Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Kamis, 14 Februari 2013

W.O.R.S.H.I.P (Ingin Naik Level?) - Pdt. David Tjakra Wisaksana

Bila kita ingin naik level, mengalami pemulihan seutuhnya, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu Ibadah.

I Timotius 4:8-9, "
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
4:9 Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya."

I Yohanes 2:6, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."

Apa yang Tuhan Yesus katakan tentang Ibadah?

Yohanes 4:22, 24, "Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

WORSHIP (Penyembahan)

W = Waiting on God until Something Happened

Menunggu Tuhan sampai sesuatu terjadi / sampai kita menerima petunjuk dari Tuhan, jangan melangkah sendirian / melangkah mendahului Tuhan.

O = Obedience to His commands

Buat apa bila kita beribadah tapi tidak mau mentaati Firman Tuhan? Atau hanya memilih untuk melakukan Firman yang enak buat kita saja?

Bila engkau beribadah tapi tidak pernah mau taat, semua sia-sia saja.

TAAT , jangan sampai TA(...M..)AT ^^

R = Remember Him in all of your life


Ingat kepada Tuhan dalam segala aspek hidup kita, jangan hanya ingat Tuhan pada waktu ada masalah.

Ingat kepada peringatan-peringatan yang Tuhan telah berikan bagi kita, segala sesuatu tidak kebetulan.

Ingat kebaikan-kebaikan Tuhan bagi kita, apa saja yang Tuhan sudah kerjakan, masa hanya karena hal kecil kita bersungut-sungut? Padahal Tuhan sudah menebus kita dengan hidup-Nya.

Kalau hari ini pertolongan belum datang, bukan Tuhan meninggalkan kita, Tuhan hanya mau menguji apakah kita tetap bersungguh-hati kepada Dia.

= Sing unto the Lord (Singing is a response to God's deliverance from our enemies)

Pujilah Tuhan, saat bangun pagi, dimanapun, Pujilah Tuhan :)

Lagu:
Saat (pagi, siang, malam) hari kudatang dalam hadirat-Mu
Memandang wajah-Mu tersenyum penuh kasih
Kuucapkan s'lamat pagi Bapa terkasih
T'rimakasih berkat-Mu sepanjang hari ini

Glory Halleluya, Glory Halleluya
Glory Halleluya, Halleluya, Glory Halleluya

:) Pujilah Tuhan dengan motivasi hati yang murni, tanpa ada maksud apa-apa untuk minta sesuatu dari Tuhan. Tuhan pasti rindu untuk memberikan berkat bagi anak-anakNya yang dengan tulus hati mau dekat dengan-Nya, mau berterima kasih dan menyenangkan hati Tuhan.

Lagu:
Ku mau memujiMu, ku s'lalu memujiMu
Ku mau menyembahMu, ku s'lalu sembahMu
Kau yang layak terima s'gala pujian
Kemuliaan hanya bagi Tuhan (3x)

H = Hope (berharap dan menaruh pengharapan kepada Tuhan)

Pengharapan kepada Tuhan tidak pernah mengecewakan.

Seringkali pada waktu menaruh pengharapan kepada Tuhan dalam waktu yang panjang, ada tawaran dunia yang mengecoh. 

Untuk itu kita harus Persistent (bertekun)

HOPE = Hearing - Option - Persistence - Enter His Gate

Malah ada kalanya masalah itu ditambahkan, sehingga seolah-olah harus mencari jalan keluar sendiri, tapi tidak, tetaplah di jalan Tuhan. 

Dan Tuhan memberikan lagu ini

Lagu:
Kuberharap kepada MU
KAU Perisai dan Perlindungan ku
Ku berdoa kepada MU
KAU Tanduk keslamatanku

Kaulah Tuhanku, Kaulah Rajaku
Kaulah benteng dan perisaiku
Hatiku rindu menyenangkanMu
Kusembah sujut kepadaMu

I = Image of God
Menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan.

P = Passion (Gairah)


Senantiasa bergairah karena Tuhan.

Pada waktu engkau lesu, katakan pada dirimu, jiwamu, bangkitlah! Bergairahlah karena Tuhan, Pujilah Tuhan Hai Jiwaku!

Orang yang bergairah dalam Tuhan tidak datang Ibadah telat :)

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 10 Februari 2013
GBI Baranangsiang, Bandung

Rabu, 13 Februari 2013

Mari Kita Masuk Ke Tahun Yang Baru Dengan Iman Kaleb - Ps. Kim Yoo Min (Korea)


Kuasa TUHAN YESUS dan DARAHNYA itu sama dulu, sekarang, sampai selamanya, di Korea, Indonesia, Bandung, dimanapun tetap sama.

Setiap hari saya memberi pengakuan kepada TUHAN bahwa saya percaya hari ini sesuatu yang baik dan supra natural pasti terjadi bagi saya, anda, keluarga, gereja, di tempat ini saat ini pasti terjadi kuasa kesembuhan Ilahi.

Selamat Pagi Roh Kudus, Selamat Siang Roh Kudus, Selamat Malam Roh Kudus, aku selalu menerimamu untuk datang, menginginkanmu, aku rindu untuk selalu  mendengar suara-Mu.

Siapa dari Saudara yang suka menggambar?

Ada 3 langkah dalam menggambar, sbb:

1. Gambarkan dalam imajinasi pikiran anda
2. Buatlah sketsa di kertas gambar
3. Lukislah

(3 steps in painting/drawing: 1. Draw in your mind, 2. Sketch ini drawing paper, 3. Painting)

Dalam memasuki tahun yang baru, seperti menggambar, Roh Kudus akan memberikan gambaran dalam pikiranmu.

Ibrani 11:1, Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Jadi, Iman adalah gambaran yang kita harapkan, gambaran yang akan terjadi.

Kejadian 12:1-3, Tuhan berfirman kepada Abram untuk meninggalkan negerinya, dan berjanji akan membuat Abram menjadi bangsa yang besar, nama yang masyur dan menjadi berkat. 

(Inilah gambaran yang ditunjukkan dari Allah kepada Abram)

Dan inilah juga gambaran yang Tuhan berikan kepada kita.

