Mengenai Saya

Foto saya
Hai sobat-sobat terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Selamat bergabung dalam Blog Catatan Khotbah Kristen, Catatan Kesaksian Harian dan Catatan Sekolah Minggu. Kami juga mengundang Saudara/i untuk tergabung dalam Facebook Diberkati N Memberkati (Sebuah forum untuk kita saling berbagi berkat, kesaksian, pengalaman dalam Tuhan Yesus, menguatkan & dikuatkan satu sama lain, semua untuk kemuliaan-NYA). Tuhan Yesus Memberkati dan Mengasihi Saudara/i :) Bagi Saudara/i yang rindu untuk menghubungi kami, baik untuk memberikan kesaksian/ memerlukan dukungan Doa, silahkan e-mail ke: diberkatinmemberkati@gmail.com - (Jesus Christ is my All in All... He is Real... He Loves Us So Much.... Yohanes 14 : 6, Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Yohanes 3:16, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (Tuhan Yesus Kristus) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal).

Sabtu, 03 Desember 2016

Apakah Yesus yang Anda Sembah adalah Yesus Sejati??? - Pdt. Mark Clendon


Jumat, 25 November 2016

Prasangka Buruk - Pdp. Hendry Saleh




Pembuka : 
Marie Lupe Cooley
Angry employee (pegawai yang marah)
Deletes all company's files (ia menghapus berkas-berkas perusahaan)

Marie melihat iklan lowongan pekerjaan untuk seorang asisten administrasi persis seperti pekerjaannya, ia hafal betul bahwa nomor telepon yang dapat dihubungi adalah nomor telepon bosnya.
Siapa yang setuju bahwa Marie akan dikeluarkan dari pekerjaannya?

Marie pun berpikir hal yang sama, ia lalu marah dan menghapus data-data perusahaan yang penting sehingga Perusahaannya rugi 2.5juta dollar. Hal ini diusut dan dibawa ke pengadilan, Marie disidang, dalam persidangannya ternyata diketahui bahwa iklan lowongan pekerjaan tersebut adalah untuk perusahaan istri bosnya.

Prasangka Buruk, hal-hal yang terjadi dalam keseharian kita.

Prasangka buruk selalu mempengaruhi HUBUNGAN

Setiap kita menaruh prasangka buruk pada seseorang, kita sedang membangun benteng dan dinding dengan orang tersebut. Bagaimana terang kita dapat berdampak terhadap orang lain bila sekeliling kita hanya dinding?

Dalam keseharian, prasangka buruk bisa muncul dalam pembagian warisan orangtua, saat Ibadah apabila ushernya tidak membalas senyum kita misalnya, atau dalam chat dengan seseorang ketika pesan di bbm sudah "R" (read) tapi tidak dibalas-balas, dalam prasangka buruk orang itu berpikir nyari ribut, dicuekin, dll prasangka buruk, padahal penerimanya bisa jadi lagi kagok menyetir, sudah baca, belum bisa balas, trus lupa karena ditunda.

Asas praduga tak bersalah
Dalam KUHAP, asas praduga tak bersalah dijelaskan dalam penjelasan umum KUHAP butir ke 3 huruf C yaitu:

"Setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dituntut atau dihadapkan di muka sidang pengadilan, WAJIB DIANGGAP TIDAK BERSALAH sampai adanya putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum yang tetap."

Kisah Para Rasul ayat 34-39
Gamaliel memberi saran untuk mengatasi masalah yang ada

Bagaimana mengatasi prasangka buruk:

Menurut Gamaliel: Ayat 35, "Sesudah itu, ia berkata kepada sidang, "Hai orang-orang Israel, PERTIMBANGKANLAH BAIK-BAIK apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini!

1. BIASAKAN BERPIKIR BENAR

Kita biasanya lebih mudah untuk mengingat hal-hal yang negatif, kesalahan seseorang, dibandingkan hal yang positif, baik, kebaikan orang lain. Ini kecenderungan manusia.

