Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Selasa, 24 Juli 2018

KEBANGUNAN ROHANI PRIBADI - Pdt. Philip Mantofa


Biarlah Firman hari ini menjadi jawaban bagi pergumulan anda.

Kalau anda tidak bisa menang atas pergumulan pribadimu, bagaimana bisa memenangkan jiwa...

Yesaya 54:1-2, Perjanjian Damai dengan Sion
"Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN. Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!"

Hari-hari ini banyak orang stress, karena keluarga, ekonomi, penyakit, dsbnya, banyak alasan untuk egois dan mementingkan diri sendiri. Masalah sendiri saja belum selesai koq memikirkan orang lain.

Untuk itu anak Tuhan harus punya jawaban, agar bisa menjadi jawaban bagi orang lain.

Yesaya 54 Ayat 1. "Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN.

Mandul bisa berbicara tidak pernah menghasilkan buah, dalam usaha, sudah bersusah payah tapi hasil hanya angin. 

Kalau kita seolah kehilangan visi hidup kita, pegang passion (apa yang menjadi gairahmu dalam Tuhan), bersyukur, pegang erat apa yang membuat hatimu masih bergairah di masa lalu, hitung berkatmu satu per satu, dan itu akan membantu mu kembali kepada tujuan Ilahi.

Bersyukur bisa mempertahankan seseorang tetap dalam rencana dan jalan Allah, contoh orang yang kehilangan puluhan M, bersyukur karena anda masih punya kehidupan. 

Ada 3 alasan untuk tetap bergembira dan bersorak sorak, memekiklah meski dalam pergumulan : 

1. Karena namamu tertulis di Kitab Kehidupan. Berterimakasihlah karena Tuhan telah menerimamu sebagai anak. 

Skenario terburuk kehidupan, kalau anda meninggal tetap dalam Tuhan, ada Surga disediakan Tuhan, kalau anda kehilangan rumah, harus kontrak lagi, tapi bersyukurlah karena kita punya Istana di Surga. 

Baju di badan kita itu bonus, kesehatan itu bonus, meskipun kita jatuh sebagaimana pun, kita tetap punya alasan untuk bersyukur. Maka orang Kristen tidak punya alasan untuk bunuh diri. 

2. Bersyukur atas apa yang masih ada padamu, 5 roti 2 ikan, hatimu melekat tetap pada Tuhan.

Selalu kelola apa yang ada padamu untuk memperoleh apa yang belum ada padamu.

Jangan hilangkan lenyapkan apa yang ada padamu (buang apa yang harus dikelola) untuk mengejar angan-angan. Tapi kejarlah apa yang belum anda peroleh dari apa yang ada padamu dikelola dengan baik.

3. Bergembiralah karena janji-janji Allah belum selesai dalam hidupmu

Terima janji Allah dengan gembira, dengan GR dulu, antusias, menginginkan dengan kerinduan. Meski itu bukan untuk anda, tapi kalau anda antusias Tuhan bisa pindahkan talenta itu kepadamu, karena banyak orang yang Tuhan kasih talenta malah tidak antusias dan disembunyikan.

Jangan menabur dimana duri tumbuh. Yang lalu ya lalu. Evaluasi diri. Jangan lihat ke belakang lagi. Jangan sia-siakan hidupmu. Jangan sia-siakan penderitaanmu, baik karena kesalahanmu atau disalahkan, anda harus menuai banyak dari penderitaanmu, hasil yang baik, yang menjadi pelajaran berharga untuk ke depan maju.

Kupastikan penderitaanku tidak sia-sia, kulakukan yang terbaik, dengan teknik terbaik, untuk berbuah menghasilkan hasil yang terbaik. Pastikan otot-otot rohanimu kena. 

