagian, yaitu :
* B (Barang) : contoh : uang
* O (Orang) : contoh : perkataan menyakitkan, sakit hati
* S (Situasi) : keadaan 

Hidup itu harus tahu bahwa kita diangkat Tuhan ke level yang lebih tinggi, jadi kepala dan pemimpin, bukan jadi ekor, tambah naik level maka tambah berat ujiannya.

Bagaimana respon Daud menghadapi permasalahannya?

1. MEMBANGUN IMANNYA KEPADA TUHAN)

1 Samuel 30:6, "Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya."

kata TUHAN menunjuk ke kata YAHWE, artinya TUHAN segala aspek kehidupan kita, jadi kita tidak perlu cari yang lain.

Banyak orang hanya membangun luarnya saja, padahal Roh yang sehat membangun tubuh dan jiwamu.

2. MEMILIKI KETERGANTUNGAN DENGAN TUHAN

1 Samuel 30:8, "Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Dan Ia berfirman kepadanya: "Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan."

Daud tetap bertanya kepada Tuhan sebelum memutuskan segala sesuatu. 

3. MELAKUKAN SESUATU BERDASARKAN PERINTAH TUHAN, BUKAN KARENA EMOSI ATAU PEMIKIRAN SENDIRI

1 Samuel 30:9, "Lalu pergilah Daud beserta keenam ratus orang yang bersama-sama dengan dia" 

Karena Tuhan memerintahkan Daud, meskipun akalnya belum dapat mengerti, ia hanya melakukannya saja.

Alkitab bahasa Indonesia dibandingkan dengan bahasa aslinya telah kehilangan hampir 140.000 kosa kata, Alkitab bahasa Inggris kehilangan sekitar 90.000 kosa kata.

Otak manusia memiliki 2 bagan, 
1. Otak kiri (keteraturan kotak-kotak, pemikir): logika, sistematis, kosa kata, lirik, angka 1+1= 2, analisa, matematik, fakta
2. Otak kanan (pemimpi): imajinasi, abstrak, gambar (3D), keseimbangan pikiran, simbol, musik, ritme, warna, 5 roti 2 ikan jadi 12 bakul

Manusia memiliki salah satu kecenderungan lebih kuat otak kiri atau otak kanan.

Ibrani 8:10, "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka"

Kata akal budi dalam bahasa aslinya adalah Dianoya = otak kanan

Saat kita berpikir 1+1=2 adalah kerja otak kiri, namun saat kita mendengar 5 roti 2 ikan dapat memberi makan 5000 orang dewasa dan sisa 12 bakul, maka inilah kerja otak kanan (imajinatif, pemimpi). 

Ketika Tuhan bicara kepada kita, otak kanan menerima, otak kiri meski belum mengerti, meski belum masuk di logika kita, lakukan saja.

4. MEMBERI PERTOLONGAN KEPADA ORANG YANG LEMAH 

I Samuel 30:11-15, "Kemudian mereka menemui seorang Mesir di padang lalu membawanya kepada Daud. Mereka memberi dia roti, lalu makanlah ia, kemudian mereka memberi dia minum air, dan memberikan kepadanya sepotong kue ara dan dua buah kue kismis, dan setelah dimakannya, ia segar kembali, sebab ia tidak makan dan minum selama tiga hari tiga malam. Kemudian bertanyalah Daud kepadanya: "Budak siapakah engkau dan dari manakah engkau?" Jawabnya: "Aku ini seorang pemuda Mesir, budak kepunyaan seorang Amalek. Tuanku meninggalkan aku, karena tiga hari yang lalu aku jatuh sakit. Kami telah menyerbu tanah Negeb Kaleb, dan Ziklag telah kami bakar habis. Daud bertanya kepadanya: "Dapatkah engkau menunjuk jalan kepadaku ke gerombolan itu?" Katanya: "Bersumpahlah kepadaku demi Allah, bahwa engkau tidak akan membunuh aku, dan tidak akan menyerahkan aku ke dalam tangan tuanku itu, maka aku akan menunjuk jalan kepadamu ke gerombolan itu."

Lewat orang yang ditolong oleh Daud, Daud menjadi tahu sasaran yang tepat, dan tahu apa maksud Tuhan. Tuntunan Tuhan punya lebih dari 1 juta cara, sama seperti Tuhan mempertemukan Daud dengan pemuda itu, untuk menunjukkan jalan baginya, maka bagian kita lakukan saja apa yang Tuhan perintahkan.

Daud menolong orang yang lemah, memberi makan, tiba-tiba ia mendapat jalan, orang lemah orang Amalek itu tahu mengarahkan jalan ke Amalek.

Kalau hati Tuhan ada di hati kita, kita akan jadi suka memberi, memberi pertolongan, bantuan, pengampunan, kasih sayang, dll... Memberi itu sifat Tuhan, manusia itu sifat dasarnya suka meminta dan menerima gratis.

Pagi-pagi Doa sudah meminta sama Tuhan, minta perlindungan untuk suami, istri, anak, rumah dan lain-lain.... Kalau hati kita sudah diubah, kita justru ingin memberi, memberi korban syukur kepada Tuhan, memberi pengampunan untuk orang lain :)

Contoh sapi setiap hari dipotong untuk makanan, tapi tidak pernah punah, harimau dilindungi karena hampir punah. Saya bertanya sama Tuhan, koq ga pernah sapi itu ditulis hampir punah? Tuhan bilang, "itulah kalau kita suka memberi tidak akan punah" :)

Alasan kita harus memberi pertolongan kepada yang lemah:

Amsal 14:31, "Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia."

Amsal 19:17, "Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu."

Amsal 21:13, "Siapa menutup telinga bagi jeritan orang lemah, tidak akan menerima jawaban, kalau ia sendiri berseru-seru."


