Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Sabtu, 25 Juni 2016

Khotbah Penggembalaan : Pesan Tuhan Bagi Kita - Pdt. David Tjakra Wisaksana

Pastor's Message

Lagu:
Curahkanlah KuasaMu TUHAN
Mujizat Terjadi di tempat ini
Curahkanlah KuasaMu TUHAn
Mujizast Terjadi sekarang ini

Shallom, Saudara-Saudara yang dikasihi TUHAN

Pesan terakhir Tuhan sebelum naik ke Surga, Kisah Para Rasul 1:8, 
"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Siapa murid-muridNya angkat tangan? Berarti pesan ini untuk kita semua.

Yerusalem (keluarga), Yudea (orang-orang seiman), Samaria (orang-orang bukan seiman) dan sampai ke ujung bumi.

Mereka murid-murid bertekun, bersama-sama dalam Doa dan Pujian, Pondok Daud, Menara Doa, keintiman dengan Tuhan, DNA gereja ini.

10 hari kemudian murid-murid dipenuhi Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus yang luar biasa, = pentakosta pertama.

Lalu 1000 tahun menurun, masa kegelapan, dan terjadi pentakosta kedua di Assusa street. 

Sekarang kita memasuki Pentakosta ketiga.

1. Ketiga generasi dipakai Tuhan luar biasa
2. Mujizat terjadi luar biasa
3. Goncangan juga bertambah

Roh Kudus dicurahkan dalam porsi ganda, tuaian terbesar, terakhir, sebelum Tuhan Yesus datang kali kedua.

Kita harus dipenuhi Roh Kudus, ini kuncinya.

1. 3000 orang bertobat dan dibaptis
2. Ada sign and wonder, tanda-tanda dan mujizat
3. Cara beribadah berubah, ada unity, memecah roti bersama dan memuji menyembah Tuhan dalam sukacita
4. Ada aniaya
5. Mereka mengerti paradigma baru dalam pelayanan

Yang terjadi:
1. Mereka berdoa memuji menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam
2. Yudas diganti Matias, Yudas orang yang Cinta Tuhan, dibersihkan oleh Tuhan

---

Pdt. David Tjakra Wisaksana

Happy 26th Anniversary 
3 hal yang harus kita syukuri kepada Tuhan :

1. Kuasa Pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib sehingga kita boleh diselamatkan, terlepas, dimerdekakan, disembuhkan

2. Kita ada di dalam penggembalaan Tuhan (Tubuh Kristus - Gereja)

Yehezkiel 34:15
"Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan ALLAH"

Mazmur 23:2-3 (baca)

- Tuhan sendiri akan menggembalakan domba-domba-Nya
- Restoration (Pemulihan)

Yehezkiel 34:13-14, dulunya mungkin kita mengalami hal-hal yang sulit, Tuhan memulihkan. 

* Pemulihan kesehatan
* kehidupan lama kita diubahkan, mati secara rohani dibangkitkan kembali, hidup kembali, ada kemenangan yang membuat bersukacita dan bersorak-sorai, 
* God the provider, pemulihan dalam keuangan (financial support, supplier) jangan mengandalkan manusia, yakin Allah yang menggembalakan, mencukupkan, bagian kita senangkan Dia. Mazmur 23:5-6

Kalau anda melihat begitu luar biasanya pemeliharaan Allah, maka ketika ada masalah, jangan langsung mundur, JANGAN CARI MANUSIA, TAPI CARI ALLAHMU YANG HIDUP. Berharap pada manusia mengecewakan dan masalahmu dapat saja tersiar kemana-mana.

Saat ada masalah, TIARAP, BERLUTUT, BERSERU KEPADA TUHAN, MAKA PADA WAKTU ITU KAMU AKAN MELIHAT JAWABAN TUHAN YANG PASTI DAN TIDAK AKAN MEMBUATMU KECEWA.

TUHAN SANGGUP, TUHAN SANGGUP.

Lagu:
Dia Sanggup, Yesus Sanggup
Melakukan Perkara yang Besar
Dia Sanggup, Yesus Sanggup
Memulihkan yang terluka, menyembuhkan yang menderita
Dia Sanggup memulihkan hidupmu

Tidak ada yang mustahil bagi yang BERSANDAR PADA TUHAN.

Spiritual blessings as a sign of relationship with God (Berkat rohani tanda keintiman seorang dengan Tuhan).