Saat difitnah, masuk hadirat Tuhan, pakai ini untuk memperbesar kapasitas hati kita, kalau saya fitnah balik saya sama seperti mereka, tidak mau, ini saat untuk mengampuni, untuk kemudian hari bisa lebih mudah mengampuni. Sudah sakit difitnah saya tidak mau tidak dapat apa-apa, ini kesempatan, ini waktunya untuk memperbesar kapasitas hati, saya sudah bayar mahal, saya harus dapat barang rohani yang mahal. Bisa mengampuni, bisa bangkit, fitnah menjadi motivator.

Pastikan anda tetap berbuah dalam setiap musim hidupmu. Termasuk saat menderita. 

Air mataku untuk orang lain, untuk bangsa ini, saya sulit untuk nangis bagi dirimu sendiri, saya kuat karena Tuhan, iman kita harus batu karang yang teguh, double strength, bukan lemah gemulai mengasihani diri sendiri.

Yesaya 54 Ayat 2. Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu!

Teruslah ketok pintu kesempatan.

Terus upgrade skill (tingkatkan keahlian) anda dalam segala sesuatu yang anda lakukan dan kerjakan.

Saya ketuk pintu kesempatan, suatu saat pasti akan Tuhan bukakan. 

Saya tidak akan izinkan orang atau kejadian mengambil mimpi Tuhan dalam hidup saya.

Orang yang trauma terlalu hati-hati dalam hal yang ia takuti, tetapi terlalu loss (kurang penjagaan) dalam hal yang seharusnya ia jaga.

Jangan jera atau terlalu hati-hati akan hal yang masa lalu, sehingga menjadi tidak berani untuk masa depan.

Saya tidak akan mudah keluar kata tidak bisa, saya tidak memadamkan atau mematikan mimpi orang. 

Buah bibir atau pembicaraan kita selalu menarik orang yang sama dengan kita. Contoh: gosipper punya komunitas orang yang suka gosip juga. Contoh lain: saat kita ceritakan mimpi kita dengan bijaksana dan dengan kepekaan dari Tuhan, maka orang-orang yang serupa yang memiliki mimpi yang sejalan akan datang tertarik seperti magnet.

Jadilah tepat dulu, maka akan datang orang-orang yang tepat, yang akan membangun anda.

Selesaikan kepahitan di kamar, mati disitu, dan keluar dengan manis, menarik orang-orang manis datang kepadamu.

Panjangkan, pancangkan, lapangkan, bentangkan.
= pertanyaannya, apa yang anda panjangkan? Meteran hanya mengikutinya. 

Apa yang kau tabur, kau tuai.
Siapa suka menggemakan bibirnya akan memakan buahnya. Hati-hati dengan bibirmu.

Yesaya 54 Ayat 3. "Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi."

Engkau akan mengembang ke kanan ke kiri. Yang dikembangkan Tuhan bukan kemahnya, bisnismu, Cool mu, tapi engkau yang mengembang. Dan apa yang dipegang oleh orang yang mengembang pasti akan berkembang.

Bukan masalah sumber daya alam yang buat suatu negara maju, tapi people, orang-orangnya yang mengembangkan dan memanfaatkan sumber daya tersebut.

Tuhan akan promosikan kita saat Tuhan lihat kita sedang memaksimalkan diri kita dengan apa yang kita sudah miliki, dan mengembangkan diri naik ke level berikutnya.

Tuhan mempersiapkan anda untuk berkat yang sudah ada. Tuhan menyediakan tanah Kanaan, dari dulu sudah ada, tapi Tuhan mempersiapkan bangsa Israel di padang gurun.

Bukan Tuhan tidak bisa meninggikan seseorang, tapi banyak orang yang takut ketinggian, atau baru tinggi sedikit sudah sombong. Tidak punya kapasitas sama sekali.

Banyak orang Kristen yang tidak punya visi sebagai pekerja Tuhan, tidak siap, pekerjanya tidak bisa. Bukan tuaian yang tidak ada, tapi pekerja sedikit. 

Banyak orang Kristen yang hanya menunggu apa yang Tuhan bisa kasih bagi hidupnya. 

Mengembang ke kanan ke kiri, anak-anak Tuhan harus serba bisa, pintar, bangun kapasitas, be excellent, bangun hidupmu, bangun negeri ini. 