Bilangan 13:31-32, Para pengintai menyampaikan gambaran buruk tentang negeri yang mereka lihat, gambaran yang penuh kekalahan dan ketidakpercayaan yang merusak gambaran yang baik.

Berbeda dengan Kaleb dan Yosua, mereka melihat negeri itu SANGAT BAIK. Tuhan akan menuntun kita masuk negeri itu.

Inilah Gambaran yang Tuhan ingin kita miliki.

Suamiku SANGAT BAIK, Istriku SANGAT BAIK, Keluargaku SANGAT BAIK, anak-anakku SANGAT BAIK, Ayah Ibuku SANGAT BAIK, Gembala dan Gerejaku SANGAT BAIK, Tahun 2013 ini SANGAT BAIK.

Perkatakan SANGAT BAIK.

Mazmur 81:10, Akulah TUHAN, Allahmu, yang menuntun engkau keluar dari tanah Mesir: bukalah mulutmu lebar-lebar, maka Aku akan membuatnya penuh.
Tangkaplah hal ini, BUATLAH PENGAKUAN IMAN YANG BAIK KEPADA TUHAN, buka mulutmu lebar-lebar.

Bilangan 14:1-3, TUHAN tidak menyukai pengakuan yang negatif. Sebagaimana orang Israel bersungut-sungut untuk minta kembali lagi ke Mesir. Akhirnya mereka tidak melihat Tanah Kanaan.

Namun beda dengan Bilangan 14:8, perkataan iman dari Yosua dan Kaleb. Tanah itu sudah menjadi milik kita. 

Jika saudara ingin tahun baru ini 
1. Saudara harus membuat gambaran yang baik tentang dirimu dan kehidupanmu
2. Saudara harus membuat pengakuan yang positif.

Amsal 18:21, "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya."


Tuhan Yesus Memberkati. 


Khotbah Minggu, 13 Januari 2013
GBI Barangsiang - Bandung

Minggu, 03 Februari 2013

Forgiveness (Pengampunan) - Ps. Dr. Jake Popejoy

Nats Alkitab: Matius 6:9-15


"Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.] Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."


DOA: 
Bapa terimakasih untuk Hadirat Ilahimu,
Berikan kepada kami hikmat dan pengertian, kuatkan, berkati, jamah hati kami, perbaharui hati kami melalui jamahanmu, jamah hati kami dengan Roh Kudusmu, tarik kami mendekat kepada-Mu, Dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.

Bayangkanlah sebuah roda kereta yang besar dengan jari-jarinya, di tengahnya terdapat as yang membuat roda itu tetap menjadi utuh. 






Ilustrasikan bila :
1. As tengah itu adalah Tuhan Yesus Kristus 
2. Roda jari-jari adalah panggilan kita dalam Tuhan, tujuan hidup kita yang akan membawa kita kepada Kristus
---> kita bisa maju semakin dekat ke Tuhan, atau kita bisa mundur semakin menjauhi Tuhan.
---> semakin kita dekat dengan as (Kristus), kita akan semakin dekat juga dengan jari-jari roda yang lain (orang-orang yang dekat dengan kita)

Dalam Doa Bapa Kami, disebutkan:
* ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami
* diulangi lagi 2x oleh Tuhan dalam ayat terakhir, bila kita tidak mengampuni, Bapa di surga juga tidak akan mengampuni kita.

Bukan kata manusia, tapi biarlah Alkitab sendiri, perkataan-perkataan Tuhan yang mengajar kita.. bukan hanya sampai di telinga, tapi meresap ke dalam hati.

Alkitab mengajarkan sebuah konsekuensi dari tidak mengampuni.
Program Komputer didesain bersyarat (conditionally), bila anda input 1+1 hasilnya = 2, untuk mendapatkan hasil ini maka harus ....melakukan ini.

If you do something, something else will happen.

JIKALAU kamu merendahkan dirimu dan berdoa, MAKA Aku akan menyembuhkan bangsamu.

JIKALAU kamu percaya dalam hatimu dan mengaku dengan mulutmu, MAKA kamu akan diselamatkan.

Dalam Doa Bapa Kami berlaku rumus ini,
JIKALAU kamu mengampuni kesalahan orang, MAKA Bapamu di Surga akan mengampuni kesalahanmu juga.

Jika seseorang menyakiti saya, maka ada 2 keputusan yang bisa diambil:

1. Saya harus menjauhi dia, dan kita akan semakin berjauhan, ingat ilustrasi jari-jari roda tadi, maka itu juga akan semakin menjauhkan kita dari poros as (Tuhan Yesus)

2. Mengampuni, dan saya diampuni oleh Tuhan.

Ayat ini tidak bersifat toleransi, tidak memiliki pengecualian untuk siapapun, tidak ada alasan apapun.

Saya pernah merasakan dilukai, dihina, ada kalanya hari ini saya lagi tidak dalam mood untuk mengampuni, saya betul-betul bergumul, saya tahu saya harus mengampuni dan saya bilang Tuhan tolong tolong saya, tapi setiap kali saya memikirkan luka yang saya derita begitu besar atas perlakuan buruk orang itu, saya berpikir Tuhan akan mengerti dan mentoleransi saya. TAPI, TIDAK. Tuhan tidak memberikannya, KALAU SAYA TIDAK MENGAMPUNI, SAYA TIDAK AKAN DIAMPUNI. 

Kita sebagai individu pasti masing-masing memiliki rahasia, bukan rahasia yang dalam / sisi gelap, hanya hal-hal yang kita tidak mau ceritakan ke orang lain karena takut cara pandang orang tersebut akan berbeda kepada kita nantinya. Misalnya: teman saya tidak mau orang mengetahui kalau ia punya banyak uang, ia kuatir akan banyak permintaan dari orang-orang lain, bukan rahasia yang gelap, hanya sesuatu yang ia tidak ingin orang lain mengetahuinya.

Apa yang baru saja kita ketahui tentang seseorang dapat merubah cara kita berpikir dan memperlakukan orang itu. Apa hubungannya dengan Pengampunan?

