Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Rabu, 24 Agustus 2016

Inti Pesan Kisah Para Rasul (NAIK, TURUN, PERGI) - Ps. Tommy Smith

Sabtu, 20 Agustus 2016

Kingdom Principle (Undang Undang Dasar Kerajaan) - Menang atas Keserakahan - Pdt. Yohanes Christian



Opening Pemutaran Klip: Yayasan Tangan Pengharapan
Amamapare, Timika - Papua (1 jam mobil jalur darat, 40 menit speed boat menuju desa kecil, disamping port side PT. Freeport), kehidupan anak-anak disana kurang layak. Mereka pergi ke sekolah tanpa baju seragam yang layak dan sepatu. Yayasan Tangan Pengharapan memberi bantuan berupa makanan bergizi secara rutin, seragam, sepatu, dll. 

Khotbah : 

Kingdom
Berasal dari kata King and Dominion : Raja yang berdaulat

Kingdom of God : Kehendak Tuhan yang dinyatakan, diaktifkan dan diperluas dalam kehidupan kita = sehingga masa depan jelas, kehidupan naik dan tidak turun, tidak jadi ekor

1. Kerjakanlah apa yang Tuhan katakan
-- maka kita dekat dengan kasih karunia Tuhan

Hidup kita, keluarga kita, bisnis pekerjaan kita semua dekat dengan kasih karunia Tuhan

Matius 6:33, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."

Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk tidak salah orientasi, kita harus mengutamakan dahulu Kehendak Allah dan Kebenaran-Nya.

Menyingkirkan keinginannya sendiri, dan mengutamakan kehendak dan kepentingan Tuhan, paksakan untuk melakukan kehendak Tuhan, maka berkat akan jadi satu paket dengan kita, berkat yang mengejar kita, bukan kita yang mengejar berkat.

Lawan ditambahkan = dikurangkan
Jadi, begitu kita hidup suka-suka, hidup dalam dosa, maka "semuanya itu" akan dikurangkan, setiap dosa ada ganjaran dan konsekuensi, degradasi (membawa penurunan).

Kejadian 3
A. Ketika ular berdosa, ular dikutuk Tuhan, 

Kerjasama dengan dosa membawa penurunan dan kehancuran.
Kerjasama dengan Kebenaran mendatangkan peningkatan dan kelimpahan

B. Ketika manusia berdosa, bukan manusia dikutuk, tetapi tanah dikutuk

Kenapa Tuhan ga kutuk manusia? Karena manusia diciptakan segambar serupa dengan Tuhan, maka jangan sekali-kali kita mengutuk menghina sesama kita.

Kita menghormati Tuhan dengan menghormati menghargai sesama kita.

Setiap perbuatan manusia dicatat di tanah, tanah baik karena manusia baik, tanah buruk karena manusia berbuat buruk.

Jadi perbuatan kita menentukan masa depan kita. Apa yang kita hidupi hari ini ditentukan apa yang kita kerjakan di masa lalu.

Maka, belajarlah hidup berintegritas mulai detik ini, belajar murah hati sama orang, mulai hari ini. Maka PASTI masa depan kita baik. Bukan semoga.

Kalau kita berbuat benar, kita mengasihi musuh, tidak berbuat jahat sama orang, semak duri di tanah diubah menjadi tanah yang baik.

Abraham dan Lot, Abraham memberi Lot memilih duluan, Lot memilih tanah hijau, Abraham tidak memiliki pilihan lain selain tanah berpasir. Surga memberkati Abraham menjadikan tanahnya berlimpah susu dan madu. 
ABRAHAM MENANG ATAS KESERAKAHAN

Ingat, kesuburan sebuah tanah bukan ditentukan mineral didalamnya, tetapi siapa yang tinggal di atasnya.

Kalau kita murah hati, mengasihi musuh-musuh, kita juga akan menolong mereka yang jauh lebih kaya dan sukses.

Kesaksian : 15 tahun lalu ia tidak punya apa-apa, orang miskin di kota Malang, sekarang ia jadi orang yang sangat berpengaruh di kota Malang. Prinsip hidupnya adalah : 
- Rakuslah dalam hidup berintegritas
- Rakuslah dalam mengampuni
- Rakuslah dalam memberkati musuh-musuh kita
- Rakuslah dalam menolong orang lain
- Rakuslah dalam memberi
= Menang atas Keserakahan

Semakin orang jahat dan menutup jalan kita, maka semakin Tuhan membuka jalan kita. Suatu hari anda akan memberkati mereka.