Waktu saya sama 24 jam dengan semua orang, maka saya perlu bekerja dengan orang-orang yang excellent, yang punya kapasitas, bekerja secara efektif, excellent, gunakan teknologi, meeting dengan kepala-kepala dari berbagai kota dengan video call, menulis lagu, mengedit buku, menyediakan waktu dengan 3 anak, menulis diari jurnal apa yang saya turunkan ajarkan kepada anak saya, dan tetap TIDUR TEPAT WAKTU. 

Challenge yourself. Only you can challage yourself.

Bukan untuk sombong, tapi untuk memotivasi saya bisa, anda bisa.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 22 Juli 2018
GBI Tampak Siring - Jakarta

Lagu:
Kumenyembah dalam kudus hadiratMu
# Ku yakin Kau hadir disini

Kumenyembah dalam kudus hadiratMuHampiri tahta kasih karuniaMu BapaKekuatanku hanya dalam HadiratMuYesusku hanya Kaulah segalanya
Kuyakin Kau hadir disiniKurasakan Kuasa yang tak terbatasKuyakin Kau nyata di siniKemenangan (Kesembuhan, Kelepasan) terjadi di sini
Kumenyembah dalam kudus hadiratMuHampiri tahta kasih karuniaMu BapaKekuatanku hanya dalam HadiratMuYesusku hanya Kaulah segalanya
Kuyakin Kau hadir disiniKurasakan Kuasa yang tak terbatasKuyakin Kau nyata di siniKemenangan (Kesembuhan, Kelepasan) terjadi di sini
Segnap Jiwaku memujiMuSungguh besar Kau YesuskuSegnap Hatiku menyembahMuKau Besar Kau BesarKau Besar Kau Besar
Segnap Jiwaku memujiMuSungguh besar Kau YesuskuSegnap Hatiku menyembahMuKau Besar Kau BesarKau Besar Kau Besar
Kuyakin Kau hadir disiniKurasakan Kuasa yang tak terbatasKuyakin Kau nyata di siniKemenangan (Kesembuhan, Kelepasan) terjadi di sini

Jumat, 30 Maret 2018

Khotbah Jumat Agung 2018 - PDT. Ishak Mulyana

Yohanes 19:28-30
"Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Aku haus!" Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan ke dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: :"Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya."

Matius 27:34
"Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya."

Anggur asam yang dicampur dengan empedu dan rempah-rempah adalah obat untuk orang yang menderita sakit sekali, seperti obat bius untuk menahan rasa sakit.

Sudah selesai, sudah semua dipikul Tuhan:
* kutuk
* kelemahan
* sakit penyakit
* kemiskinan

1 Petrus 2:24
"Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh."


Tuhan Yesus Berinisiatif Mengampuni dan Menyelamatkan Manusia

Matius 5:23-25
"Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara."

Sebelum datang kepada Tuhan, Tuhan mau kita membereskan apabila masih ada ganjalan di hati kita terhadap seseorang, bahkan apabila kita ingat kalau orang lain masih ada ganjalan kepada kita, kita yang harus terlebih dahulu berdamai dengannya.

Keadilan dunia mengharuskan yang bersalah untuk datang duluan meminta maaf, tapi Alkitab mengajarkan yang lain. Anak Tuhan diminta berinisiatif untuk berdamai duluan, karena kita mengashi orang yang bersalah itu agar ia jangan tidak selamat. 

Seperti Tuhan Yesus yang datang duluan ke dunia. Berinisiatif untuk menyelamatkan manusia.


Tuhan Yesus Mengasihi Kita Bahkan Sejak Kita Masih Berdosa

Tuhan menyayangi kita meskipun kita banyak salah. 

Markus 2:17
"Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."


Tuhan Yesus Merindukan Ketaatan Kita

Keselamatan Tuhan berikan sebagai anugerah pada waktu kita pertama kali bertobat dan lahir baru, tapi perubahan karakter membutuhkan proses.

Untuk menjadi kudus dan tak bercacat cela perlu proses. 