Anda akan terheran-heran dengan Tuhan.

Yehezkiel 34:23

Senangkan Tuhan.........
Kalau engkau senangkan Tuhan, maka engkau pasti juga akan senangkan manusia.

Pondok Daud berbicara keintiman dengan Tuhan.

--------------------------------------------------------------------------------------
Ada masalah jangan mengeluh, puji sembah Doa, masuk menara Doa, masalahmu selesai. Amin. Alami.
= saya sudah bicara, kalau saudara tidak lakukan, saya tidak bisa apapun.
--------------------------------------------------------------------------------------

Lagu:
Bawaku lebih dekat, lebih dekat
Dalam pelukan kasihMu
Tiada yang dapat memisahkan daku dari kasih-Mu

MASUK LEBIH DEKAT LAGI, 
Jangan semakin mundur, kecewa,
MASUK LEBIH DEKAT
Disana saudara akan mengalami kesejukan, masalahmu selesai
TUHAN TIDAK AKAN MENGECEWAKANMU,
LAMBAN TAPI PASTI
Jangan cari manusia

3. Kita harus mensyukuri karena kita boleh dilibatkan dalam kegerakan Allah di akhir zaman ini.

= MENJADI TUBUH KRISTUS YANG BERFUNGSI

Seperti tubuh kita, dari ujung kaki hingga rambut berfungsi. Jangan jadi jemaat yang biasa-biasa saja.

Berakar, Bertumbuh, dan Harus Berbuah.
Kalau akar baik, pertumbuhan sehat, tapi tidak berbuah, ini juga masalah.

Sudah 26 tahun perjalanan kita di Gereja ini, bukan waktunya hanya diam, kalau tidak bisa buat apa-apa, minimal Doa, dana saudara bisa jadi berkat, minimal saudara bisa bersaksi.

Yehezkiel 34:26
Menjadi berkat. Menjadi Berkat. Mereka semua, bukan sebagian, semua akan berfungsi menjadi berkat.

Tuhan minta hatimu yang dipersembahkan untuk Tuhan.

Mereka yang melayani bukan orang yang santai, mereka sibuk tapi mereka mau memberikan hati mereka untuk Tuhan, untuk menjadi berkat.

Semakin pasif semakin engkau kecewa, semakin menghakimi. 

Ini goal yang harus dicapai, KEMULIAAN BAGI NAMA TUHAN.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 12 Juni 2016
GBI Baranangsiang

Sabtu, 11 Juni 2016

BUKANLAH SEKEDAR PENGAKUAN - Pdt. Ruby Dirgantara


Sabtu, 04 Juni 2016

The Power of Worship - Pdt. Hanny Andries

Roh Kudus diberikan kepada kita dengan tujuan, pertama breakthrough. Ketika Roh Kudus diberikan padamu, maka engkau akan menerima kuasa, bila kita menerima Roh Kudus dan memberdayakan Dia maka kita akan mengalami perubahan. Bagaimana Roh Kudus dapat memberikan kekuatan bagi kita? Roh Kudus membuat kita semakin intim dengan Tuhan. Seiring dengan banyaknya masalah dalam hidup kita, kadang membuat kita susah untuk menyembah (worship) Tuhan, kita menjadi hambar dengan penyembahan, walaupun kita tahu bahwa kita harus memuji dan menyembah Tuhan, tapi ada sesuatu yang membuat kita tidak dapat sepenuh hati menyembah Tuhan, seolah-olah kita berpura-pura memuji Tuhan, di sisi itu iblis mulai mengintimidasi kita dengan kata-kata apabila kita tidak  niat ke gereja, untuk apa ke Gereja. Ada banyak yang mengalami hal itu, bangsa Israel juga mengalami hal tersebut, disini kita akan tahu bagaimana cara menghadapi masalah itu. 

Dalam Mazmur 137:1-9 mencatat bahwa orang Israel mereka sedang meratap karena Sion, mereka menggantungkan kecapinya di pohon, mereka tidak bisa menyanyikan lagu Tuhan karena merasa berada di negeri asing. Negeri asing berbicara tentang keadaan dimana  kita belum pernah menghadapi sebelumnya, negeri asing dimana kita berada di posisi sulit untuk memuji Tuhan.