Tuhan Yesus Memberkati.


Khotbah Minggu, 14 Agustus 2016

GBI Stairway to Heaven

Senin, 08 Agustus 2016

HIDUP BENAR DAN KUDUS DI AKHIR ZAMAN - Pdt. Jongky T. Widjojo



Wahyu 22:11-12
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!" 

Tetaplah hidup benar dan kudus, Tuhan segera membawa upah.

Di akhir zaman ini, sebelum Tuhan Yesus datang, akan terjadi pemisahan, yang benar semakin benar, yang jahat semakin berbuat jahat.

Ada upah, ada iman.

* Pertanyan : Kita diselamatkan menjadi anak Allah karena perbuatan / karena iman? 
= Karena iman 

Efesus 2:8-9, "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Bukan karena perbuatan baik, bukan karena kita lebih baik dari yang lain, bukan, tapi karena iman. 

Adakah Roh Kudus dihatimu?
Roh Kudus adalah materai keselamatan kita, tiket masuk surga. 

Karena iman kita diselamatkan

----Tetapi, tetapi... Upah bukan berdasarkan iman, tetapi berdasarkan perbuatan.

Wahyu 22:12, "SESUNGGUHNYA AKU DATANG SEGERA DAN AKU MEMBAWA UPAH-KU UNTUK MEMBALASKAN KEPADA SETIAP ORANG MENURUT PERBUATANNYA."

Penuai-penuai jiwa menentukan upahmu di surga.

Markus 16:15-20 (B a c a)
Pesan terakhir Tuhan Yesus sebelum naik ke surga adalah Amanat Agung, pesan terpenting, untuk semua murid Kristus. 

Mengapa tidak ada keselamatan di luar Tuhan Yesus?
Wahyu 21:27, "Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu."

Siapa yang tidak pernah dusta dari kecil sampai sekarang? Berkata berpikir yang tidak baik? Tidak pernah jahatin, nyakitin orang? Tidak pernah berbuat kekejian? Berarti semua pernah melakukan kenajisan. 1x berbuat najis / kekejian tidak bisa masuk surga. Karena surga begitu suci, kudus, mulia, tidak ada satu dosapun bisa masuk surga.

Puji Tuhan ada jalan keluar, hanya mereka yang namanya tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba yang bisa masuk.

Saat kita membuka hati untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat, nama kita tertulis di surga, di kitab kehidupan.

Janganlah karena menikah, kedudukan, harta, apapun, kita menjual keselamatan kita yang begitu berharga. Sekali Tuhan Yesus tetap Tuhan Yesus.

Markus 16:17-18
Pergi memberitakan Injil, kita akan melihat tanda-tanda ajaib menyertai.

Roh Tuhan yang ada dalam kita lebih besar dari roh apapun di dunia ini.

Bukan untuk demo, tapi Roh Kudus tahu melindungi menjaga orang-orang pilihanNya.

Di dalam Tuhan kita percaya dulu baru lihat buktinya. Inilah iman. Sudah ratusan kali saya melihat mujizat terjadi.

Beritakan Injil kepada semua orang, melalui perkataan dan perbuatan saudara, Tuhan berjanji akan menyertai dengan tanda-tanda ajaib.

Lagu :
Tanda-tanda tlah nyata
Hujan akhir t'lah tiba
Allah sedang melawat umat-Nya

Ladang telah menguning siap untuk dituai
banyak jiwa menanti
Uluran tangan kita
Tuailah-tuailah sekarang

Nyatakan kemuliaanNya bagi segala bangsa
biar kuasaNya dinyatakan melimpah
Bangkitlah gereja Tuhan pandang sekelilingmu
Generasi ini slamatkan ya Tuhan ini doaku

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 24 Juli 2016
GBI Tampak Siring

Sabtu, 30 Juli 2016

Karakter Manusia Allah - Pdm. Fandy M


 

Sabtu, 25 Juni 2016

Khotbah Penggembalaan : Pesan Tuhan Bagi Kita - Pdt. David Tjakra Wisaksana

Pastor's Message

Lagu:
Curahkanlah KuasaMu TUHAN
Mujizat Terjadi di tempat ini
Curahkanlah KuasaMu TUHAn
Mujizast Terjadi sekarang ini

Shallom, Saudara-Saudara yang dikasihi TUHAN

Pesan terakhir Tuhan sebelum naik ke Surga, Kisah Para Rasul 1:8, 
"Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Siapa murid-muridNya angkat tangan? Berarti pesan ini untuk kita semua.