Seringkali ketika melihat orang lain bersalah, kita berpikir mereka tidak layak mendapatkan pengampunan kita. Kita berpikir hanya kita yang boleh mendapatkan pengecualian karena rasa sakit hati kita.

Cobalah hitung berkat-berkat yang telah Tuhan berikan bagi kita. 

Apa yang membuat hubungan kita tetap ERAT dengan Kristus adalah dengan mengampuni orang lain.
Sampai berapa kali kita harus mengampuni ?

Matius 18:21-22, "Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"

18:22 Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali." 


Kita berpikir Tujuh kali itu sudah terlalu banyak, 3x itu sudah maksimal, saya   
bergumul dengan harus mengampuni. Saya tidak mau dipermalukan lagi di 
depan umum. Kita bilang sama Tuhan, okay Tuhan saya ampuni orang itu. Tapi, hari ini orang itu lakukan lagi hal yang sama, orang itu minta maaf lagi, dan itu membuat frustasi, tapi saya bilang lagi Tuhan saya ampuni. Tapi saya ga mau dia berbuat hal itu lagi, maka saya jauhi orang itu.

Ini menyebabkan hubungan yang jauh antara anda dan dia, hingga anda kehilangan pengaruh kepada dia lagi. Saudara hanya bisa mempengaruhi orang-orang yang dekat dengan Saudara.

Benarkah 7x? Alkitab berkata 70x7 kali. Artinya, jangan hitung kesalahan yang orang lain lakukan kepada kita.

Kalau saudara fokus pada kesalahan orang, pelanggaran itu terlihat semakin besar. Tapi waktu anda ampuni, pelanggaran itu terlihat berbeda.

Perumpamaan Tuan dan 2 Hamba yang berhutang dibebaskan. 





Kita yang hutang sama Tuhan suatu jumlah yang kita tidak akan pernah
 bisa bayar, telah dilunasi seluruhnya oleh Tuhan Yesus di kayu salib.

 


Tapi, apa yang dilakukan hamba itu kepada orang lain yang berhutang kepadanya? Ia menekan dan menyuruh orang itu melunaskan hutangnya.

Maka hamba-hamba yang lainnya melaporkan kepada Tuan itu perbuatannya, Tuan itu sangat marah dan mengirim hamba jahat itu kepada algojo untuk melunaskan utangnya kepada Tuan itu.

Allah yang tadinya sudah mengampuni semua dosa kita, menjadi marah dan hitung-hitungan berapapun itu harus dilunasi oleh setiap orang yang tidak mau mengampuni orang lain yang bersalah kepadanya.


Saya tahu saudara mungkin telah begitu buruk disakiti, tapi konsekuensi dari tidak mengampuni bernilai kekekalan, Tuhan punya hak untuk memperhitungkan kembali setiap kesalahan kita. 

Bapa jamah hati kami, biarlah kami tetap ikut FirmanMu untuk mengampuni. Amin.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 3 Februari 2013
GBI Tampak Siring - Jakarta

Pastor's Message = Pesan Gembala (03.02.13)

Nats Alkitab :
1 Yohanes 2:6, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."


Kristus pun ketika menjadi manusia dibawa ke padang gurun, jadi kita pun tidak usah menolak ketika Tuhan membawa kita untuk mengikuti prosesNya.




Ketika diproses Tuhan di padang gurun:

1. Jangan lari dari proses, kita akan dibentuk menjadi seperti Tuhan Yesus

Efesus 3:20, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita"


2. Penuh dengan Roh Kudus, penuh dengan Firman Tuhan

Ketika Tuhan Yesus dicobai di padang gurun, ia selalu memperkatakan Firman.

Entering the next level adalah melewati peperangan, terus perkatakan Firman, tunduk kepada Allah dan lawan iblis, maka ia akan lari dari pada mu.

Jurus iblis: memperkecil arti pertobatan karena kasih karunia ("Kamu udah diselamatkan, gpp berbuat dosa") terutama bagi mereka yang hanya ingin perlindungan dan berkat-berkat kasih karunia dari Tuhan.
Hati-hati, iblis sedang memberikan tawaran-tawaran menggiurkan dalam bentuk kesuksesan, kedudukan, kekayaan, kekuasaan, hati-hati ...

Firman Tuhan jelas berkata "JANGAN INGIN KAYA" BERKAT TUHANLAH YANG MENJADIKAN KAYA, SUSAH PAYAH TIDAK MENAMBAHKANNYA.

Tuhan Yesus Memberkati.


-----------------------------------------------------------------------------------------

Extra: Ayat-Ayat Pendukung

TIGA PENCOBAAN IBLIS :
I. LAPAR

•Matius 4:1-4

II. MENCOBAI TUHAN
•Matius 4:5-7
•Matius 7:21
•Roma 11:22
•Matius 24:12

III. MENYEMBAH
•Matius 4:8-11

Beberapa firman tentang INGIN KAYA:
•Amsal 23:4
Jangan bersusah payah utk MENJADI KAYA, tinggalkan niatmu ini.

•Amsal 28:20
....yg INGIN cepat menjadi KAYA...

•1 Timotius 6:9-10
...yg INGIN KAYA terjatuh ke dlm pencobaan....
10 Krn akar segala kejahatan ialah CINTA UANG

•1 Timotius 6:17-19
... JANGAN TINGGI HATI dan JANGAN BERHARAP PADA sesuatu yg tak tentu seperti KEKAYAAN, melainkan pada Allah..
18 Peringatkanlah agar mrk itu BERBUAT BAIK, MENJADI KAYA DLM KEBAJIKAN, SUKA MEMBERI DAN MEMBAGI.
└▶ Lima peringatan utk orang2 kaya di dunia:
1. JANGAN TINGGI HATI
2. JANGAN BERHARAP PADA KEKAYAAN
3. BERBUAT BAIK
4. MENJADI KAYA DLM KEBAJIKAN
5. SUKA MEMBERI DAN MEMBAGI