Air memiliki kecenderungan untuk mengalir dari tempat yang tinggi ke rendah. Untuk membaliknya, perlu ada upaya campur tangan dari kita, pakai pompa untuk menarik airnya ke atas.

Ada upaya
Ada harga yang harus dibayar
Untuk berpikir benar
Untuk menarik diri kita ke arah yang benar
Bangunlah hingga berpikir benar menjadi gaya hidup kita, bukan hanya sesekali saja, tarik kecenderungan kita ke arah yang positif

- Berpikir benar adalah sebuah kebiasaan
Bila kita tidak membiasakannya, akan sangat sulit untuk menghadapi situasi yang cenderung menarik kita ke arah prasangka buruk

1 Korintus 9:27a, "tetapi aku MELATIH TUBUHKU DAN MENGUASAINYA seluruhnya".

Kenakan terus ketopong keselamatan, pikiran yang benar. Pikiran adalah medan peperangan rohani.

Prasangka buruk, pikiran buruk adalah upaya iblis untuk menyerang bagian yang paling lemah dalam seseorang.

Ayat 38, "Karena itu aku berkata kepadamu: "Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. BIARKANLAH mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap."

2. JADILAH AHLI MENGABAIKAN

Seorang ahli, tahu mana bagiannya dan mana yang bukan, yang tanggung jawabnya dan mana yang bukan. Sesulit apapun tanggung jawab tetap dilakukan dengan baik, tapi yang bukan tanggung jawab, ia bisa mengabaikan. Jangan terbalik.

Banyak anak-anak Tuhan yang sudah mengaku dosa di hadapan Tuhan, sudah pemberesan, sudah bertobat, tapi iblis berusaha mengintimidasi, mengingatkan, mendekatkan kembali dosa kita dulu ke dalam pikiran kita sekarang, disini kita harus bisa mengabaikan iblis.

Banyak orang kuatir akan hari depannya, bila kita ambil dan pegang erat-erat dengan kekuatiran kita, maka kita sedang menghabiskan energi tenaga kita untuk hal yang tidak berguna. Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan. Abaikanlah kekuatiran, abaikan prasangka buruk.

Waktu prasangka buruk tidak diabaikan, ia akan terus berada di pikiran kita, maka prasangka buruk akan menciptakan emosi yang salah, yang selanjutnya dapat berbuah menjadi perbuatan-perbuatan yang salah.

Seringkali yang terjadi tidak seburuk yang kita dugakan.

Matius 10:14, "Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkan rumah atau kota itu dan KEBASKANLAH DEBUNYA DARI KAKIMU."

Kebaskan pemikiran-pemikiran yang mengganjal, debu yang mengotori pikiran kita, agar jangan sampai menghambat apa yang Tuhan telah taruh dalam hidup kita.

3. Konfrontasikan (dalam pendapat saya)

Kamus Besar Bahasa Indonesia:
- Perihal berhadap-hadapan langsung
- Cara menentang musuh atau kesulitan dengan berhadapan langsung atau terang-terangan

Menurut saya, kasus Marie di awal bisa dikonfrontasikan, dengan CARA YANG BAIK, SIKAP YANG BAIK, MENGEDEPANKAN HUBUNGAN YANG BAIK, ia bisa membawa iklan lowongan pekerjaan itu dan membicarakannya dengan bosnya.

Mengedepankan asas praduga tak bersalah dulu, Marie menganggap bosnya tidak bersalah dulu, lalu membicarakan dengan bosnya. Maka semuanya akan menjadi terang, tidak ada salah paham, permasalahan selesai.

Memang tidak semua kasus bisa dikonfrontasikan, bila kita menghadapi kasus yang tidak bisa dikonfrontasikan, maka peganglah 2 nasihat Gamaliel di atas.

Bila seandainya, apa yang kita duga selama ini memang benar, praduga prasangka kita memang kedapatan benar, maka, sebagai anak Tuhan, Tuhan mengajarkan kita untuk mengampuni.