Yerusalem (keluarga), Yudea (orang-orang seiman), Samaria (orang-orang bukan seiman) dan sampai ke ujung bumi.

Mereka murid-murid bertekun, bersama-sama dalam Doa dan Pujian, Pondok Daud, Menara Doa, keintiman dengan Tuhan, DNA gereja ini.

10 hari kemudian murid-murid dipenuhi Roh Kudus dan menjadi saksi Kristus yang luar biasa, = pentakosta pertama.

Lalu 1000 tahun menurun, masa kegelapan, dan terjadi pentakosta kedua di Assusa street. 

Sekarang kita memasuki Pentakosta ketiga.

1. Ketiga generasi dipakai Tuhan luar biasa
2. Mujizat terjadi luar biasa
3. Goncangan juga bertambah

Roh Kudus dicurahkan dalam porsi ganda, tuaian terbesar, terakhir, sebelum Tuhan Yesus datang kali kedua.

Kita harus dipenuhi Roh Kudus, ini kuncinya.

1. 3000 orang bertobat dan dibaptis
2. Ada sign and wonder, tanda-tanda dan mujizat
3. Cara beribadah berubah, ada unity, memecah roti bersama dan memuji menyembah Tuhan dalam sukacita
4. Ada aniaya
5. Mereka mengerti paradigma baru dalam pelayanan

Yang terjadi:
1. Mereka berdoa memuji menyembah Tuhan dalam unity siang dan malam
2. Yudas diganti Matias, Yudas orang yang Cinta Tuhan, dibersihkan oleh Tuhan

---

Pdt. David Tjakra Wisaksana

Happy 26th Anniversary 
3 hal yang harus kita syukuri kepada Tuhan :

1. Kuasa Pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib sehingga kita boleh diselamatkan, terlepas, dimerdekakan, disembuhkan

2. Kita ada di dalam penggembalaan Tuhan (Tubuh Kristus - Gereja)

Yehezkiel 34:15
"Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan ALLAH"

Mazmur 23:2-3 (baca)

- Tuhan sendiri akan menggembalakan domba-domba-Nya
- Restoration (Pemulihan)

Yehezkiel 34:13-14, dulunya mungkin kita mengalami hal-hal yang sulit, Tuhan memulihkan. 

* Pemulihan kesehatan
* kehidupan lama kita diubahkan, mati secara rohani dibangkitkan kembali, hidup kembali, ada kemenangan yang membuat bersukacita dan bersorak-sorai, 
* God the provider, pemulihan dalam keuangan (financial support, supplier) jangan mengandalkan manusia, yakin Allah yang menggembalakan, mencukupkan, bagian kita senangkan Dia. Mazmur 23:5-6

Kalau anda melihat begitu luar biasanya pemeliharaan Allah, maka ketika ada masalah, jangan langsung mundur, JANGAN CARI MANUSIA, TAPI CARI ALLAHMU YANG HIDUP. Berharap pada manusia mengecewakan dan masalahmu dapat saja tersiar kemana-mana.

Saat ada masalah, TIARAP, BERLUTUT, BERSERU KEPADA TUHAN, MAKA PADA WAKTU ITU KAMU AKAN MELIHAT JAWABAN TUHAN YANG PASTI DAN TIDAK AKAN MEMBUATMU KECEWA.

TUHAN SANGGUP, TUHAN SANGGUP.

Lagu:
Dia Sanggup, Yesus Sanggup
Melakukan Perkara yang Besar
Dia Sanggup, Yesus Sanggup
Memulihkan yang terluka, menyembuhkan yang menderita
Dia Sanggup memulihkan hidupmu

Tidak ada yang mustahil bagi yang BERSANDAR PADA TUHAN.

Spiritual blessings as a sign of relationship with God (Berkat rohani tanda keintiman seorang dengan Tuhan).

Anda akan terheran-heran dengan Tuhan.

Yehezkiel 34:23

Senangkan Tuhan.........
Kalau engkau senangkan Tuhan, maka engkau pasti juga akan senangkan manusia.

Pondok Daud berbicara keintiman dengan Tuhan.