2 Petrus 3:11,
"Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup"
 
Bagaimana caranya hidup suci dan saleh? Meskipun kita masih sering salah, tapi yang diperhatikan Tuhan apakah kita mau nurut ngga, dalam nurut itu selangkah demi selangkah kita makin saleh dan suci, bersungguh-sungguh dengan Tuhan.


Menguji Diri Sebelum Mengambil Sakramen Perjamuan Kudus

1 Korintus 11:26-32
"Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti dan minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal. Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita. Tetapi kalau kita menerima hukuman dari Tuhan, kita dididik, supaya kita tidak akan dihukum bersama-sama dengan dunia."

Persiapkan diri dulu, uji diri, ampuni orang yang bersalah, maka kita akan alami sesuatu yang luar biasa. Kalau kita menguji diri kita maka hukuman tidak akan menimpa kita.

Waktu kita makan perjamuan, kita harus punya keyakinan ini bukan roti dan anggur biasa, tapi kita imani bahwa ini adalah tubuh dan darah Tuhan sendiri.

Sudah selesai, semua penyakit, kutuk dosa sudah selesai.

Waktu perjamuan kudus, kita sedang menikmati persekutuan dengan Tuhan. Untuk mempersatukan kita dengan Tuhan, dalam pikiran dan kehendak-Nya.


Tetap Setia dan Rajinlah Beribadah

Ibrani 10:25
"Janganlah menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, marilah kita semakin giat melakukannya menjelang hari kedatangan Tuhan yang mendekat."

Tidak cukup hanya beribadah 1 minggu sekali setiap hari Minggu. Ikutilah pertemuan-pertemuan Ibadah yang diadakan. Semakin memperkuat barisan dan mendekatkan diri kepada Tuhan menjelang kedatangan Tuhan agar semuanya diangkat.

Ibrani 10:26-27
"Sebab jika kita SENGAJA berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua orang durhaka."


Ada Bagian Tuhan, Ada Bagian Kita

Waktu awal seseorang bertobat, seringkali doa minta apa saja, langsung dijawab Tuhan, nangis sedikit langsung Tuhan tolong, seperti bayi yang baru lahir. Tapi seiring pertumbuhan rohani, dari bayi kita terus bertumbuh menjadi anak, hingga dewasa. Setelah mulai dewasa, ada hal-hal yang harus kita pelajari, tidak serba disediakan seperti bayi lagi. 

Ada bagian Tuhan, mujizat pertama gratis. Setelah diselamatkan, belajar kebenaran Firman Tuhan, maka tahu kebenaran.

Mujizat berikutnya, perlu bayar harga dengan ketaatan kita, perlu korban. 

Kalau ada Firman menegur, sadari bahwa "itu buat saya Tuhan, benar, ampuni saya." Jangan berpikir kita disindir, tapi kita dikasihi dengan ditegur.


Bagian Kita Adalah Taat

Kita harus meresponi, belajar, hidup dalam ketaatan. 

Saat kita makin melangkah taat, ada yang baru dibuka sama Tuhan, melangkah taat lagi, dibukakan lagi oleh Tuhan.


Hiduplah Untuk Kebenaran dan Ikuti Jejak Tuhan

1 Petrus 2:21-24
"Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh."


Mari Saling Melayani

Kita diampuni dan diselamatkan saja hanya karena kasih karunia Allah, maka bila kita bisa memberi itupun hanya karena kasih karunia Allah.

Ada bagian kita, ada bagian Tuhan.

Bagian kita =
Taat saja
Belajar
Terus belajar
Bangkit

Selama masih ada waktu, mari lakukan.
Selama masih bisa bernyanyi, melayani, berlutut, mari lakukan.
Selagi masih kuat, mari melakukan bersama dengan sepakat.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Jumat, 30 Maret 2018
GBI Sumedang

Sabtu, 03 Maret 2018

Kuat dan Teguh Dalam Pengharapan - Ibu Debora



Nas Alkitab : Yosua 1:1-9
Perintah Tuhan Kepada Yosua Merebut Tanah Kanaan

Perintah untuk memimpin :
Ulangan 31:6
Pidato Pengangkatan Yosua

Tuhan ketika menyuruh seseorang, pasti orang itu diperlengkapi.