Review:
Bagaimana mengatasi prasangka buruk:
1. Biasakan berpikir benar
2. Jadilah ahli mengabaikan
3. Konfrontasikan

Banyak orang yang marah dengan Tuhan dan berkata:
Kalau Tuhan baik, mengapa saya harus mengalami masalah-masalah ini? Pikiran terbuka lebar untuk iblis menanamkan panah-panahnya.

Ketika ada prasangka buruk dengan Tuhan, maka hubungan dengan Tuhan terkena dampaknya, dipertaruhkan, maka sulit untuk intim dengan Tuhan.

Tanamkan pikiran berulang kali, kasih dan kebaikan Tuhan tidak pernah berkurang sedikitpun di tengah situasi yang tidak mengenakkan. Tujuan Tuhan adalah untuk memulihkan hubungan kita dengan Tuhan.

Rancangan Tuhan untuk kita adalah rancangan damai sejahtera dan bukan kecelakaan, meskipun terlihatnya tidak baik, tapi semuanya untuk mendatangkan hari depan yang penuh limpah dengan pengharapan

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 20 November 2016
GBI BEC

Lagu:
Kaulah Bapaku yang baik
Tak pernah rancangkan yang jahat bagiku
Kaulah Bapaku yang setia
Tak pernah biarkan ku jalan sendiri

KasihMu bagai embun yang turun s'tiap pagi
Selalu baru bagiku
JanjiMu menopang hidupku
Kupercaya padaMU
Kau Bapa yang Baik

Rabu, 16 November 2016

Kunci Menghadapi Goncangan : TINGGAL DI DALAM KRISTUS - Pdt. David Tjakra W.



Goncangan itu adalah produk Tuhan agar banyak jiwa yang diselamatkan dan orang-orang percaya lebih sungguh-sungguh.

Sekarang ini adalah masa peperangan rohani - Tahun Ayin Zayin (5777) - 
Pesan ini harus kita tangkap. Bukan peperangan melawan darah dan daging, tapi melawan kuasa roh-roh jahat.

Tuhan mau kita tampil sebagai Pemenang.

Kata kuncinya adalah TINGGAL DI DALAM KRISTUS :

1. Tinggal di dalam KASIH KRISTUS

Yohanes 15:9-14, "Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." 

= Tinggal di dalam Kasih Kristus dan menuruti segala perintah-perintahNYA 
(ngerti ga ngerti kita taat) 

Yesaya 48:18, "Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti"

= saling mengasihi seperti KRISTUS telah  mengasihi kita

1 Korintus 13 (Baca), Definisi kata kasih diawali dengan sabar dan diakhiri dengan sabar menanggung segala sesuatu.

Matius 24:12, "Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin."

Yohanes 15:13, "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."

Tuhan Yesus sabar, kasihNya tidak berubah, mari kita andalkan kasihNYA.

Lagu:
Kasih Allahku sungguh t'lah terbukti
Ketika Dia serahkan Anak-Nya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasih-Mu
Bersyukur Bersyukur
Bersyukurlah Bersyukur atas kasih setiaMu
Kusembah Kusembah
Kusembah dan Kusembah
Tak ada kasih seperti kasih-Mu

= kembali kepada kasih mula-mula kepada KRISTUS

Wahyu 2:5, "Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat."

2. Tinggal di dalam OTORITAS KRISTUS

Efesus 6:10, "Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, DI DALAM KEKUATAN KUASA-NYA."

Semua goncangan di dalam Nama Tuhan Yesus biarlah semua itu terjadi sesuai rancangan Tuhan, jiwa-jiwa diselamatkan

3. Tinggal di dalam KESATUAN (UNITY)

Efesus 4:1, "Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu."

Berpadanan = menyelaraskan, menyatukan suara, membuat kesepakatan, jangan memisahkan diri keluar dari kesatuan itu, perkuat kesatuan dalam Tubuh Kristus.

Bagaimana caranya? Jawabnya :

Efesus 4:2-6, "Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera: satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua."

Mazmur 133:1-3, Persaudaraan yang rukun
"Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas  gunung-gunung Sion, sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya."