Apa yang TUHAN berikan bagi Daud yang telah menunjukkan 4 respon yang benar (membangun iman, bergantung pada Tuhan, taat perintah Tuhan, menolong orang yang lemah) ?

PEMULIHAN SEUTUHNYA, 1 Samuel 30:18-20, "Daud melepaskan semua apa yang dirampas oleh orang Amalek itu; juga kedua isterinya dapat dilepaskan Daud. Tidak ada yang hilang pada mereka, dari hal yang kecil sampai hal yang besar, sampai anak laki-laki dan anak perempuan, dan dari jarahan sampai segala sesuatu yang telah dirampas mereka; semuanya itu dibawa Daud kembali. Daud mengambil segala kambing domba dan lembu; semuanya itu digiring mereka di hadapannya, serta berkata: "Inilah jarahan Daud."

Pemulihan total Tuhan kerjakan bagi orang yang berespon benar terhadap masalah.

TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Khotbah Minggu, 27 Oktober 2013
GBI Baranangsiang

Senin, 21 Oktober 2013

2 Kunci Hidup Dalam Keberhasilan - Pdt. Samuel Kusuma (Balikpapan)

Keberhasilan dalam Tuhan adalah keberhasilan Ilahi, berbeda dengan keberhasilan secara dunia.


Rasul Paulus menulis 2 Korintus 4:7-9, "Tetapi harta yang kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa."

Jangan anggap remeh Doa, Doa itu besar kuasanya, Dia sanggup mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada.

Kesaksian Pdt. Samuel waktu tahun 1980-an rambut sepinggang, kurus, memakai narkoba dan hidup dalam perkelahian, sejak usia 3 bulan ia dibesarkan oleh Neneknya yang pandai Kungfu dan disegani di daerahnya. Ayahnya belum mengenal Tuhan Yesus, tapi Mamanya adalah seorang Pendoa. Saat ini Pdt. Samuel yang tidak pernah terbayang menjadi Gembala telah Tuhan panggil untuk menggembalakan jemaat di Balikpapan selama 22 tahun sampai sekarang. Orang yang dulu pernah berkelahi dengan Pdt. Samuel datang ke Ibadah dan mendekatinya, ia berkata, "Kalau Yesus bisa mengubah hidupmu menjadi seperti ini, berarti Ia hidup, dan Ia bisa mengubah hidupku juga." PUJI TUHAN.

Rasul Paulus dulu adalah Saulus, ia menganiaya para pengikut Kristus, tapi hukum Tuhan adalah Hukum Kasih, tidak membalas, bila ditampar pipi kiri beri pipi kanan. Tuhan sendiri yang mengubahkan Saulus menjadi Paulus, waktu Saulus buta karena mengalami perjumpaan dengan Tuhan, ia tidak bisa berbuat apa-apa, ia didoakan oleh Ananias, supaya ia mengerti semua kekuatan karena Tuhan.

2 Kunci (Prinsip) Hidup / Pelayanan yang Berhasil :

1. Prinsip Iman (Pengenalan akan Tuhan)

Bagaimana gambaran kondisi saudara saat ini? 

Ilustrasikan ada Wortel, Telur dan Biji Kopi


Taruhlah 3 poci berisi air di atas perapian, taruhlah wortel yang keras, telur ayam yang luarnya keras dalamnya cair, dan biji kopi yang hitam tidak terlihat bagus, semua direbus selama 15 menit. Hasilnya :
* Wortel yang keras jadi lunak
* Telur yang dalamnya lunak jadi keras
* Biji kopi hilang, tetapi warna air telah berubah dan terciumlah wangi kopi yang harum.

Sekarang renungkanlah tentang pelayanan yang telah dijalani, menjalani hidup itu tidak selalu mudah, tidak selalu menyenangkan, terkadang sangat berat, pernah terasa jenuh dan membosankan. 

Dalam perjuangan seperti itu, janganlah jadi pecundang, orang yang gagal dan tidak berani bangkit lagi.

Kegagalan itu langkah berhasil berikutnya, terus menerus imani, tekun kreatif dan sukses, contoh Kolonel Sanders KFC.

Arti ilustrasi tadi:
* Air yang mendidih bagaikan problema pelayanan kita
* Wortel bagaikan tipikal orang yang pertamanya saja keras tapi sesudahnya lemah, lembek.
* Telur bagaikan tipikal orang yang pertamanya lembut dan berhati peka, tapi kekecewaan hidup membuatnya menjadi orang yang keras.
* Biji Kopi bagaikan orang yang tidak dipengaruhi air mendidih (tantangan) tetapi malah mempengaruhi air itu, air panas itu telah menjadi berbeda karena biji kopi, hiruplah wanginya.

Hiduplah dengan Iman, dengan kekuatan Allah, hidup seperti biji kopi, membuat hal baru, belajar hal baru, terus memberi dampak bagi keluarga, pekerjaan dan kehidupan kita.

2. Prinsip Kreativitas 

Hidup dalam Kreativitas (Allah adalah Sumber Kreativitas)

(Banyak orang yang kreatif bisa berhasil, tapi karena tidak punya iman hidupnya kosong dan berkata untuk apa semua kekayaan yang dimilikinya? Tidak bisa membuatnya bahagia)

Kreativitas berkaitan dengan inovasi (pengembangan)

Inovasi muncul dari pikiran yang tidak konvensional (itu-itu saja)

Dulu orang pakai mesin ketik, lalu muncullah inovasi dari microsoft, perpaduan mesin ketik dan televisi, dikembangkan oleh seorang mahasiswa dari Seatle yang di drop out dari kampus Harvard. Sekarang Microsoft sudah digunakan dan mendominasi seluruh kantor.