@>-- ayo kita baca n renungkan Ϋªªª..:)
ː̗̀º†̬̩̊ºː̖́:* Ämΐn:* ː̗̀º†̬̩̊ºː̖́

TAHUN 2013 ADALAH TAHUN PEMULIHAN SEUTUHNYA - Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo

TAHUN 2013 ADALAH TAHUN PEMULIHAN SEUTUHNYA


Kita baru saja meninggalkan tahun 2012 yang adalah “Tahun Perkenanan Tuhan. Multiplikasi dan Promosi terjadi karena Perkenanan Tuhan. Mujizat Masih Ada!”. Bukan berarti masuk tahun ini perkenanan Tuhan berakhir, justru Tuhan akan berikan dalam dimensi yang lebih lagi!
Memasuki tahun 2013 banyak orang yang ketakutan. Mereka percaya bahwa angka 13 adalah angka ‘sial’, jadi mereka berpikir bahwa tahun 2013 akan menjadi tahun yang sial. Selain itu, pada tanggal 21 Desember 2012 yang lalu dunia heboh gara-gara menurut penanggalan Suku Maya berakhirnya Siklus Baktun itu pada angka 13. Artinya, mereka meninggalkan zaman yang lama dan masuk zaman yang baru. Lalu itu kemudian di-expose bahwa akan ada kiamat dan berbagai macam rumor lainnya. Bahkan di RRC ada sekte Kristen yang bernama ‘Allah Maha Kuasa’ yang mengabarkan tentang kiamat dan kemudian 1.000 orang anggotanya ditangkap. Lalu lilin-lilin habis semua di pasaran karena mereka membuat persiapan-persiapan jika nanti mati lampu dan matahari tidak bersinar lagi.
Kalau kita lihat; Suku Maya sendiri sebetulnya tidak berbicara tentang masalah kiamat atau tidak, tetapi siapa yang sesungguhnya mengabarkan tentang kiamat tersebut? Ternyata ada seorang peneliti Suku Maya yang bernama Michael Coe yang pada tahun 1966; ketika dia sedang meneliti penanggalan suku itu; ia menemukan sepertinya tersirat bahwa akan ada kiamat. Hal ini kemudian diteruskan oleh New Age Movement yang menyebarkannya pada tahun 1970-an hingga saat ini. Oleh sebab itulah banyak orang memasuki tahun 2013 dengan perasaan was-was dan ketakutan. Tetapi sekarang kita akan lihat apa yang Tuhan katakan kepada kita tentang 2013.

I. 2013 ADALAH TAHUN PERMULAAN YANG BARU

1. Makna Angka 12
 a. Angka Pemerintahan Tuhan
      Dalam Alkitab, angka 12 kita sebutkan sebagai angka pemerintahan Tuhan sebagaimana dapat kita lihat antara lain :
       • 12 suku Israel
       • 12 Rasul Tuhan Yesus
       • 12 Pintu Gerbang Yerusalem yang lama maupun yang baru nanti
       • 24 tua-tua yang dibagi menjadi 12 suku Israel dan 12 gentile (yaitu Saudara dan saya)
       • 144.000 orang Israel yang dimeteraikan yang terdiri dari 12 suku dengan masing-masing berjumlah 12.000
   b. Fullness
        Angka 12 berbicara tentang angka fullness yang berarti utuh, bulat, penuh dan puncak.
        Contohnya;
        • jam tangan, setelah mencapai angka 12 kembali lagi ke angka 1.
        • penanggalan, setelah sampai bulan ke 12 (Desember) kembali lagi ke bulan 1 (Januari).
Berarti angka 13 berbicara tentang permulaan yang baru! Jadi, tahun 2013 ini sebenarnya berbicara tentang Tahun Permulaan Yang Baru. Pada waktu Tuhan membukakan ini kepada saya Tuhan berkata, “Memasuki tahun 2013 suruh umat-Ku memperbaharui komitmennya kepada-Ku”.
Saya ingin mengajak Saudara untuk merenung sebentar, kapan Saudara lahir baru? Ketika orang lahir baru, maka ciri yang utama adalah mengalami kasih mula-mula. Saat itu saya percaya Saudara berjanji kepada Tuhan, “Tuhan, saya mau sungguh-sungguh….saya mau melayani Engkau...”. Dan Tuhan mau memasuki tahun 2013 ini Saudara memperbaharui komitmen Saudara. Kalau Saudara lakukan itu, mungkin setiap pagi ketika Saudara datang kepada Tuhan dan berkata, “Tuhan, saya mau memperbaharui komitmen saya kepada Tuhan seperti ketika saya mengalami kasih mula-mula..”, lalu akan mulai timbul lagi kasih mula-mula di hati kita. Kalau Saudara memperbaharui komitmen Saudara kepada Tuhan, maka Saudara akan melihat serta merasakan kasih Tuhan yang tak berkesudahan, tak habis-habisnya rahmat-Nya dan selalu baru setiap pagi. Apa artinya?
Ketika Saudara bangun tidur, Saudara ingat dan berkata, “Tuhan, kasih-Mu, rahmat-Mu hari ini baru buat saya…”, jadi selalu ada pengharapan. Saudara percaya hari ini baik dan besok lebih baik bahkan lusa lebih baik lagi sehingga ada pengharapan. Kalau kita lihat keadaan dunia, maka goncangan-goncangan yang terjadi tidak akan mempengaruhi Saudara karena Saudara tahu bahwa kasih Tuhan tidak berkesudahan, tak habis-habis rahmat-Nya dan selalu baru buat Saudara dan saya. Jadi ketika bangun tidur Saudara bukan pusing memikirkan, “Aduh, apa lagi ini yang akan terjadi?” tetapi sebaliknya Saudara bisa tersenyum serta berkata, “Tuhan, terima kasih….hari ini pasti lebih baik dari hari kemarin karena kasih-Mu, rahmat-Mu, berkat-Mu pasti baru buat saya hari ini!”. Haleluya!