Perintah untuk memimpin ini juga berlaku bagi kita. Setiap orang memiliki pengaruh. Sebelum memimpin orang lain, pimpinlah dirimu sendiri. Kita hidup saling mempengaruhi. Setiap kita bertanggung jawab atas hidup dan pengaruh apa yang kita bawa.

Merupakan peristiwa istimewa pembukaan Kitab Yosua, karena :
1. Satu generasi sudah mati di padang gurun
2. Sebagai mata-mata pernah menginjak tanah Kanaan - 40 tahun sebelumnya.

Yosua & 11 pengintai = 2 vs 10

3. Memorial moment yang mendebarkan, karena :
- Jangan sampai ada penundaan lagi
- Jangan sampai ada pemusnahan kembali, inilah saat Kanaan menjadi milik generasi penerus.

Start perjalanan pertama - 3 hari 
Menyeberang Sungai Yordan (ayat 10-11)

* Cukupkah pengalaman masa lalu menyeberang Laut Teberau (Kolsom) bersama Musa?

Laut sama Sungai kan beda, Laut jelas lebih besar. Sungai Yordan adalah sungai terendah di antara sunga-sungai yang lain, sehingga air dari sungai lain mengalir (bermuara) ke Sungai Yordan, deras dan kotor airnya.

* Beda pemimpin - beda cara yang digunakan

Beda juga cara Tuhan untuk menyelamatkan.

* More and more.  Pengalaman iman yang sudah dilalui akan menantang kita mengalami yang lebih lagi

Pelajarannya adalah setiap pengalaman iman itu berharga, tidak cukup berhenti pada pengalaman kemarin, berkat kemarin.

Tantangan besar vs Iman Besar

Siapakah "mereka" yang ditulis dalam Pidato Musa?

Ulangan 31:6, ..."Jangan gemetar karena mereka..." -- 31 Raja yang harus dikalahkan

Tuhan pun berpesan kepada kita :

* Kanaan = impian, cita-cita yang Tuhan janjikan, yang belum direbut / belum menjadi hak kita

Ilustrasi orang yang naik kapal pesiar berbekal susu dan keju, tidak menikmati semua makanan di kapal pesiar yang sudah tersedia dan sudah ia bayar. 
Ini konyol. Ia harus menikmati Kanaannya, bukan hanya melihat dan membiarkan hanya orang lain yang menikmati.

Tiga perintah menjadi kuat dan teguh :

1. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh

Ayat 6, 7, 9 = apa artinya dengan sungguh-sungguh?

- kuat, dan berani melangkah, tidak sekedar wacana

- artinya menjalani hidup yang bukan main (luar biasa)
- sebagai pelaku sejarah kehidupan makan hidup kita tidak akan : main-main, cuma ikut main, atau dipermainkan (korban permainan)

Hidup kita tidak bisa semau sendiri, suka-suka gua, hidup kita berpengaruh satu dengan yang lain.

Kuatkan dan teguhkan hatimu, diulang 4x, artinya :
* Sebuah hati perlu diarahkan dan dikerahkan kepada Tuhan dengan sepenuh hati, karena ada keyakinan yang mutlak
* Jika tidak sungguh-sungguh, akan tawar hati

2. Bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hambaKu Musa. Janganlah lupa memperkatakan  dan merenungkan Firman Tuhan siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati.

Baca dengan berbicara lebih membuat roh kita menyala. Belajar memperkatakan Firman. 

3. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri: supaya engkau beruntung kemanapun engkau pergi.