Penemuan lainnya dari Jepang, sepeda motor Honda, merk sesuai nama penemunya.

Penemuan lainnya juga dari penemu Aqua, Indonesia negara kaya air tapi membuat air mineral yang dibotolkan, awalnya semua menganggap aneh tapi sekarang terbukti.

Allah adalah Sumber Kekuatan dan Kreativitas.

Tuhan Yesus Memberkati


Khotbah Minggu, 20 Oktober 2013
GBI Baranangsiang

Minggu, 13 Oktober 2013

THE POWER OF UNITY - Pdt. David Tjakra

Jarang sekali kita melihat gambar Tuhan Yesus sedang tertawa, biasanya kita melihat dengan segala kewibawaan-Nya. Tapi di Gereja di Korea, banyak gambar Tuhan Yesus sedang tertawa, tersenyum. Untuk itu tidak salah kalau saya meminta kita semua untuk tersenyum, bersukacita, ini menjadikan berkat Allah lebih dekat kepada kita.

The Power of Unity (Kekuatan dari Kesatuan) terjadi dalam kehidupan kita. 


I Yohanes 2:6, "Barangsiapa mengatakan bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."

Kristus begitu Unity (bersatu) dengan Bapa di Surga. Kalau kita mau hidup sama seperti Kristus berarti kita harus ada kesatuan satu dengan yang lain.

Yohanes 17:21-23, "supaya mereka semua menjadi satu sama, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku."

Efesus 3:19, "dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. 

Supaya unsur Allah memenuhi kita, supaya ayat 20 ini dapat terjadi, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita" 

Di tengah kita yang sedang berusaha membangun kesatuan, iblis akan selalu berusaha memecah belah, iblis yang banyak bukan di kuburan, tapi iblis yang punya tugas terhadap anak-anak Tuhan, di pintu keluar Gereja untuk mencuri Firman Tuhan (agar kita segera melupakan Firman dan tidak menjadi pelaku Firman).

Kunci utama untuk menjadi Unity adalah:

1. Mulai dari diri kita, bukan menunggu orang lain

Ini adalah keputusan saya, tidak dipengaruhi keadaan. Kalau orang lain tidak mau unity adalah urusannya, yang penting saya mau unity dengan kamu. Tidak menunggu dulu orang lain cocok dengan kita.

Tuhan Yesus yang memilih kita, mengambil keputusan untuk mati di kayu salib menyelamatkan kita, tidak menunggu keputusan kita apakah kita mau Ia disalib.

Begitu kita mengambil keputusan, unity itu akan terjadi. Akan ada Unity dalam tubuh Kristus, keluarga demi keluarga, Suami Istri, apapun yang terjadi aku tetap mau unity dengan engkau, iblis akan kewalahan.

2. Kunci kedua = Kerendahan Hati (Humble Yourself)

Kerendahan hati adalah keputusan kita, rendah hati adalah menempatkan orang lain di atas kita.

TUHAN SENANG DENGAN ORANG YANG RENDAH HATI

Bahkan berkat itu lebih banyak mengalir pada orang yang rendah hati, air mengalir paling banyak di tempat yang paling rendah, yang tinggi hanya kelewatan saja.

Maka apa untungnya kita tinggi hati?

Ayin Daleth, Daleth memiliki beberapa terjemahan, diantaranya adalah :

1. Miskin = berbicara rendah hati

Aku perlu Tuhan senantiasa menuntun langkahku, seperti Musa berkata jangan Engkau suruh aku melangkah kalau Engkau tidak beserta ku. Karena aku takut salah. Itu yang membuat Tuhan berkenan kepada Musa. 

Lagu:
Bila Engkau tak besertaku
Ku tak mau berjalan
Ku perlu Tuhan pimpin langkahku
Dengan kasih karuniaMu

Pimpin langkahku setiap waktu
Berjalan dalam Roh-Mu
Nyatakan Tuhan
Kemuliaan-Mu dan berjalanlah denganku

Kalau kamu melangkah mendahului Tuhan, resiko tanggung sendiri.

2. Pintu 

Pintu hati kita, apakah kita sudah membuka pintu hati kita sepenuhnya untuk Tuhan?

Mazmur 24:7-10, "Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan ! "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!" "Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan ! "Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!"

Tuhan, Raja Kemuliaan mau masuk lebih dalam lagi kepada pintu hati kita, masalahnya maukah kita membukanya? Ia tidak memaksa kita meski bisa, tapi kita yang harus membuka pintu itu, untuk MENGIZINKANNYA MENGKOREKSI HIDUP KITA.

Lagu:
Selidiki aku, lihat hatiku
Apakah ku sungguh mengasihiMu Yesus
Kau yang Maha Tahu dan menilai hidupku
Tak ada yang tersembunyi bagiMu

T'lah kulihat kebaikanMu yang tak pernah habis dihidupku
Ku berjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Selidiki aku Tuhan, apakah masih ada sesuatu yang aku sembunyikan Tuhan?

Mengapa Tuhan berbicara tahun Ayin Daleth ini adalah Tahun yang sangat penting?

Karena tahun ini Tuhan mau masuk dan mengambil alih seluruh kehidupan kita, memasuki peperangan dan situasi yang terjadi hari-hari ini. Seolah-olah Tuhan memaksa.

Amerika sedang mengalami kesulitan ekonomi yang begitu bergejolak, mata dunia tertuju kesana, disana bukan tidak ada orang pintar, banyak sekali, tapi mereka tidak bisa. Inilah saatnya Tuhan bekerja.

Izinkan Roh Kudus masuk dan mengatur hidupmu, Kuasa Unity dari Roh Kudus dan kita, Suami Istri bergandengan tangan sepakat, iblis tidak bisa masuk, dua orang sepakat saja meminta sesuatu Tuhan kabulkan.