2. Mematahkan Mitos Angka-13 Sebagai Angka ‘Sial’
Kita harus mematahkan mitos bahwa angka 13 adalah angka sial dan iblis harus dipermalukan hari ini.
Kalau Saudara lihat sejarah dari Yusuf dan Daud, 13 tahun dalam hidup mereka justru adalah periode
“From Recovery To Wholeness”.
•   Yusuf mulai diproses ketika berumur 17 tahun, dan pada umur 30 tahun, mungkin hanya dalam hitungan jam tiba-tiba dia menjadi orang kedua di Mesir setelah Firaun.
•    Tentang Daud memang tidak jelas dikatakan, tetapi ketika dia diurapi untuk menjadi raja, umurnya sekitar 17 tahun dan waktu berumur 30 tahun Daud menjadi raja Israel.
•     1 Korintus 13 berbicara tentang kasih.
•     Efesus 4 : 13, menyatakan bahwa kita ditargetkan atau ditetapkan untuk menjadi serupa dengan gambaran Yesus.
•     Yosua memimpin bangsa Israel untuk masuk tanah Kanaan, mereka merebut Tanah Perjanjian yang sudah diberikan Tuhan dan kota pertama yang direbut adalah Yerikho setelah dikelilingi 13 kali! Hari ke-1 – 6, mereka mengelilingi kota Yerikho 1 kali, tetapi hari ke-7 bangsa Israel mengelilingi kota itu 7 kali.
Jadi, 13 itu bukanlah angka sial, tetapi angka keberuntungan buat kita! Bahkan saya mau tambahkan bahwa anak saya, Billy tanggal lahirnya adalah 13. Tidak cukup di sini, cucu saya yang perempuan tanggal lahirnya juga 13. Oleh sebab itu, mari mulai hari ini kita hilangkan mitos yang selama ini mungkin menghantui kita. Saya percaya orang Kristen pun ada yang terpengaruh akan hal ini. Tetapi saya mau beri tahu, ketika memasuki tahun 2013, ini justru angka berkat buat Saudara dan saya. Amin!

II. 5773 ADALAH TAHUN AYIN GIMEL

Tahun Ayin Gimel: Ayin (70) itu berbicara tentang mata karena bentuknya memang seperti mata. Ini berbicara tentang mata Tuhan dengan mata kita. Mata Tuhan yang senantiasa tertuju kepada kita. Kita ini punya malaikat; bahkan ada beberapa orang yang pernah melihat ada 2 malaikat yang menyertai saya. Dan setiap Saudara pun dijaga oleh malaikat Tuhan. Karena itu kalau orang yang lekat hatinya kepada Tuhan sesuai Mazmur 91, ketika dia sedang berjalan dan di depannya ada batu, maka orang itu diangkatnya supaya tidak terantuk pada batu.
Mata Tuhan selalu tertuju kepada kita, Dia mau menuntun dan menasehati kita. Apakah kita memerlukan nasehat-Nya untuk masuk tahun 2013? Tentu perlu! Bahkan untuk hari ini pun kita memerlukannya sebab apakah kita tahu keluar dari tempat ini; apa yang akan terjadi di luar sana? Namun yang kita tahu bahwa Tuhan tetap beserta kita dan malaikat-Nya selalu menjaga. Amin!
Misalnya supaya tidak terantuk batu tadi; kita akan diberi peringatan dan peringatan itu kadang-kadang keras. Oleh sebab itu janganlah tersinggung karena itu dari Tuhan. Peringatan itu adalah untuk keselamatan kita. Saya percaya Tuhan sangat mengasihi kita dan mata-Nya selalu tertuju kepada kita.
Menurut penanggalan Israel atau orang Yahudi; periode 16 September 2012 s/d 04 September 2013 adalah tahun 5773, jadi saat ini masih termasuk tahun 5773 yang disebut dengan Ayin Gimel (73).

1. Makna Tahun Ayin Gimel

a.   Tahun yang menjembatani masa lalu dengan masa yang akan datang
       Jadi antara masa lalu dan masa datang, di tengah-tengahnya ada jembatan yang menghubungkan dan itulah yang disebut Ayin Gimel.
b.  Entering The Next Level
     Kepada saya Tuhan menterjemahkan bahwa dalam tahun 2013 kita akan dibawa Tuhan untuk naik ke level yang lebih tinggi lagi.
c.   From Recovery to Wholeness, From Restoration to Fullness
Berdasarkan hal ini saya terus berdoa, “Tuhan, berikan tema untuk tahun 2013…” dan Tuhan memberikan bahwa Tahun 2013 adalah Tahun Pemulihan Seutuhnya dengan sub tema Entering The Next Level. Mari yang percaya perkatakan bersama saya, “Tahun 2013, Tahun Pemulihan Seutuhnya. Entering The Next Level!” Kita tahu bahwa Tuhan Yesus harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu. Dan kalau telah selesai maka Tuhan Yesus akan datang kembali, dan waktunya sudah tidak lama lagi. Pemulihan yang pertama buat Saudara dan saya di mata Tuhan, yaitu ketika kita mengalami kelahiran baru. Pada waktu kita kenal Tuhan Yesus, menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat di mana kita mengalami kelahiran baru serta kasih mula-mula. Dan proses ini terus berjalan sehingga akhirnya, puncaknya atau targetnya adalah menjadi serupa dengan gambar Yesus!
Sekarang dalam entering the next level kita ini sedang dibawa untuk menjadi serupa dengan gambar Yesus. Saya bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, kenapa hari-hari ini Gereja-Mu sedang dibawa naik ke level yang lebih tinggi?”. Ternyata ada 2 alasan, yaitu :
•     Penuaian 1 milyar jiwa tidak akan terjadi sebelum Gereja-Nya dibawa naik ke level yang lebih tinggi.
•     Tuhan Yesus akan segera datang untuk kali yang kedua sehingga kita harus kedapatan tidak bercacat dan bercela.