--------------------------------------------------------------------------------------
Ada masalah jangan mengeluh, puji sembah Doa, masuk menara Doa, masalahmu selesai. Amin. Alami.
= saya sudah bicara, kalau saudara tidak lakukan, saya tidak bisa apapun.
--------------------------------------------------------------------------------------

Lagu:
Bawaku lebih dekat, lebih dekat
Dalam pelukan kasihMu
Tiada yang dapat memisahkan daku dari kasih-Mu

MASUK LEBIH DEKAT LAGI, 
Jangan semakin mundur, kecewa,
MASUK LEBIH DEKAT
Disana saudara akan mengalami kesejukan, masalahmu selesai
TUHAN TIDAK AKAN MENGECEWAKANMU,
LAMBAN TAPI PASTI
Jangan cari manusia

3. Kita harus mensyukuri karena kita boleh dilibatkan dalam kegerakan Allah di akhir zaman ini.

= MENJADI TUBUH KRISTUS YANG BERFUNGSI

Seperti tubuh kita, dari ujung kaki hingga rambut berfungsi. Jangan jadi jemaat yang biasa-biasa saja.

Berakar, Bertumbuh, dan Harus Berbuah.
Kalau akar baik, pertumbuhan sehat, tapi tidak berbuah, ini juga masalah.

Sudah 26 tahun perjalanan kita di Gereja ini, bukan waktunya hanya diam, kalau tidak bisa buat apa-apa, minimal Doa, dana saudara bisa jadi berkat, minimal saudara bisa bersaksi.

Yehezkiel 34:26
Menjadi berkat. Menjadi Berkat. Mereka semua, bukan sebagian, semua akan berfungsi menjadi berkat.

Tuhan minta hatimu yang dipersembahkan untuk Tuhan.

Mereka yang melayani bukan orang yang santai, mereka sibuk tapi mereka mau memberikan hati mereka untuk Tuhan, untuk menjadi berkat.

Semakin pasif semakin engkau kecewa, semakin menghakimi. 

Ini goal yang harus dicapai, KEMULIAAN BAGI NAMA TUHAN.

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 12 Juni 2016
GBI Baranangsiang

Sabtu, 11 Juni 2016

BUKANLAH SEKEDAR PENGAKUAN - Pdt. Ruby Dirgantara


Sabtu, 04 Juni 2016

The Power of Worship - Pdt. Hanny Andries

Roh Kudus diberikan kepada kita dengan tujuan, pertama breakthrough. Ketika Roh Kudus diberikan padamu, maka engkau akan menerima kuasa, bila kita menerima Roh Kudus dan memberdayakan Dia maka kita akan mengalami perubahan. Bagaimana Roh Kudus dapat memberikan kekuatan bagi kita? Roh Kudus membuat kita semakin intim dengan Tuhan. Seiring dengan banyaknya masalah dalam hidup kita, kadang membuat kita susah untuk menyembah (worship) Tuhan, kita menjadi hambar dengan penyembahan, walaupun kita tahu bahwa kita harus memuji dan menyembah Tuhan, tapi ada sesuatu yang membuat kita tidak dapat sepenuh hati menyembah Tuhan, seolah-olah kita berpura-pura memuji Tuhan, di sisi itu iblis mulai mengintimidasi kita dengan kata-kata apabila kita tidak  niat ke gereja, untuk apa ke Gereja. Ada banyak yang mengalami hal itu, bangsa Israel juga mengalami hal tersebut, disini kita akan tahu bagaimana cara menghadapi masalah itu. 

Dalam Mazmur 137:1-9 mencatat bahwa orang Israel mereka sedang meratap karena Sion, mereka menggantungkan kecapinya di pohon, mereka tidak bisa menyanyikan lagu Tuhan karena merasa berada di negeri asing. Negeri asing berbicara tentang keadaan dimana  kita belum pernah menghadapi sebelumnya, negeri asing dimana kita berada di posisi sulit untuk memuji Tuhan.

Ada 4 ciri kita berada di negeri asing :

1. Ayat 1-3, Mereka menggantungkan kecapi, kecapi adalah instrument yang tidak bisa terlepas dari orang Yahudi sebagai alat untuk memuji Tuhan, ketika menggantungkan kecapi maka mereka mengambil keputusan untuk pensiun memuji Tuhan, mereka meratap dan bersedih, mereka merasa Sion adalah puncak sukacita mereka, padahal puncak sukacita kita seharusnya adalah Tuhan, tetapi ketika kita menghadapi masalah seringkali kita lupa akan hal itu. Bernyanyi bukan satu-satunya bentuk pujian kepada Tuhan, ada saatnya kita tidak bisa mengangkat tangan dan bersorak ketika ada sesuatu yang menghimpit kita, tetapi kita bisa menangis dan meratap di hadapan Tuhan. Tanpa kita sadari ketika kita dalam kondisi ini, kita masih memetik kecapi, tetapi kita tidak menjatuhkan air mata di hadapan Tuhan. Air mata bisa menjadi expresi penyembahan kita yang dalam kepada Tuhan, air mata itu dalam sifat hati menyembah, bukan karena sedih, tetapi karena kita sedang menyatakan isi hati kita kepada Tuhan.