Namun, seringkali hati kita ini tidak stabil, satu sisi kita ingin melakukan seperti yang Tuhan Yesus lakukan, mengampuni, mengasihi, tapi satu sisi lain sulit terutama terhadap orang-orang yang menyakiti kita.

Abraham mendapat perintah tersulit untuk menyerahkan anaknya semata wayang Ishak kepada Tuhan. Tuhan tidak akan langsung memberi perintah seperti itu kepada Abraham kalau Abraham dalam proses hidup sebelumnya belum mengalami kejadian-kejadian... 

Lot keponakan Abraham yang dibesarkan dan turut diberkati berkelimpahan karena Abraham, suatu hari pegawai mereka berselisih dan Abraham memberi kesempatan pada Lot untuk memilih tanah yang ia mau, Lot memilih tempat yang paling hijau, subur, berlimpah airnya. Dari sisi manusia Abraham, tidak adakah orang-orang yang bisik-bisik mempengaruhi Abraham bahwa Lot keterlaluan? Tapi Abraham tidak terpengaruh dan tetap percaya kepada Tuhan, berkat datang dari Tuhan, Abraham tidak menyimpan kebencian kepada Lot. Waktu terus berjalan dan daerah yang dipilih Lot, Sodom Gomora penuh dengan kejahatan dan Tuhan mau menghancurkannya. Tuhan sahabat Abraham memberi tahu rencananya, ini kesempatan Abraham untuk membalas, tapi tidak, Abraham berkata Tuhan masakah Engkau mau membinasakan orang fasik bersama orang benar? Ia tetap menyebut Lot orang benar. Tuhan begitu salut dengan sikap Abraham.

Tahun Ayin Daleth ini ujian, saya berharap jangan ada yang gugur, tetap lihat dari kacamata Tuhan. Jangan ambil kesempatan dalam kesempitan untuk membalas orang lain. Ketika anda menang dalam ujian itu, berkat besar telah Tuhan sediakan.

Contoh kedua adalah Daud, orang yang dikenan Tuhan, kenapa bisa? Dari sekian ribu orang bisa senang pada Daud, apa kelebihannya?

Hatinya, seperti kristal yang senantiasa membuka untuk Tuhan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi.

Lagu:
Ujilah aku Tuhan
Cobalah aku
Selidiki batinku dan hatiku
Mataku tertuju padaMu

Aku cinta padaMu Tuhan
Aku rindu hadiratMu Tuhan
Aku ingin selalu dekat padaMu
Menikmati kehadiranMu

Kunyanyi Hosana bagi Rajaku yang duduk di tahta
Aku muliakan dan kuagungkan
Kau layak disembah

Kekuatan Unity :
  • Kejadian 11:5-6, "Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu, dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana."
  • Kisah Para Rasul 2:46-47, "Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan."
Tuhan yang menambahkan, berkat gampang turun pada keluarga-keluarga yang akur, suami istri anak-anak semua akur harmonis.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 13 Oktober 2013
GBI Baranangsiang

Jumat, 11 Oktober 2013

Khotbah Penggembalaan (Oktober 2013)

Pdt. Niko Njotoraharjo (Pastor's Message) & Pdt. Kiky Harjadi


Penurut penanggalan Yahudi saat ini kita berada di tahun 5774 (Ayin Daleth). Tidak sengaja tanggal ulang tahun GBI ke 25 tahun bertepatan juga dengan waktu pergantian tahun ke Ayin Daleth.


Makna Tahun 5774 (Ayin Daleth - 74) : 
  • Angka 7 : Ayin, mata Tuhan melihat, mata kita tertuju kepada Tuhan
  • Angka 4 : Daleth, memiliki beberapa pengertian, yaitu = 
1. Orang yang miskin / membutuhkan sesuatu


Matius 5:3, "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga." 

Kita harus selalu datang kepada Tuhan dengan berkata, "Tuhan Yesus, saya tidak punya apa-apa, saya hanya bisa mengandalkan Engkau Tuhan Yesus, saya tidak bisa mengerjakan apa-apa, saya tidak memiliki apa-apa kalau Tuhan tidak menyertai saya."



Yeremia 17:5,7 "Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" 

Dari 17 penyebab orang sakit, 4 penyebab bisa disembuhkan Dokter, 13 lagi tidak bisa, tapi jangan kuatir, Tuhan Yesus kita adalah Tuhan Tabib yang Ajaib...



Menyelesaikan masalah dengan cara dan kekuatan kita sendiri menyebabkan frustasi.

2. Berbicara tentang Pintu 

Yohanes 10:9-11, "Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya"

Tuhan sedang berbicara sesuatu dalam hidup kita, maukah kita meresponi untuk tidak sombong, mengampuni, menjaga kekudusan dan melakuk
an sesuatu untuk Tuhan? 

Tuhan akan membuka Pintu-Pintu yang tertutup di depan kita.
Yesaya 43:18-19 "firman-Nya: Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Binatang hutan akan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara; untuk memberi minum umat pilihan-Ku: umat yang telah Kubentuk bagi-Ku akan memberitakan kemasyhuran-Ku."


Tuhan mau membukakan pintu-pintu berkat, asal kita semua mau mengikuti Tuhan, taat Firman Tuhan.

3. Berbicara tentang Telinga (untuk mendengar)

Yesaya 50:4, "Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid."

Efesus 5:17, "Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan."


Kenapa harus pagi? Karena pagi kita masih segar (fresh), setiap orang yang mencari Tuhan pagi-pagi pasti akan dipertajam telinganya oleh Tuhan.



Bila kita mendengar suara / pernyataan harus diuji dulu apakah sesuai dengan Firman Tuhan. 