2. Proses Ke arah Pemulihan Yang Seutuhnya

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya. “ Roma 8 : 29 – 30
Di situ jelas dikatakan bahwa kita adalah orang-orang pilihan. Camkan baik-baik bahwa kita dipilih oleh Tuhan sejak kita berada dalam kandungan ibu kita. Malah lebih dahsyat lagi Rasul Paulus berkata bahwa kita dipilih sejak sebelum dunia dijadikan (Efesus 1 : 4). Jadi kita adalah orang yang berharga di mata Tuhan. Kita sudah ditetapkan sejak semula untuk menjadi serupa dengan gambar Yesus. Dan orang-orang pilihan Tuhan itu akan mengalami proses-proses sebagai berikut :
a.    DipanggilKarena orang pilihan maka kita pasti mendengar panggilan-Nya. Mungkin ada yang umur 5 tahun sudah mendengar, ada yang umur 10 tahun. Kemarin di menara doa ada seorang anak sekitar 6 – 7 tahun, begitu duduk di depan saya dia langsung mengangkat tangan, menyembah Tuhan serta berbahasa roh. Melihat itu saya hanya bisa menangis.
       Mungkin ada juga yang umur 25 tahun baru “mendengar”, atau ada yang sedikit kebablasan baru “mendengar” ketika umur 75 tahun. Itu tidak mengapa, yang penting Saudara mendengar panggilan Tuhan. Ada ciri yang luar biasa dan saya mau bertanya kepada Saudara, ketika Saudara mendengar panggilan Tuhan apakah keadaannya enak atau tidak enak? Kebanyakan tidak enak! Tetapi itu tidak masalah, karena yang penting bisa mendengar panggilan Tuhan. Amin!
b. DibenarkanKita dibenarkan bukan karena kita hidup baik. Dibenarkan artinya dibuat menjadi benar karena kita tidak benar! Latar belakang kita semua tidak benar, termasuk saya! Tetapi ketika saya dengar panggilan itu, saya dibenarkan oleh Tuhan. Jadi jangan ada yang berkata, “Saya tidak layak datang kepada Tuhan. Saya ini bekas orang yang melakukan….(macam-macam kejahatan)”. Bukan demikian! Karena itu semua adalah masa lalu. Yang lama sudah berlalu, yang baru sudah datang. (2 Korintus 5:17)
c. DimuliakanSetelah proses dipanggil dan dibenarkan, proses selanjutnya adalah dimuliakan. Apakah Saudara mau dimuliakan? Amin! Dimuliakan itu artinya diproses habis-habisan! Yang penting pada waktu diproses Saudara jangan lari! Selama 6 bulan saya telah mengalami diproses habis oleh Tuhan dan sekarang saya merasa sudah selesai. Saya yang tadinya begitu gagah perkasa, tiba-tiba orang-orang pada bertanya, “Kenapa Pak Niko, ya?”. Waktu itu saya sedang dilemahkan oleh Tuhan untuk naik ke level yang lebih tinggi. Dan untuk sekarang ini;  proses itu sudah selesai. Tetapi apakah proses itu berhenti sampai disini? Belum! Karena pasti masih ada lagi yang lain supaya terus naik dan naik lagi. Demikian juga itu akan terjadi kepada Saudara. Tetapi pada waktu diproses jangan lari! Kadang-kadang mungkin kita mulai menyalahkan orang lain bahkan lama-kelamaan menyalahkan Tuhan. Jangan seperti itu! Sebab Saudara sedang dimuliakan, Saudara sedang diproses untuk menjadi serupa dengan gambar-Nya. Pada waktu Saudara masuk dalam proses, banyaklah mengucap syukur. “Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu” (1 Tesalonika 5:18). Makin sering Saudara mengucap syukur maka proses yang dialami akan semakin cepat selesai. Makin tidak suka mengucap syukur, prosesnya akan semakin lambat dan tambah babak belur. Yang mana Saudara pilih? Pilihlah banyak mengucap syukur.

III. PESAN TUHAN DALAM MEMASUKI TAHUN 2013
Memasuki tahun 2013 ada beberapa pesan Tuhan yang begitu kuat yang harus saya sampaikan kepada Saudara:

1. Hidup Sama Seperti Kristus Telah Hidup“Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” (1 Yohanes 2:6)
Kalau Saudara yakin ada di dalam Dia, Saudara harus hidup sama seperti Kristus telah hidup. Amin! Saya percaya selama tahun 2013 kita akan banyak berbicara akan hal ini, yaitu bagaimana Kristus telah hidup. Kalau Saudara lakukan ini, maka janji Tuhan begitu luar biasa kepada kita. Tuhan Yesus sungguh baik dan kalau kita menuruti perintah-Nya, Dia selalu memberikan hadiah kepada kita. Jadi, jika kita mau hidup sama seperti Kristus telah hidup maka hadiahnya adalah seperti ayat berikut ini.

2. Menerima Jauh Lebih Banyak Dari Yang Kita Doakan“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita.” (Efesus 3:20)
Kita akan menerima dari Dia yang jauuhh lebih banyak - dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan banyak istilah seperti : exceedingly abundantly, exceedingly more, super abundantly, far from above, infinitely beyond. Abundantly adalah sesuatu yang berlimpah-limpah. Exceedingly abundantly artinya melampaui dari yang berlimpah-limpah yang mana tidak bisa kita pikirkan!
Misalnya, Saudara mungkin sakit secara fisik dan Saudara berdoa kepada Tuhan, “Tuhan, sembuhkan sakit saya, Tuhan. Sembuhkan saya…”. Dan ternyata Saudara disembuhkan Tuhan, tetapi bukan hanya itu, karena tiba-tiba hubungan dalam keluarga pun disembuhkan. Malah ditambah lagi dengan bisnis Saudara yang disembuhkan.  Itulah yang Tuhan maksudkan. Haleluya! Tetapi ingatlah bahwa Efesus 3:20 ini hanya bagi mereka yang hidup di dalam Dia dan mau hidup sama seperti Kristus telah hidup. Jadi tidak setiap orang akan mengalami hal itu di tahun 2013. Saya berdoa agar setiap Saudara memasuki tahun 2013 ini mengalami hal itu. Mungkin Saudara berdoa dan meminta sesuatu kepada Tuhan, tetapi justru Tuhan memberikan jauuhhh lebih banyak….jauuhhh lebih banyak dari pada yang kita doakan. Amin!