Ada 4 ciri kita berada di negeri asing :

1. Ayat 1-3, Mereka menggantungkan kecapi, kecapi adalah instrument yang tidak bisa terlepas dari orang Yahudi sebagai alat untuk memuji Tuhan, ketika menggantungkan kecapi maka mereka mengambil keputusan untuk pensiun memuji Tuhan, mereka meratap dan bersedih, mereka merasa Sion adalah puncak sukacita mereka, padahal puncak sukacita kita seharusnya adalah Tuhan, tetapi ketika kita menghadapi masalah seringkali kita lupa akan hal itu. Bernyanyi bukan satu-satunya bentuk pujian kepada Tuhan, ada saatnya kita tidak bisa mengangkat tangan dan bersorak ketika ada sesuatu yang menghimpit kita, tetapi kita bisa menangis dan meratap di hadapan Tuhan. Tanpa kita sadari ketika kita dalam kondisi ini, kita masih memetik kecapi, tetapi kita tidak menjatuhkan air mata di hadapan Tuhan. Air mata bisa menjadi expresi penyembahan kita yang dalam kepada Tuhan, air mata itu dalam sifat hati menyembah, bukan karena sedih, tetapi karena kita sedang menyatakan isi hati kita kepada Tuhan.

Kisah tentang Hana yang disebut mandul dan diselingkuhi oleh suaminya, ia menangis di ruang ibadah karena hancur hatinya dan Tuhan mendengar curahan hatinya, dan Tuhan memberikan Hana anak. 

Kisah tentang Daud yang berdosa karena telah mengambil Batsyeba menjadi istrinyaa dan membunuh suami Batsyeba, ketika Daud ditegur oleh Nabi Natan, dia mengakuinya dan meminta ampun kepada Tuhan. Mazmur 51 adalah aytau pengadukan dosa Daud.

2, Ayat 4 : Orang Bebal menyuruh mereka memuji Tuhan, memuji Tuhan bukan sekedar disuruh oleh orang, tetapi dituntun oleh Roh. Pemimpin pujian dapat membuat anda ikut bernyanyi, tetapi pujilah Tuhan karena hati. Allah senang kepada orang yang tidak perlu dipaksa, tetapi yang datang kepada Tuhan dengan hati.

3. Memuji Tuhan bukan soal tempat, tetapi soal hadirat Tuhan, bangsa Israel tidak dapat memuji Tuhan karena mereka merasa bahwa bait Tuhan hanya di Israel. Memuji Tuhan bukan soal tempatl tetapi setiap saat biarlah hidup kita merupakan pujian kepada Tuhan, lewat perkataan, perbuatan hidup kita. Kita harus sadar bahwa Roh Kudus ada di dalam kita sehingga di dalam masalah apapun juga kita tetap memuji Tuhan dan Roh Kudus yang ada di dalam kita akan membuat kita menerobos semua masalah kita.

Ketika Daud berinisiatif membuat Bait Allah, Allah lebih senang berada di Tabernakel, yaitu di dalam tenda-tenda kemanapun umat Israel pergi, mereka merasa dekat dengan Allah, ketika Bait Allah di bangun di Yerusalem, maka orang Israel merasa bahwa Allah ada di Yerusalem, maka ketika mereka berada jauh dari Yerusalem mereka merasa ditinggal oleh Allah. 

4. Ayat 7-9 Mereka mengalami kepahitan
Kekerasan yang mereka hadapi dari putri-putri Babel membuat mereka kepahitan, sehingga mereka tidak bisa memuji Tuhan, dan mengubah ucapan syukur mereka menjadi kata-kata kutuk. Sekalipun Roh Kudus ada di dalam kita, oleh karena hal ini kita tidak akan dapat merasakan kasih Allah atas kita. 

Jangan pernah kita menggantungkan kecapi kita, tetaplah memuji Tuhan dengan hatimu, dengan air matamu.

Mazmur 136:1-3
136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
136:2. Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
136:3. Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Tuhan Yesus Memberkati
(lind)
GBI Baranangsing

Sabtu, 21 Mei 2016

Kehidupan yang di Perbaharui Roh Kudus - Ps. Wu Yu Zhuang


"Tetapi ketika mereka menyapaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf, dan ketika dilihatnya kereta yang dikirim oleh Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu." (Kejadian 45:27)

Bangkit kembali berarti hidup kembali; sesuatu yang hampir mati menjadi hidup kembali; sesuatu yang tidak aktif menjadi aktif kembali. Alkitab mengatakan bahwa semangat / roh Yakub dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali. Demikian juga dengan kehidupan rohani kita perlu dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali.