Tiga pelajaran berharga :

1. Itu pasti, kalau Tuhan sudah berjanji, pasti Tuhan memperlengkapi, tidak akan dibiarkan sendiri, dijamin akan disertai Tuhan

Ayat 9, Tuhan Allahmu menyertai engkau kemanapun engkau pergi

- Allah Omni Present, Aku Selalu Hadir
- Tuhan mau dan mampu hadir menyertai kita secara pribadi / berjemaat
- Selama kita percaya sungguh-sungguh 100% maka tak sedetikpun mata Tuhan berpaling dari kita. Karena penyerahan hidup kepada Tuhan adalah dengan percaya dan bertindak benar.

2. Jaminan penyertaan kuasa Tuhan menyertai kita

- Sadari Roh Kudus sudah diinvestasikan dalam hidup kita, jaminan kuasa Tuhan menyertai kita
- Kuasa-Nya mampu menerobos segala yang tidak mungkin menjadi mungkin

Setiap kita diperlengkapi Roh Kudus untuk berani menyatakan kuasa-Nya. Jangan tidak diberdayakan.

Sadari ada kuasa dalam hidupku, perkatakan. Kita berani karena ada Tuhan yang memperlengkapi kita.

3. Jaminan Tuhan memberikan Berkat-Nya kepada kita

Kuasa Roh Kudus mampu menerobos segala situasi dan kondisi.

- Tanah yang diinjak akan menjadi milik kita, meskipun baru.
- Sadari dan nikmati hal-hal yang terhilang dan harus kita rebut kembali sebagai generasi penerus.

Tuhan Engkaulah sandaranku. Kirimkan orang-orang yang diutus Tuhan menolong kita.

Be Strong and Courages
* Percaya dengan segenap hati dengan memperkatakan Firman Tuhan siang dan malam. Karena tanpa memperkatakan kita tidak bisa segenap hati 
* Jadilah berani hidup, jangan berani mati

Lagu:
Bukan dengan kekuatanku
Ku dapat jalani hidupku
Tanpa TUHAN yang di sampingku
Ku tak mampu sendiri

Engkau lah kuatku
Yang menopangku

Kupandang Wajah-MU dan berseru
Pertolonganku datang dari-MU
Peganglah tanganku jangan lepaskan
Kaulah harapan dalam hidupku

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 25 Februari 2018
GBI Sumedang

Sabtu, 06 Januari 2018

API TUHAN DI DALAM ORANG PILIHAN TUHAN - Pdt. Timotius Sudjono


Pdt. Timotius Sudjono

GOD'S FIRE INSIDE GOD'S CHOSEN ONE
(API TUHAN DI DALAM ORANG PILIHAN TUHAN)

Imamat 6:12-13
"Api yang di atas mezbah itu harus dijaga supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam. Tiap-tiap pagi imam harus menaruh kayu di atas mezbah, mengatur korban bakaran di atasnya dan membakar segala lemak korban keselamatan di sana. Harus dijaga supaya api tetap menyala di ats mezbah, jangan dibiarkan padam."

Karena sangat penting :
* jangan dibiarkan padam
* janganlah dibiarkan padam
Api di atas mezbah, harus dijaga (perlu daya upaya), harus menaruh kayu di atas mezbah (ada bahan bakarnya)

Untuk kita ayat ini tertuju.

Tuhan taruh Roh-Nya di dalam kita

Api menyala perlu 2 faktor:
1. Udara / oksigen
2. Bahan bakar
Bila dihilangkan salah satu maka pasti padam

1 Korintus 6:19
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?"

Kalau tidak ada Api Tuhan, tidak ada gairah, tidak ada kuasa. 
Yang membedakan kita dengan orang di luar Tuhan adalah Api Tuhan, Anugerah Tuhan dalam kita.

When? Kapan?

Pagi ini kita bisa beribadah, inipun Anugerah Tuhan yang luar biasa.

Mazmur 5:4
"TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu"

Kapan waktu terbaik sepanjang hari? = Pagi hari
Waktu untuk menyembah Tuhan dan membawa persembahan pujian bagi Tuhan.

Tugas siapa dan bagaimana caranya?