Kisah tentang Hana yang disebut mandul dan diselingkuhi oleh suaminya, ia menangis di ruang ibadah karena hancur hatinya dan Tuhan mendengar curahan hatinya, dan Tuhan memberikan Hana anak. 

Kisah tentang Daud yang berdosa karena telah mengambil Batsyeba menjadi istrinyaa dan membunuh suami Batsyeba, ketika Daud ditegur oleh Nabi Natan, dia mengakuinya dan meminta ampun kepada Tuhan. Mazmur 51 adalah aytau pengadukan dosa Daud.

2, Ayat 4 : Orang Bebal menyuruh mereka memuji Tuhan, memuji Tuhan bukan sekedar disuruh oleh orang, tetapi dituntun oleh Roh. Pemimpin pujian dapat membuat anda ikut bernyanyi, tetapi pujilah Tuhan karena hati. Allah senang kepada orang yang tidak perlu dipaksa, tetapi yang datang kepada Tuhan dengan hati.

3. Memuji Tuhan bukan soal tempat, tetapi soal hadirat Tuhan, bangsa Israel tidak dapat memuji Tuhan karena mereka merasa bahwa bait Tuhan hanya di Israel. Memuji Tuhan bukan soal tempatl tetapi setiap saat biarlah hidup kita merupakan pujian kepada Tuhan, lewat perkataan, perbuatan hidup kita. Kita harus sadar bahwa Roh Kudus ada di dalam kita sehingga di dalam masalah apapun juga kita tetap memuji Tuhan dan Roh Kudus yang ada di dalam kita akan membuat kita menerobos semua masalah kita.

Ketika Daud berinisiatif membuat Bait Allah, Allah lebih senang berada di Tabernakel, yaitu di dalam tenda-tenda kemanapun umat Israel pergi, mereka merasa dekat dengan Allah, ketika Bait Allah di bangun di Yerusalem, maka orang Israel merasa bahwa Allah ada di Yerusalem, maka ketika mereka berada jauh dari Yerusalem mereka merasa ditinggal oleh Allah. 

4. Ayat 7-9 Mereka mengalami kepahitan
Kekerasan yang mereka hadapi dari putri-putri Babel membuat mereka kepahitan, sehingga mereka tidak bisa memuji Tuhan, dan mengubah ucapan syukur mereka menjadi kata-kata kutuk. Sekalipun Roh Kudus ada di dalam kita, oleh karena hal ini kita tidak akan dapat merasakan kasih Allah atas kita. 

Jangan pernah kita menggantungkan kecapi kita, tetaplah memuji Tuhan dengan hatimu, dengan air matamu.

Mazmur 136:1-3
136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setiaNya.
136:2. Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
136:3. Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Tuhan Yesus Memberkati
(lind)
GBI Baranangsing

Sabtu, 21 Mei 2016

Kehidupan yang di Perbaharui Roh Kudus - Ps. Wu Yu Zhuang


"Tetapi ketika mereka menyapaikan kepadanya segala perkataan yang diucapkan Yusuf, dan ketika dilihatnya kereta yang dikirim oleh Yusuf untuk menjemputnya, maka bangkitlah kembali semangat Yakub, ayah mereka itu." (Kejadian 45:27)

Bangkit kembali berarti hidup kembali; sesuatu yang hampir mati menjadi hidup kembali; sesuatu yang tidak aktif menjadi aktif kembali. Alkitab mengatakan bahwa semangat / roh Yakub dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali. Demikian juga dengan kehidupan rohani kita perlu dibangkitkan kembali / dihidupkan kembali.

"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah." ... sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. (Yohanes 3 : 3, 5)

Ayat-ayat ini berbicara tentang pengalaman keselamatan. Kelahiran baru harus dialami oleh orang-orang yang ingin masuk Kerajaan Allah. Dalam konteks in Yesus berbicara soal lahir baru bagi orang-orang yang percaya. Jika kita melihat pada perspektif yang lebih luas lagi maka untuk mengalami hal-hal yang besar, maka ada banyak hal dimana kita harus diperbaharui. Dalam kehidupkan kita mengikut Tuhan haruslah dalam kondisi yang terus menerus diperbaharui, misalnya iman kita, cara hidup kita, kehidupan doa, tujuan / visi kita harus diperbaharui, semangat kita diperbaharui, cara pandang kita diperbaharui, cara kita menyembah, jadi ada hal-hal tertentu yang harus diperbaharui kembali, hidup kita harus dalam kondisi yang diperbaharui.

"Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut hukum Taurat." (Roma 7:6)

Kita harus melayani dalam keadaan baru menurut roh, bukan dengan cara lama. Jika kita tidak hati-hati, maka kita bisa terjebak dengan rutinitas keagamaan. Iman kita menjadi sekedar agama. Artinya, apa yang kita lakukan di hari Minggu tidak mempunyai dampak apa-apa lagi. Agama bisa melumpuhkan gairah kita kepada Tuhan dan  mampu mengerosi emosi kita kepada Tuhan.

1 Tesalonika 4:17 mengatakan, "Sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan."

Kata orang-orang yang masih hidup dan tinggal mengacu pada orang-orang yang hidup secara fisik dan rohani. Ketika Yesus menyatakan diri-Nya kembali maka Ia mencari orang-orang yang secara rohani hidup; hidup dalam pergaulan mereka dengan Tuhan.

"pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus" (Titus 3:5)

Roh Kudus ingin membaharui kembali kehidupan kita. Tuhan telah memberikan kuasa / karunia-karunia dalam diri kita dan karunia-karunia tersebut harus selalu dikobarkan / diaktifkan agar kita menjadi efektif dalam kehidupan dan pelayanan (2 Timotius 1:5). Tuhan sudah menaruh karunia dalam hidup kita, maka karunia itu harus dikobarkan kepada jemaat.

Yusuf merupakan anak kesayangan Yakub. Yakub kehilangan semangat dalam hidupnya ketika kehilangan Yusuf. Yakub kehilangan visi dan tujuan hidup; hidup dalam kepasifan selama 20 tahun, namun dalam Kejadian 45 ketika Yakub mengetahui Yusuf masih hidup tertulis bahwa "ada sesuatu yang bangkit / hidup lagi." Yakub dahulu adalah seorang yang penuh semangat dan agresif. Namun ketika kehilangan anaknya, semangatnya menjadi mati. 

Kisah tentang Yakub dimulai dari kelahirannya ketika Yakub mencengkeram tumit Esau seolah-olah tidak mengizinkan Esau lahir duluan, Yakub mengakali ayahnya untuk mendapatkan hak kesulungan (Kejadian 32:24-31). Yakub tidak akan melepaskan Malaikat Allah sebelum mendapatkan berkat, dari pengalaman itu Tuhan mengubah namanya menjadi Israel.

Ada sesuatu yang Tuhan senangi dan cintai dari Yakub. Tuhan menyenangi sikap Yakub yang selalu mencari Tuhan, tidak pantang menyerah dengan Tuhan. Tuhan mencari orang-orang yang lapar dan haus akan Tuhan; mencari sungguh-sungguh pada Tuhan. Kebanyakan orang Kristen pasif dalam hubungannya dengan Tuhan. Kita tidak lagi bersemangat dan merasa lapar untuk mengejar Tuhan. Ada banyak orang Kristen merasa nyaman dengan kehidupan di gereja dan tidak sadar mereka berakhir sebagai orang-orang mati rohani. "Aku mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau." (Roma 9:13). Keagresifan rohani yang Tuhan cari dari kehidupan tiap umat-Nya. Tuhan suka dengan orang-orang yang bersifat agresif mencari Tuhan. "Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan oran yhang menyerangnya mencoba menguasainya." (Matius 11:12).

Janganlah kita puas dengan kehidupan rohani kita sekarang. Carilah Tuhan lebih sungguh-sungguh lagi. Cara kita berdoa, cara kita membaca Alkitab, cara kita untuk menyembah menunjukkan seberapa besar kerinduan kita untuk mencari Tuhan dan dekat dengan Tuhan. Tuhan tidak terkesan dengan orang yang pasif di hadapan Tuhan. Kita membutuhkan hubungan yang nyata dengan Tuhan bukan sekedar beragama.

Tuhan Yesus Memberkati.

Ringakasan Khotbah (Lind) GBI Sukawarna (Baranangsiang).

Minggu, 15 Mei 2016


Senin, 09 Mei 2016

Spiritual Maturity (Kedewasaan Rohani) - Pdm. Alexander Halim