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." ... sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Yohanes 3 : 3, 5)

Ayat-ayat ini berbicara tentang pengalaman keselamatan. Kelahiran baru harus dialami oleh orang-orang yang ingin masuk Kerajaan Allah. Dalam konteks in Yesus berbicara soal lahir baru bagi orang-orang yang percaya. Jika kita melihat pada perspektif yang lebih luas lagi maka untuk mengalami hal-hal yang besar, maka ada banyak hal dimana kita harus diperbaharui. Dalam kehidupkan kita mengikut Tuhan haruslah dalam kondisi yang terus menerus diperbaharui, misalnya iman kita, cara hidup kita, kehidupan doa, tujuan / visi kita harus diperbaharui, semangat kita diperbaharui, cara pandang kita diperbaharui, cara kita menyembah, jadi ada hal-hal tertentu yang harus diperbaharui kembali, hidup kita harus dalam kondisi yang diperbaharui.

"Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat." (Roma 7:6)

Kita harus melayani dalam keadaan baru menurut roh, bukan dengan cara lama. Jika kita tidak hati-hati, maka kita bisa terjebak dengan rutinitas keagamaan. Iman kita menjadi sekedar agama. Artinya, apa yang kita lakukan di hari Minggu tidak mempunyai dampak apa-apa lagi. Agama bisa melumpuhkan gairah kita kepada Tuhan dan  mampu mengerosi emosi kita kepada Tuhan.

1 Tesalonika 4:17 mengatakan, "Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."

Kata orang-orang yang masih hidup dan tinggal mengacu pada orang-orang yang hidup secara fisik dan rohani. Ketika Yesus menyatakan diri-Nya kembali maka Ia mencari orang-orang yang secara rohani hidup; hidup dalam pergaulan mereka dengan Tuhan.

"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus" (Titus 3:5)

Roh Kudus ingin membaharui kembali kehidupan kita. Tuhan telah memberikan kuasa / karunia-karunia dalam diri kita dan karunia-karunia tersebut harus selalu dikobarkan / diaktifkan agar kita menjadi efektif dalam kehidupan dan pelayanan (2 Timotius 1:5). Tuhan sudah menaruh karunia dalam hidup kita, maka karunia itu harus dikobarkan kepada jemaat.

Yusuf merupakan anak kesayangan Yakub. Yakub kehilangan semangat dalam hidupnya ketika kehilangan Yusuf. Yakub kehilangan visi dan tujuan hidup; hidup dalam kepasifan selama 20 tahun, namun dalam Kejadian 45 ketika Yakub mengetahui Yusuf masih hidup tertulis bahwa "ada sesuatu yang bangkit / hidup lagi." Yakub dahulu adalah seorang yang penuh semangat dan agresif. Namun ketika kehilangan anaknya, semangatnya menjadi mati. 

Kisah tentang Yakub dimulai dari kelahirannya ketika Yakub mencengkeram tumit Esau seolah-olah tidak mengizinkan Esau lahir duluan, Yakub mengakali ayahnya untuk mendapatkan hak kesulungan (Kejadian 32:24-31). Yakub tidak akan melepaskan Malaikat Allah sebelum mendapatkan berkat, dari pengalaman itu Tuhan mengubah namanya menjadi Israel.

Ada sesuatu yang Tuhan senangi dan cintai dari Yakub. Tuhan menyenangi sikap Yakub yang selalu mencari Tuhan, tidak pantang menyerah dengan Tuhan. Tuhan mencari orang-orang yang lapar dan haus akan Tuhan; mencari sungguh-sungguh pada Tuhan. Kebanyakan orang Kristen pasif dalam hubungannya dengan Tuhan. Kita tidak lagi bersemangat dan merasa lapar untuk mengejar Tuhan. Ada banyak orang Kristen merasa nyaman dengan kehidupan di gereja dan tidak sadar mereka berakhir sebagai orang-orang mati rohani. "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." (Roma 9:13). Keagresifan rohani yang Tuhan cari dari kehidupan tiap umat-Nya. Tuhan suka dengan orang-orang yang bersifat agresif mencari Tuhan. "Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan oran yhang menyerangnya mencoba menguasainya." (Matius 11:12).