4. Berbicara tentang Menjadi Saksi
Kisah Para Rasul 1 : 8, "Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Kita harus menjadi Saksi Tuhan Yesus.
DNA kita adalah Pondok Daud, Berdoa memuji menyembah Tuhan dalam unity bersama-sama siang dan malam.

Mazmur 8:2-3, "Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkam musuh dan pendendam."

Disekeliling kita banyak musuh iblis, tapi dari kita bayi, Tuhan Yesus sudah menaruh kekuatan untuk membungkam kekuatan musuh.


Hiduplah dalam Penyembahan, menjadi Prajurit Kristus, hidup sesuai dengan yang Allah Bapa ingin kita kerjakan hari-hari ini. 

Kalau Saudara melakukan semuanya ini, tahun 2013 adalah Tahun Pemulihan Seutuhnya, Entering the Next Level, Mujizat Masih Ada bagi Saudara.


Tuhan Yesus Memberkati. 

Khotbah, Minggu 6 Oktober 2013
GBI Tampak Siring, Jakarta

Rabu, 25 September 2013

"MUJIZAT MASIH ADA DAN NYATA" - Pdt. Amos Hosea

Nas Alkitab : 

Yohanes 11, Lazarus Dibangkitkan

Dalam kamus besar Mujizat artinya sebuah peristiwa/ kejadian ajaib yang sukar dijangkau oleh akal manusia.

Metode Penelitian selalu berpikir : Rasional, Empiris, Sistematis. Inilah cara berpikir sesuai logika rasio yang diajarkan kepada kita semua, itulah sebabnya banyak orang yang tidak percaya lagi kepada Mujizat-mujizat dalam Alkitab, tidak percaya lagi kepada Tuhan Yesus dan berpikir bahwa Ia hanya manusia biasa.



Prinsip Mujizat :

Percaya dulu baru Mengerti !
Mujizat masih Ada !

Baca dalam Yohanes 11:6, bagaimana cara Tuhan Yesus membuat mujizat dalam Lazarus, disebutkan ia adalah orang yang dikasihi Tuhan, tapi Tuhan Yesus "sengaja tinggal lebih lama 2 hari lagi" Ia tidak cepat-cepat ke tempat Lazarus, waktu Tuhan Yesus datang Lazarus telah mati. 

Waktu menurut Alkitab ada 2 :
* Kronos : Waktu manusia (menurut Maria dan Martha sudah terlambat)
* Kairos : Waktu Tuhan (tidak pernah terlambat)



Jadilah orang Percaya yang sabar menunggu Kairos Tuhan.

Prinsip Mujizat :
  1. Mujizat terjadi supaya kita belajar Percaya di tengah segala kesulitan yang terjadi (Yohanes 11:15)

Dua Model Belajar:
  • Greek Model (the classroom model, academic, passive, theoretical). Berapa pintar kita tahu dan belajar tentang teori, ayat-ayat Alkitab? Hasilnya 10%
  • Hebrew Model (the coach model, relational, experiential, on the job training). Belajar dari pengalaman. Hasilnya 90% efektif. 
Gereja Korea Selatan dulu dibangun atas darah martir-martir yang dianiaya, setelah bertumbuh demikian besar, Korea Selatan di tahun 1990an bahkan sampai mengalami penurunan, penyebabnya:
* Masyarakat hidup makmur
* Negara memberi angin segar kepada Kekristenan di Korea sehingga tidak ada penganiayaan.

Oral Roberts ketika kecil gagap dan sakit paru-paru. Tapi orangtuanya orang yang beriman, ia selalu dibawa ke semua tempat KKR. Ketika di suatu KKR ia didoakan dan tiba-tiba melompat dari kursi dan berkata, "Saya disembuhkan dan tidak gagap lagi" Ia menerima mujizat dari Tuhan. 

2. Mujizat terjadi karena Ketaatan Kepada TUHAN YESUS 

Yoh 11 :  40 

Kalo orang tidak mengerti saat ini, bukan brarti mujizat tidak ada. Kalau Tuhan menyuruh sesuatu, percaya dan lakukan saja meskipun tidak masuk di logika kita. Nanti di akhirnya baru kita akan mengerti.

Ingat prinsip mujizat, "Percaya dulu baru Mengerti..."

Contoh : Pak Amos punya temen orang Kenya, dia tanya tempe itu apa? Pak Amos bilang kalo kamu datang ke Indonesia nanti saya kasih liat tempe, pas temennya datang ke Indonesia dan dia lihat tempe, dia bilang ooooooo ...

Baru ia mengerti setelah melihat. Kitapun nanti akan mengerti setelah kita melihat hasil dari ketaatan dan iman percaya kita. Percaya dulu baru mengerti. 

Ibrani 11 : 1, "Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat."

Rev. Kurapati dari india, tinggal di suatu desa, desanya cuma ada sedikit orang Kristen, orang Kristen tidak dikasih air buat ladangnya, ladangnya gagal panen .. Ia berdoa, TUHAN suruh ambil air seember, lalu doakan air di ember itu, lalu ladangnya bisa menghasilkan panen 4 x lipat dibanding ladang orang-orang biasa. Inilah mujizat Tuhan karena ketaatan Rev. Kurapati. 

Robby Sugara setelah 14 tahun berpisah, akhirnya balik lagi kepada istri dan anak-anaknya.

Sabar dan tunggu Kairos Tuhan.

3. Mujizat terjadi karena kemuliaan Tuhan Yesus harus dinyatakan

Yohanes 11:42, "... supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."

Mujizat harus terjadi atas motivasi yang benar dan tulus, yaitu untuk memuliakan nama Tuhan.

Berdoalah, berkatilah keluarga, usaha anda dengan "koma" .....supaya Tuhan Yesus dipermuliakan.