Imam harus:
1. Menaruh kayu di atas mezbah
2. Mengatur korban bakaran di atasnya
3. Membakar segala lemak korban keselamatan di sana.

Harus dijaga oleh Imam setiap pagi, dengan berkorban.

Siapakah imam?

1 Petrus 2:9a,
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri"

Jadi, kita semua adalah imam yang rajani

Roma 12:1
"Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati."

Tugas dan tanggung jawab imam:
Mempersembahkan korban dan membawa umat mendekat kepada Tuhan

Matius 24:40-42
"Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang."

Tanggung jawab setiap orang untuk mendekat kepada Tuhan (masing-masing, tidak bisa gandengan atau dibawa suami / istri)

1 Korintus 15:58
"Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia."

1 Tesalonika 5:19
janganlah padamkan Roh

Mau ngga kita sungguh-sungguh, bayar harga sama Tuhan? Tanggung jawab masing-masing. Tuhan sudah sediakan sumber dayanya.

Tuhan sudah tanamkan fitur-fitur yang luar biasa di kita, tinggal keputusannya di kita, kita mau pakai ngga? Kita manfaatkan ngga? Seperti sebuah ponsel pintar yang sudah ditanamkan berbagai fitur (gps, internet, video call, dll)

Ferdinand Foch:
"The most powerful force on earth is the human soul on fire"

Roma 12:11
"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan."

Setia pada perkara kecil, karena Tuhan sudah tetapkan perkara-perkara besar dalam kita.

Urutan:
1. Melayani Tuhan
2. Melayani keluarga
3. Melayani pekerjaan (yang Tuhan percayakan / studi)
4. Melayani pekerjaan Tuhan

Kesimpulan :

Sadari bahwa :
KITA ADALAH BAIT TUHAN
KITA ADALAH IMAM

Tiap-tiap pagi tugas kita adalah
MEMPERSEMBAHKAN KORBAN BAGI TUHAN

Jangan sampai Roh Tuhan di dalam kita jadi padam

Jangan memadamkan roh. 

Tetap menyala selama-lamanya. Keep on fire.

Tuhan Yesus Memberkati.

Wanita yang Hebat


Amsal 29:18
"Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang bepegang pada hukum."

Berpegang pada hukum (pada pimpinan pemimpin)

Di dalam rumah tangga, pemimpin Istri adalah Suami. 

Suami kita akan jadi orang besar, orang kecil atau orang kecil tergantung dari sejauh mana Istrinya menopang.

Kejadian 2:18, 21-23
* Wanita, Penolong yang sepadan dengan dia (Suami)
* Wanita dibuat dari tulang, kuat
* Wanita Pendoa Syafaat untuk Suaminya

2 Raja-Raja 4:1-7
* di dalam kesulitan, janda ini mencari Tuhan, melalui Elisa (di dalam Tuhan pasti ada jalan) 
* ia tidak tergantung penuh pada Suaminya, ada yang lebih dari Suaminya dalam hidupnya, yaitu Tuhan, pengharapannya.

Perhatikan perkataan Istri, agar tidak mengutuki atau berkata negatif terhadap Suami.

Memaafkan Suami. Jangan biarkan ada sakit hati terus menerus sehingga apa yang selama ini telah didoakan menjadi sia-sia.

Istri-istri miliki KEHIDUPAN DOA YANG KUAT DENGAN TUHAN, terus berdoa tanpa bosan. Tuhan menguji kesetiaan kita dalam berdoa.

Banyak orang yang tidak bisa maju karena trauma masa lalu terus membayangi kehidupannya. Tuhan sudah ngomong tapi ia terus tidak berani melangkah.

Maleakhi 3:17-18
"Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seorang yang menyayangi anaknya yang melayani dia. Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya."

Doa sama Tuhan dengan rinduuuuu sekali, sampai benar-benar dapatin Tuhan, ga akan melepaskan Tuhan, jangan cepat-cepat amin berdoanya. Kembangkan kerinduan dengan Tuhan itu terusss... 

Belajar mandiri, bergantung sepenuhnya pada Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah WBI