Janganlah kita puas dengan kehidupan rohani kita sekarang. Carilah Tuhan lebih sungguh-sungguh lagi. Cara kita berdoa, cara kita membaca Alkitab, cara kita untuk menyembah menunjukkan seberapa besar kerinduan kita untuk mencari Tuhan dan dekat dengan Tuhan. Tuhan tidak terkesan dengan orang yang pasif di hadapan Tuhan. Kita membutuhkan hubungan yang nyata dengan Tuhan bukan sekedar beragama.

Tuhan Yesus Memberkati.

Ringakasan Khotbah (Lind) GBI Sukawarna (Baranangsiang).

Minggu, 15 Mei 2016


Senin, 09 Mei 2016

Spiritual Maturity (Kedewasaan Rohani) - Pdm. Alexander Halim



Sabtu, 07 Mei 2016

Mengenal Pribadi Allah Yang Benar - Pdt. Djunaedi Salat



Yohanes 20:19, "Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Kekristenan itu hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Jangan kita sebagai orang Kristen terjebak dengan keagamaan, karena Kristen adalah hubungan pribadi kita dengan Tuhan.

Ketika kita menjadi Bait Roh Kudus, maka Roh Kudus yang akan memimpin seluruh hidup kita.

Apa beda orang beragama dan orang beriman?
Orang beragama biasanya memusuhi orang beragama lain,
Orang beriman biasanya menjadi pelaku Firman, saling mengasihi

Saat Roh Kudus menjamah, memenuhi kehidupan seseorang, ketakutan keraguan hilang.

1 Yohanes 2:27, "Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia."

Kalau ada Roh Kudus, ROH KUDUS AKAN MEMBERITAHUKAN KEPADA KITA MANA YANG BENAR DAN MANA YANG TIDAK BENAR. Kita harus peka, karena kalau ga ada Roh Kudus bisa bingung, pendeta gereja A bilang demikian, B bilang demikian, mana yang benar?

Yohanes 17:3, "Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."

Hiduplah di dalam Yesus, Yesus di dalam kita dan kita di dalam Yesus.

Orang Kristen akan ada lahir baru ketika MENGALAMI PERJUMPAAN PRIBADI DENGAN TUHAN.

Selanjutnya kita belajar tentang Tuhan lebih lagi melalui Alkitab. Kita belajar, maunya Tuhan itu apa, semakin belajar bahwa Kristen itu bukan keagamaan.

Agama adalah upaya manusia untuk menggapai Allah.

Tapi Kristen adalah upaya Allah untuk menyelamatkan dunia, manusia.

Kekristenan membawa perubahan dalam hidup, kalo dulu pikiran hanya duit, kaya, kehormatan, terkenal, tapi sejak ikut Tuhan pikirannya jadi beda. Yang pelit kalo jadi medit itu tidak ada perubahan.

Ketakukan seseorang membuat orang itu tidak bisa maju dalam kehidupan imannya.

Orang benar hidup oleh Iman.
Iman tanpa perbuatan itu mati.
Iman itu perlu keberanian melangkah.
= karena sejak kita penuh Roh Kudus, status kita menjadi Anak Allah.

Anak tetap harus ngomong ke Bapanya lagi perlu apa, bilang minta apa, pasti Bapa kasih keperluan anaknya. Kita bapa yang jahat aja tahu memberi yang terbaik untuk anak kita, apalagi BAPA DI SURGA.

Roh Kudus akan memimpin kita dalam Berdoa, apa apa Doa.

Semua manusia yang rohnya roh ciptaan, jatuh dalam dosa.
YESUS itu Roh Allah, maka Ia tidak jatuh dalam dosa.
Kita bangga punya YESUS.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 1 Mei 2016
GBI Tampak Siring

True Colors (Warna yang Sejati) - Pdt. Riza Solihin

Highlight : Tuhan Yesus tidak berdoa agar ayam tidak berkokok, tapi Ia berdoa agar Petrus tetap kuat dan jadi kekuatan bagi orang lain.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 14 April 2016

Refleksi Tujuan Hidup dan Persiapan Kekekalan - Pdt. David Tjakra Wisaksana



Apa tujuan hidup kita?
Waktu kita masih kecil, kita sering punya mimpi, tapi seiring berjalan waktu banyak hal yang bisa menyimpangkan seseorang dari tujuan hidupnya.