Selamat mengalami Mujizat yang Kreatif.

Lagu:
Tak Terbatas Kuasa-Mu Tuhan
Semua Dapat Kau Lakukan
Apa Yang Kelihatan Mustahil Bagiku
Itu Sangat Mungkin Bagi-Mu

Di Saatku Tak Berdaya
Kuasa-Mu Yang Sempurna
Ketika Ku Percaya
Mujizat Itu Nyata

Bukan Kar'na Kekuatan
Namun Roh-Mu Ya Tuhan
Ketika Ku Berdoa
Mujizat Itu Nyata


Tuhan Yesus Memberkati. 


Khotbah Minggu, 22 September 2013
GBI Tampak Siring, Jakarta.


GBU

Minggu, 22 September 2013

BAGAIMANA RESPON KITA SAAT MENGHADAPI KONFLIK ? - Pdt. Irwan (Riau)

Nas Alkitab : 
Matius 8:23-27 Angin Ribut Diredakan
"Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-muridNyapun mengikuti-Nya. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah kita binasa." Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali. Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"


Penjelasan:

"Tuhan, tolonglah kita binasa." Kalimat pertama yang keluar dari mulut murid-murid Tuhan Yesus ketika ada angin ribut (masalah) datang.

John Newton, seorang pelaut handal namun ia tidak mengenal Tuhan. Suatu waktu ia mengalami badai dan karam kapal yang hebat hingga hampir binasa, pada saat itulah Tuhan menolong dan lagu Amazing Grace tercipta, di saat ada masalah dan kapalnya hampir tak terselamatkan. 

Bagaimana respon kita apabila kita berada dalam satu perahu dengan murid-murid Tuhan Yesus waktu mengalami badai angin ribut tersebut?

Bagaimana sikap kita dalam menghadapi pilihan? Hukum alam? Hukum dunia (keadaan ekonomi, keuangan, dan sebagainya) ?

Kitalah yang menentukan pilihan kita, apakah mau tetap bertahan mengandalkan Tuhan atau mau terjun bebas. Menjalankan Firman Tuhan atau mau mengandalkan kekuatan.

Lukas 11:28, "Tetapi Ia berkata: "Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."

Dalam hidup ini, kita dapat mengkategorikan konflik menjadi 4, yaitu:
* Konflik dengan keluarga/ sesama
* Konflik dengan pribadi (diri sendiri)
* Konflik dengan dengan alam
* Konflik dengan Tuhan 

Dalam setiap konflik, bagian kita untuk membuat pilihan. Berikut contoh di Alkitab : 

KONFLIK DENGAN KELUARGA / SESAMA 
Pilihan yang salah: Lot memilih untuk tinggal di kota Sodom dan Gomora
(akibat pilihannya itu, ia menghancurkan keluarganya: Dosa percabulan) - Kejadian 19:32-34, maka lahirlah Bani Amon dan Bani Moab.

Pilihan yang benar: Abraham MEMILIH UNTUK PERCAYA dan MENGALAH. (Abraham dan keluarganya tinggal di negeri yang diberkati Tuhan)

KONFLIK DENGAN PRIBADI (DIRI SENDIRI)
Kejadian 17, Roma 4:18, Abraham tetap percaya akan janji Tuhan meskipun tidak ada dasar untuk berharap.

Percaya mujizat masih ada
Tuhan membuat mujizat dari yang simple (sederhana) sampai yang rumit, Tuhan tetaplah Tuhan yang melakukan mujizat.

KONFLIK DENGAN TUHAN
Pilihan yang Benar: Abraham ketika menghadapi konflik dengan Tuhan, Abraham MEMILIH UNTUK TAAT - Kejadian 22:2, Tuhan meminta Ishak yang paling berharga bagi Abraham untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Abraham juga mengahadapi bagaimana respon Sarah menghadapi permintaan itu. Tapi Abraham tetap taat kepada Tuhan. Tuhan hanya menguji Abraham dan sesungguhnya telah menyiapkan domba persembahan atas ketaatan Abraham.

Tuhan Yesus sendiri adalah teladan ketaatan yang sempurna, bahkan sampai mati di kayu salib menuruti kehendak Bapa di Surga.

Ketaatan kita seringkali juga diuji dengan Keuangan dalam hal memberi. Matius 6:24, "Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Pertanyaan lebih dalam, 
"Bagaimana kalau seandainya posisi kita dalam konflik dan Tuhan tidak bicara apa-apa?"

Yesaya 30:15, "Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu"

Mazmur 62:5, "Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku."

Amsal 14:30, "Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang."

Pengkhotbah 4:6, "Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin."

Keluaran 14:14, "Tuhan akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."

Yesaya 32:17, "Dimana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketentraman untuk selama-lamanya."
Yakobus 1:8, "Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya."

Respon Tuhan Yesus kepada para murid:
  • "MENGAPA KAMU TAKUT, KAMU YANG KURANG PERCAYA?"
  • YESUS MENEGUR PARA MURID, lalu Menolong (ketika saat ini saudara sedang menjalani teguran dari Tuhan, diam saja nanti Tuhan akan menolong)
  • Iapun bangun, menghardik angin itu dan menjadi sangat tenang = HUKUM TUHAN MENGATUR, MENGUASAI, MENGALAHKAN HUKUM ALAM
Wahyu 3:19, "Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah! 

(Tuhan tau kekuatan kita tak seberapa, tapi Ia mencari orang yang setia)

Inilah tahun Ayin Daleth, masuklah melalui pintu Tuhan Yesus.

Kita adalah duta besar Kerajaan Tuhan, 2 Korintus 5:20, "Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah."