3. Muliakan Tuhan Dengan Harta Kita
“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya” (Amsal 3:9–10). Saya percaya ‘lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya’ - itu seperti apa yang disebutkan dalam Efesus 3:20 tadi. Tetapi untuk memperolehnya syaratnya adalah muliakan Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu.
Apa yang dimaksud dengan ”hasil pertama dari segala penghasilanmu?” Itu adalah penghasilan yang Saudara dapatkan pada tahun yang bersangkutan. Sebagai contoh, kalau penghasilan Saudara hitungannya per bulan maka hasil pertama dari tahun 2013 adalah apa yang Saudara dapatkan di bulan Januari yang akan dipersembahkan kepada Tuhan di awal bulan Februari. Ada yang menafsirkan bahwa itu adalah persepuluhan, sebenarnya itu diperlunak karena takut untuk memberikan semuanya. Sebenarnya bukan persepuluhan karena kalau Saudara baca ayat tadi, tidak dikatakan bahwa itu adalah persepuluhan dari hasil pertama, melainkan hasil pertama dari segala penghasilanmu.
Saya tahu ini tidak gampang karena ini tergantung dari iman kita. Tetapi saya akan lakukan sesuai dengan apa yang tertera di sini. Seluruhnya yang saya dapatkan selama bulan Januari akan saya berikan semuanya di awal bulan Februari. Dan betapa luar biasanya;  apa yang Tuhan janjikan dalam Efesus 3:20 tadi sering saya alami. Misalnya, saya berpikir dan minta 10 dari Tuhan, ternyata yang Tuhan berikan adalah 10.000. Seperti itulah contohnya! Tuhan minta supaya kita memuliakan Dia dengan harta kita. Harta itu Tuhan yang beri dan kita hanya penilik atau pengelolanya karena kita hanya dititipkan oleh Tuhan. Kalau kita kembali nanti kepada Bapa kita sudah tidak membawa semuanya itu.
Saya selalu diingatkan oleh sebuah kisah di mana ada seorang anak muda kaya yang datang kepada Tuhan Yesus. Sambil berlutut dia bertanya, “Guru yang baik, bagaimana caranya supaya saya memperoleh hidup yang kekal?”. Tuhan Yesus menjawab,“Bukankah sudah tertulis bahwa jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan menjadi saksi dusta, hormati ayah-ibumu, jangan mengambil hak orang lain, dan sebagainya…”. Lalu dengan bangga anak muda itu berkata, “Semuanya sudah saya lakukan sejak saya kecil”. Jadi anak muda itu bukan orang biasa tetapi orang yang luar biasa. Tetapi Tuhan Yesus bertanya kepadanya, “Kalau kamu mau menjadi sempurna, ada satu kekuranganmu. Pulang dan juallah segala hartamu lalu berikan kepada orang-orang miskin…..”. Saudara tahu apa yang terjadi? Setelah mendengar itu, anak muda tersebut tanpa ngomong A atau B tetapi langsung ngeloyor pergi.
Tidak selalu artinya kita harus menjual semua harta kita lalu memberikannya kepada orang miskin. Tuhan bicara seperti itu hanya kepada anak muda itu. Mengapa? Karena Tuhan mau mengujinya, sebab Tuhan sudah melihat bahwa hati anak muda itu ada pada hartanya. Lalu Tuhan Yesus berkata, “Alangkah sukarnya orang yang ber-uang (kaya) masuk ke dalam Kerajaan Sorga, lebih mudah seekor unta masuk ke lubang jarum daripada seorang kaya masuk dalam Kerajaan Sorga”. Semua orang menjadi gempar dan saling bertanya, “Jadi siapa yang dapat diselamatkan?”Tetapi Tuhan Yesus berkata, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah, sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah!”.
Bagaimana caranya? Melalui proses! Saya tahu bahwa sekarang kita sedang dibawa ke level yang lebih tinggi untuk menjadi serupa dengan gambar Yesus dan salah satunya Saudara pasti akan diproses dalam hal ini. Mungkin selama ini kita terlalu ‘mengepal tangan’ atas harta kita; bahkan Saudara sendiri tidak menyadarinya dan sering berkata, “Saya ini ‘generous’…saya ini murah hati”. Itu adalah pendapat kita, tetapi di mata Tuhan hanya Dia yang tahu. Jadi kalau ada yang diproses dalam hal ini, kita harus mengerti bahwa Tuhan mau kita berubah dalam hal ini. Amin!
Saya percaya, masa entering the next level ini luar biasa; hal-hal yang tidak benar akan diproses. Saya mau beritahu apa yang saya alami, misalkan ada hal-hal tertentu yang kalau dulu diperbolehkan oleh Tuhan;  sekarang tidak boleh. Kenapa? Karena dulu baru level 5 misalnya, tetapi begitu naik level 6 atau 7 sudah tidak diperbolehkan lagi. Dan begitu seterusnya. Ini adalah pengertian the next level tersebut. Tuhan kadang-kadang tidak langsung ’cut’ atau stop semuanya,  melainkan secara bertahap.