Demikian juga dengan kehidupan orang percaya, banyak yang menyimpang dan kehilangan tujuan hidupnya, sehingga mereka putus asa, tidak mendapat harapan lagi.

Sebagai orang percaya, apa tujuan hidup kita?

Roma 8:29, "Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara."

= menjadi seturut dengan gambaran Allah (dikembalikan kepada tujuanNya yang semula)

Kita diberi otoritas, apa yang kau ikat di bumi terikat di surga, yang kau lepaskan di bumi terlepas di surga. Dan banyak janji-janji lainnya dalam Alkitab.

Kuncinya = kita harus dikembalikan dulu kepada gambaran Allah.

Tandanya?
- Adakah hari-hari ini kita melakukan kehendak Bapa dan hidup seperti Kristus telah hidup?
- Adakah kita menaruh belas kasihan kepada mereka yang letih lesu?
- Adakah kita menghidupkan, memberikan semangat, membebaskan mereka yang diikat oleh si jahat?
- Yakinkah kita beradai di Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan?

Waktu kita melihat cermin setiap hari, yakinkah saudara yang kau lihat adalah gambaran dari Allah?

Kesaksian Kim Sang Hoo di Korea yang dibawa Tuhan ke Surga, di Surga itu enaknya luar biasa, segalanya indah, dan berlangsung selama-lamanya, ceritakan kepada anak-anak di dunia, lebih sungguh-sungguh lagi sama Tuhan, karena disini enak sekali. Pesan Bapa Abraham sebelum ia kembali ke bumi : Katakan Kristus akan segera datang ke dunia, lebih cepat dari yang kamu perkirakan, karena itu persiapkan dirimu. Waktunya sudah sangat-sangat-sangat singkat. 

Persiapkan dirimu, kehidupan untuk selama-lamanya, jauh lebih penting dari kehidupan 70 tahun, kalau kuat 80 tahun, semua yang dikumpulkan di bumi akan ditinggal, karena itu perhatikan kehidupan yang akan datang.

Lagu:
O, Halleluya

Di Surga dipenuhi puji-pujian penyembahan kepada Tuhan, karena itu latihlah dirimu dan biasakan dari sekarang.

Apapun yang kau lakukan di dunia ini, meski tidak ada yang memperhatikan, kalau kau lakukan itu untuk menyenangkan hati Tuhan, engkau akan menerima upahnya.

Kisah Para Rasul 10:38, "yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan ROH KUDUS dan KUAT KUASA, Dia, yang berjalan berkeliling sambil BERBUAT BAIK dan MENYEMBUHKAN SEMUA ORANG yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia."

Sebentar kita akan menikmati Perjamuan Kudus, saya digerakkan Tuhan untuk menjelaskan terlebih dahulu.

1 Korintus 11:26-31, "Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai ia datang. Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan. Karena itu hendaklah tiap-tiap orang menguji dirinya sendiri dan baru sesudah itu ia makan roti dan minum dari cawan itu. Karena barangsiapa makan dan minum tanpa mengakui tubuh Tuhan, ia mendatangkan hukuman atas dirinya. Sebab itu banyak di antara kamu yang lemah dan sakit, dan tidak sedikit yang meninggal. Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita."

Kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita."

Biarlah hari ini kita lebih konsentrasi, fokuskan pandangan pada hidup yang kekal, mengikuti apa yang Tuhan mau, dan tinggal dalam Kerajaan yang tidak tergoncangkan.

Mari kita menguji diri, apa yang sudah kita lakukan dalam minggu ini? Sebulan lalu? Tidak membicarakan orang lain lagi, tapi memfokuskan diri pada kekekalan, persiapkan hatimu.

Meminta ampun atas perkataan, perbuatan, pikiran kita, dan mengampuni orang-orang yang bersalah pada kita. 

Tuhan Yesus Memberkati.
Khotbah Minggu, 10 April 2016

Sabtu, 09 April 2016

"Mempersiapkan Diri Masuk Dalam Goncangan" - Pdt. Kiki Harjadi


Kita memiliki ALLAH YANG HIDUP.
Ia sanggup menolong kita semua.
Mujizat-Nya terus berjalan hingga hari ini.