Tugas duta besar kenegaraan :
* Hanya melakukan tugas kenegaraan
* Duta besar hanya menerima gaji/berkat dari negara yang mengutus
* Duta besar punya hak istimewa, kekebalan hukum
* Kita adalah duta besar, bagian kita menyampaikan berita Kerajaan Allah, berkat kita dari Tuhan Yesus.

Tuhan Yesus Memberkati. 

Khotbah, Minggu 15 September 2013
GBI Baranangsiang, Sukawarna, Bandung

Hidupkan Kembali Hatimu - Pdt. Daniel Kaunang




Mazmur 69:32, "Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; kamu yang mencari Allah, biarlah hatimu HIDUP kembali !"

Dari ayat ini berarti diketahui bahwa hati seseorang bisa mati (bukan hanya tidur), apa penyebabnya?

= Hidup hanya sekedar dipulihkan Tuhan tapi tidak memulihkan orang lain (tidak berdampak positif bagi orang)

Orang yang memiliki kerendahan hati pasti bersukacita, yaitu mereka yang mencari Allah.

Yesaya 55:6, "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!"

Berarti ada saatnya, orang tidak bisa lagi mencari Tuhan, contoh di Alkitab ada Firaun yang dikeraskan hatinya oleh Tuhan (diizinkan terjadi).

MILIKILAH KERENDAHAN HATI (HATI YANG MAU DIBENTUK OLEH TUHAN)

Matius 12:9-14, orang Farisi (orang yang mengerti Firman Tuhan) bertanya kepada Tuhan Yesus dengan maksud untuk mempersalahkan-Nya. Tapi Tuhan Yesus memberi jawaban yang luar biasa.

Ada orang yang melihat kesusahan orang lain tapi hatinya tidak tergerak, dengan alasan Tuhan belum menggerakkan hatinya, atau ia memberi tapi menghendaki berbagai publikasi atau penghargaan dari manusia.

Ada orang yang beribadah dengan hati yang mati, waktu doa pujian penyembahan, ia tidak merasakan apa-apa, tidak ada gairah, tidak ada kesatuan hati dengan hati Tuhan.

Ada orang yang mau melayani tapi melihat dulu keadaan / masalah-masalahnya yang belum beres, menunggu sampai semua keluarganya bertobat dulu baru mau melayani, akhirnya hatinya mati, tidak ada lagi gairah untuk melayani. 

BANGKITKAN HATI KITA YANG MATI !
HIDUPLAH KEMBALI !

Yohanes 4:14, Perempuan Samaria yang memiliki predikat hidup buruk, hatinya mati tidak berbelas kasihan dan menghampiri banyak pria yang bukan suaminya, namun hatinya bangkit oleh karena TUHAN YESUS, ia bertobat dan bahkan memberi dampak positif menjadi kesaksian bagi orang sekota.

Tidak tunggu dulu predikatnya jadi bagus, tidak tunggu dulu ini dan itu, tapi Tuhan hanya tanya mau tidak hati kita dihidupkan kembali?


Amsal 3:6, "Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." = sampai kepada sasaran kita (kehendak Tuhan bagi kita).

Mazmur 11:4, "TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia."

Mata Tuhan tidak hanya sekedar tengok, tapi benar-benar mengamati, mencari, fokus, dan sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia (selalu diperhatikan), yaitu setiap kita.

September 2013 ini kita meninggalkan tahun Ayin Gimel dan memasuki tahun Ayin Daleth. (Ayin: mata Tuhan tertuju, Daleth: pintu-pintu yang terbuka)

= Mata Tuhan tertuju (mengamat-amati) pintu-pintu mana yang belum terbuka dalam hidup kita. Pintu yang selama ini tertutup, pemulihan yang setengah, Tuhan bukakan dan pulihkan seutuhnya.

Tuhan Yesus itu tahu setiap karakter kita murid-muridNya, Tuhan Yesus juga tahu karakter Petrus yang plin plan, berapi-api tidak akan menyangkal Tuhan tapi pada prakteknya sebelum ayam berkokok ia telah menyangkal Tuhan Yesus 3x.

Maka jangan main sembunyi/ umpet-umpetan dengan Tuhan, karena Tuhan tahu isi hati kita. 

Jangan mempermainkan Tuhan. Apa kelemahan masa lalumu (Wanita/Laki-laki? Uang? Dll)? JANGAN DEKAT-DEKAT!
Tuhan menghindari melepaskanmu dari pencobaan.

Mari tangkap inilah yang Tuhan ingin kita lakukan, ketika engkau dipanggil Tuhan hari ini untuk melakukan sesuatu, lakukan! Tuhan sedang membawa kita memasuki destiny Ilahi yang Tuhan mau untuk kita.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 8 September 2013
GBI Sumedang, Jawa Barat

Minggu, 08 September 2013

Stronger Than Struggles (Lebih Kuat dari Masalah) - Pdt. Daniel Arief


STRONGER THAN STRUGGLES
Jangan selalu berkesimpulan kalau masalah datang pasti kita akan menjadi lebih buruk, lebih miskin, lebih susah. 

Kita seringkali memiliki naluri seperti itu. Padahal masalah datang dan diizinkan terjadi dalam hidup kita bukan sebagai lawan/musuh, tapi lewat masalah ini kita bisa menuai hal yang lebih baik dari sebelum ada masalah. Namun bukan maksudnya kita yang mencari-cari masalah. 

Banyak contoh di Alkitab para tokoh yang mengalami masalah dan menjadi lebih kuat, salah satunya Ayub.

Lihatlah negara-negara Jepang yang telah terbiasa dengan gempa bumi, negara Taiwan dan Hongkong yang sudah biasa dengan badai typhoon (http://muntohar.wordpress.com/2007/10/07/taiwan-negara-typhoon/), negara Dubai pada tahun 1980-an adalah padang pasir, saat ini telah berubah menjadi padang rumput dengan bangunan-bangunan indah megah di atasnya. 