IV. SORGA DAN NERAKA

Bulan yang lalu saya menerima sebuah DVD dari seseorang, dan melalui DVD tersebut Tuhan berbicara kepada saya, “Niko, selama ini kamu kurang mengingatkan jemaat tentang sorga dan neraka. Jadi mereka kadang-kadang hidup kurang hormat dan kurang takut sehingga dalam menjalani hidup itu begitu ‘enteng’ saja”.  Sehingga, banyak orang yang berpikir, “Ah, saya kan sudah selamat…pokoknya kenal Tuhan Yesus pasti selamat…beres! Dan mereka hidup sesukanya bahkan mengikuti cara-cara dunia, namun tetap mengaku, “Saya orang Kristen. Saya kenal Tuhan Yesus, tiap Minggu ke gereja, saya berikan perpuluhan….”. Apakah benar seperti itu? Tuhan Yesus berkata,“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:21–23).
Pertanyaannya, sesuai ayat di atas orang tersebut akan masuk sorga atau neraka? Tentu neraka! Padahal kalau kita baca orang ini bukan orang yang main-main karena bisa mengadakan mujizat, mengusir setan, bernubuat, dan sebagainya. Dia bukan orang yang sembarangan! Pada waktu melihat DVD “Sorga dan Neraka” itu, saya ngeri dan sejak saat itu saya terus koreksi diri. Kisahnya adalah pengalaman yang dialami oleh  seorang Pendeta dari Korea, seorang hamba Tuhan yang sukses dalam pelayanannya. Jemaatnya 5000 jiwa dan dia mempunyai 5 mobil mewah. Mungkin sebagai seorang pengkotbah dia begitu energik, tetapi tiba-tiba ketika umur 50 tahun dia mengalami koma; bahkan dia dikatakan telah mati selama beberapa bulan. Dan pada waktu itu dia dibawa oleh malaikat yang biasanya mendampingi dia. Dia diizinkan Tuhan untuk melihat sorga dan neraka, dan setelah selesai dia kembali hidup selama 20 tahun dan dia saksikan semua ini. Hidupnya sendiri kemudian berubah setelah apa yang dilihatnya di sorga dan di neraka.
Ternyata sorga itu ada tingkatannya dan yang dilihatnya adalah tentang rumah. Jadi rumah itulah yang menjadi ukurannya. Ia melihat ada sebuah rumah yang bagus, ternyata itu milik John Wesley, lalu ada rumah yang sedikit lebih kecil dan ditinggali beberapa orang. Kemudian dia juga melihat ada satu bangsal persis seperti ‘kandang ayam’ di mana banyak orang di sana. Ketika dia bertanya, diberitahukan bahwa itu adalah tempat bagi orang-orang yang hampir-hampir tidak masuk sorga. Tetapi masih untung mereka  bisa masuk ke sorga. Di tempat itu dia melihat ada pendeta yang di bumi begitu dihormati, tetapi mengapa dia ada di tempat yang seperti ‘kandang ayam’ itu? Itu karena pendeta tersebut tidak mengirimkan bahan baku untuk membangun rumahnya di sorga. Lalu dia bertanya bagaimana caranya mengirim bahan baku ke sorga? Tetapi kemudian dia diberi pertanyaan :
•   Berapa lama kamu berdoa?
•   Berapa lama kamu membaca Alkitab ?
• Berapa banyak kamu ‘care’ kepada orang-orang miskin? dan sebagainya.
Ternyata itulah yang merupakan bahan untuk membangun rumah di sorga. Apa yang kita lakukan, itulah yang dikirim ke sana. Masih untung bisa masuk sorga, karena begitu melihat neraka hamba Tuhan itu sangat kaget sebab dia melihat pendeta yang dikenalnya masuk neraka.  Artinya, pendeta juga ada yang masuk neraka! Dia juga melihat ada pengerja-pengerja di neraka dan mereka semua disiksa. Ada yang ditusuk mulutnya, ada yang lidahnya ditusuk karena selama hidup hobbynya ‘gossip’ dan menjelek-jelekkan pendetanya serta membuat perpecahan di gereja. Yang paling mengerikan adalah satu tempat yang begitu gelap di mana terdengar begitu keras teriakan manusia. Ternyata di situ iblis sedang menyembelih orang-orang. Misalnya, kepalanya yang dipotong, setelah putus tiba-tiba kepala orang itu menyambung lagi dengan tubuhnya dan disembelih lagi oleh Iblis. Sampai kapan hal itu berlangsung? SELAMA-LAMANYA!
Alkitab katakan umur manusia 70 tahun kalau kuat 80 tahun (Mazmur 90:10), setelah itu kita mau di mana?  Ini serius! Jika Saudara semua tegang, itu artinya kita mulai mengerti seperti saya juga awalnya mengalami ketegangan, dan ada satu perasaan yang mengerikan. Itu bagus untuk koreksi diri karena kita hidup hanya sementara di dunia, tetapi untuk kekekalan nanti harus dipilih, apakah mau mati selama-lamanya atau hidup kekal selama-lamanya. Tetapi saya berdoa nanti kita semua bisa bertemu kembali di sorga. Amin!
Memasuki tahun 2013 saya ingatkan sekali lagi bahwa ketika kita ada sebagaimana kita ada saat ini; apa tujuan tertinggi Tuhan ketika kita diberikan hidup di dunia? Saudara harus tahu bahwa tujuan hidup kita adalah untuk menyembah Dia! Penyembahan dalam arti luas adalah segala sesuatu yang kita lakukan hanya untuk menyenangkan hati Tuhan. Kita ada sekarang ini untuk menyembah Dia, bukan untuk jadi kaya! Hati-hati yang bercita-cita menjadi kaya! Kalau Saudara punya cita-cita seperti itu, Saudara akan mengalami masalah yang luar biasa. Jika di antara kita ada yang bercita-cita menjadi ‘Jenderal’, silakan saja. Tetapi itu bukanlah tujuan utama dari hidup di dunia ini. Itu hanya akibat! Kalau Tuhan memang menaruh Saudara menjadi ‘Jenderal’ biarlah itu terjadi karena nomor satu Saudara menyembah Dia. Jangan dibalik! Saya melihat banyak anak muda dan pengusaha-pengusaha muda yang dipenuhi serta dibekali dengan berbagai pengetahuan, itu memang bagus. Tetapi yang tidak bagus; banyak dari mereka yang kehilangan arah dalam tujuan hidup ini. Mereka pikir karena masih muda, mereka harus berkarya ini dan itu. Tetapi mereka lupa, mereka hidup itu untuk apa? Padahal hidup itu untuk menyembah Tuhan! Kalau Saudara masuk tahun 2013 dan menyadari akan hal ini, maka Efesus 3:20 akan menjadi milik Saudara. Amin!

Khotbah Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Minggu – 6 Januari 2013 di Senayan.

Khotbah selengkapnya dapat Anda dengar di kaset khotbah yang tersedia di counter kaset.

http://www.hmministry.com/cp/index.php?page=pm