Catat baik-baik, renungkan baik-baik Pesan TUHAN berikut, karena kita harus mempersiapkan diri dengan baik menyambut kedatangannya.

"Mempersiapkan Diri Masuk Dalam Goncangan"

Kematian, kebangkitan-Nya mengubah goncangan dan frustasi menjadi sukacita.

Yoel 2:30-32, "Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama TUHAN akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas."

Goncangan ini telah dicurahkan, telah dinubuatkan sebelumnya, dan akan semakin hebat.


Fenomena alam 2014-2015, tetrad blood moon 4x.

Hagai 2:7-10, "Sebab beginilah Firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Arti rohani:
Goncangan-goncangan yang terjadi justru membuat kita sebagai Rumah Tuhan akan diberkati dari sebelumnya. Kemegahan secara rohani dan pertumbuhan rohani akan lebih dari sebelumnya dan Tuhan akan memberikan Damai Sejahtera.


Lagu:
Yesus Tuhan dan Allah kami
Engkau layak menerima pujian
Hormat dan kuasa sebab Kau t’lah ciptakan
Segalanya

Oleh kar’na kehendakMu
Semuanya itu telah ada
Dan diciptakan untuk kemuliaanMu
Terpujilah Tuhan

Reff:
Hosana terpujilah Tuhan
Terpujilah Tuhan Yesus.
(2x)


2 hal yang harus kita lakukan di tengah goncangan: 

Ibrani 12:26-29, "Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan."

1. Mengucapsyukur atas segala sesuatu

1 Tesalonika 5:18, "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."

Lagu: 
Kunaikkan syukur pada-Mu, Yesus
Kusembah sujud kepada-Mu, Tuhan
Di hadapan tahta kemuliaan-Mu
Kutinggikan, kuagungkan, selamanya

Segala puji syukur bagi-Mu
Kutinggikan nama-Mu selalu
Kemuliaan hanya bagi-Mu
Terpujilah nama-Mu


Alasan bersyukur:
A. Mazmur 50:23a, Memuliakan Tuhan. Saat dalam keadaan yang tidak enak kita tetap bersyukur sebagai korban, kita memuliakan Tuhan
B. Roma 8:28, Allah mendatangkan kebaikan bagi kita.
Kesaksian: suami istri yang anaknya dipanggil Tuhan padahal istrinya sudah disteril, 4 tahun kemudian mujizat istrinya hamil lagi.
C. Filipi 4:6, tidak menjadi kuatir. Kekuatiran kita meragukan Tuhan yang sanggup menolong
D. Yohanes 6:11, supaya terjadi mujizat. Bagaimana dengan yang serba terbatas Tuhan Yesus mengucap syukur dengan apa yang ada dan terjadi mujizat 5 roti 2 ikan memberi makan 5000 laki-laki dan sisa 12 bakul


2. Beribadah dengan cara yang berkenan kepada Tuhan, dengan hormat dan takut

Lagu:
Bapa, kupersembahkan tubuhku 
S'bagai persembahan yang hidup
Kudus dan yang berkenan padaMU
S'bagai ibadah yang sejati


Kusembah Kau Tuhan, Kusembah Kau Tuhan
Kuserahkan hidupku kepadaMu
Untuk kemuliaan Nama-Mu

A. Roma 12:1-2, mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah.
B. Yakobus 1:27, memperhatikan yatim piatu dan janda
C. Ulangan 10:12-13, takut akan Tuhan Allahmu, hidup menurut jalan yang ditunjukkan, beribadah dengan segenap hati jiwa, berpegang pada ketetapan Tuhan, supaya baik keadaan kita
D. Mazmur 25:13-14, kepada orang yang takut akan Tuhan, Tuhan akan menunjukkan jalan yang harus dipilihnya, anak cucunya akan mewarisi bumi, Tuhan bergaul karib, perjanjianNya diberitahukan kepadanya.


Waktu seseorang bertanya sama Tuhan, apa yang Tuhan rasakan waktu melihat anak-anak Tuhan masih tetap melakukan dosa? Ia menangis sampai 1.5 jam lebih tidak bisa berhenti, Tuhan katakan, engkau menanyakan perasaanKu seperti inilah.

Mari kita hidup takut akan Tuhan, waktu sudah sangat singkat, jangan menyia-nyiakan Darah Tuhan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Khotbah Minggu, 3 April 2016
GBI Tampak Siring