Apakah 4 negara itu menjadi negara yang lemah dan tidak bisa berbuat apa-apa karena kondisi geografis mereka? Tidak, mereka menjadi bangsa yang kuat dan maju dan siap terlatih mengatasi badai masalah yang melanda.

Membenci persoalan (tantangan) = Memusuhi kehidupan. Masalah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan.

Dibanding membenci, mengeluh, menyalahkan Tuhan atas masalah, lebih baik kita berpikir bagaimana agar lewat masalah ini saya lebih kuat (hubungan rumah tangga, ekonomi, dsb.nya)

Mari kita belajar dari kehidupan Gad di Alkitab. Gad adalah salah satu anak dari Yakub. 

Doa berkat Yakub untuk Gad, Kejadian 49:19, "Gad, ia akan diserang oleh gerombolan, tetapi ia akan menyerang tumit mereka." 

Doa Yakub untuk Gad anaknya adalah doa yang tidak enak didengar di telinga. Ia punya alasan untuk tidak terima, untuk kecewa dengan Tuhan dan ayahnya Yakub, mengapa doa berkat untuknya berbeda dari saudara-saudaranya yang lain?

Tapi lihat, sekalipun Gad banyak diserang, mereka menjadi suku yang kuat, ternak mereka banyak sekali, mereka disebut suku yang Gagah perkasa, mereka menjadi lebih baik. 

Hasil dari sebuah respon yang benar:
  • Suku Gad menjadi pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa, orang-orang yang sanggup berperang, yang pandai menggunakan perisai dan tombak (1 Tawarikh 12:8)
  • Ternaknya banyak, bahkan sangat banyak sekali (Bilangan 32:1A)
  • "Terpujilah Dia yang memberikan kelapangan kepada Gad. Seperti singa betina ia diam dan menerkam lengan, bahkan  batu kepala. Ia memilih bagian yang terutama, sebab di sanalah tersimpan bagian panglima (Ulangan 33:20-21A)
Kita pun mengalami seperti Gad, telah banyak nubuatan akan terjadi goncangan-goncangan di akhir zaman, menghadapi manusia-manusia yang cinta uang dsbnya (keadaan manusia akhir zaman), tapi kita harus pilih untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik.

"LET YOUR BATTLE MAKES YOU BETTER, NOT BITTER" (Lewat peperangan/pergumulanmu, jadilah lebih baik, bukan menjadi pahit dan hancur) = respon kitalah yang menentukan hasil ini, mau breakdown (hancur berantakan) atau breakthrough (mengalami kemenangan, terobosan) lewat masalah yang ada.

Semua keadaan itu netral, respon / sikap kitalah yang menjadikan itu positif atau negatif. 

Waktu Gad lahir, Kejadian 30:11, arti nama Gad adalah kemujuran, beruntung, fortunate. Kok beruntung banyak dirampok diperangi? Sekali lagi kita terbentur dengan pemikiran dan kesimpulan-kesimpulan kita yang salah, makanya orang gampang kecewa dan tidak bersyukur.

Lihat Gad, kesimpulannya peperangan itu adalah keberuntungan dalam hidup Gad. 

Masih bingung? Ubahlah paradigma lama kita dan perkatakan Yakobus 1:2-5, "Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

"Selamat atas segala permasalahan anda" Ini bukan sebuah hinaan, tapi memperkatakan Firman, tetap anggap dirimu sebagai orang yang sedang berbahagia.

Kita orang-orang yang beruntung karena Kristus telah mati di kayu salib menebus dosa kita dan menyelamatkan kita, menjadikan kita anak-Nya.

Sifat manusia sebetulnya menyukai tantangan, contohnya kita suka naik coaster permainan berbahaya, bahkan kita bayar untuk menikmati kesenangan itu. Ini Tuhan kasih gratis untuk menghadapi masalah. Kita bisa menikmatinya.

"Hidup adalah Perjuangan yang Indah"

Bukan berarti orang yang beruntung segalanya selalu lancar tanpa ada masalah. Ada krisis atau tidak, anda tetap orang yang diberkati Tuhan.

Mari nikmati krisismu, tangani dengan cara yang baik.

Ia memilih bagian yang terutama, sebab di sanalah tersimpan bagian panglima (Ulangan 33:21A)

KRISIS TIDAK BISA MENCURI BAGIAN TERBAIK YANG TUHAN SUDAH SIAPKAN BUAT KITA.

Tuhan menantang 2 hal kepada kita saat ini:
  • Beranikah engkau merubah paradigma bahwa krisis adalah berkat?
  • Beranikah engkau tetap melakukan kebenaran-kebenaranKu saat engkau sedang diserang dan dirugikan oleh orang lain?
Jawablah dalam doa sekarang.

Engkau akan semakin diberkati lewat krisis yang terjadi, tenangkan hati kita, jangan panik, bagian kita yang terbaik aman dalam tangan Tuhan. Ga usah kuatir, ngambek, sedih nangis lagi menghadapi krisis. 

Lagu:

KAULAH HARAPANSari Simorangkir

BUKAN DENGAN KEKUATANKU
KU DAPAT JALANI HIDUPKU
TANPA TUHAN YANG DI SAMPINGKU
KU TAK MAMPU SENDIRI
ENGKAULAH KUATKU
YANG MENOPANGKU
REFF :
KUPANDANG WAJAH-MU DAN BERSERU
PERTOLONGANKU DATANG DARI-MU
PEGANGLAH TANGANKU, JANGAN LEPASKAN
KAULAH HARAPAN DALAM HIDUPKU


Tuhan  Yesus Memberkati.

Khotbah 8 September 2013
GBI Baranangsiang (Sukawarna), Bandung