WaktuNya sudah sangat singkat, persiapkan dirimu sungguh-sungguh. Perhatikan pesan Gembala, perhatikan kitab Wahyu.

Tuhan Yesus Memberkati.
Khotbah Minggu, 13 November 2016
GBI Baranangsiang

Lagu:
YESUS MEMBERIKU KEMENANGANDavid Tjakra Wisaksana & Ir. Niko Njotorahardjo
4/4 Do=G


 G   D             G   Bm
KU TIDAK TAKUT
             B          C      Cm
S'BAB KAU BESERTAKU
                 G    Em    A
KU TIDAK BIMBANG
            A7                     D  D7
S'BAB ENGKAU ALLAHKU
                          G          Bm
ENGKAU MENEGUHKANKU
         B          C
BAHKAN MENOLONGKU
Cm             G           Em   Am
KAU BATU KARANGKU
  D              G     D
YESUS TUHAN
     REFF:
           D7         G          Bm          B                   C         Cm
     YESUS MEMEGANGKU DENGAN TANGAN KANAN-MU
                          G    Em  A  A7              F    D
     YESUS MEMBERIKU      KEMENANGAN
           D7         G          Bm          B                   C         Cm
     YESUS MEMEGANGKU DENGAN TANGAN KANAN-MU
                          G    Em Am  D               G
     YESUS MEMBERIKU       KEMENANGAN



Jumat, 11 November 2016

You are Invited, We are Invited (Kamu Diundang, Kita diundang)...But (Tapi....) - Pdt. Dwi Sumarsono

Jumat, 14 Oktober 2016

Kemerdekaan yang Sejati - Pdt. Gede Widiada (Pekanbaru)


Apa yang membuat orang-orang percaya itu merdeka dalam kehidupannya?

Galatia 5:1, "Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan."

Galatia 5:19, "Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah."

Kita merdeka karena Tuhan Yesus menebus kita dari ikatan dosa, tapi ada sisi-sisi kehidupan yang perlu kita beresi. Inilah orang-orang yang sudah percaya.

Yakobus 1:14, "Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya."

Berdiri Teguh, Iman yang Teguh, yang tidak pernah loyo.


Konsep ini = Matius 7 : 24-27 (Baca, 2 macam dasar)
Setiap orang yang mendengar dan melakukan perkataanKu dan melakukannya sama dengan orang yang pintar, bijaksana.
Gambaran orang Kristen:
• Yang pertama, orang Kristen yang mendengar Firman Tuhan dan melakukannya, seperti bangunan kokoh
• Yang kedua, seperti orang yang membangun di atas pasir, ketika ada goncangan & badai maka rubuhlah rumahnya & hebatlah kerusakannya

Biarlah kita menjadi tipe yang pertama

Itu artinya berdiri yang teguh mendengar Firman Tuhan dan melakukannya

Efesus 6:14, "Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan"

Pak Gede selalu menyarankan murid-muridnya untuk bangun kehidupanmu berdasarkan batu karang yang kokoh alias diatas Firman Tuhan, dasar dari kehidupan kita, dasar dari iman kita.

Karena berdiri diatas batu karang yang kokoh maka semua masalah dapat diatasi dengan kemenangan.

Yakobus 1 : 25, "Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya."

Akhir jaman banyak tawaran-tawaran dunia yang membuat anak-anak TUHAN jatuh. Pekanbaru pendapatan daerahnya tinggi, Ibukota Riau, melimpah dengan sawit, minyak bumi, batubara, dll. Pekanbaru, Riau jarang ada demo karena makmur, tp TUHAN ijinkan goncangan terjadi, sawit dari harga 1600 jd 400 petani menangis, karet 10.000 jd 3.000, sarang walet 20 juta perkilo tinggal 2 juta, lalu asap kebakaran hutan yang tidak berhenti-henti, Pak Gede dibawa TUHAN keluar Pekanbaru ke Jakarta, lalu bisa sampai ke Bandung.

Demikian juga bangsa Israel, dipimpin TUHAN di padang gurun sampai masuk ke Tanah Perjanjian, demikian kita orang Kristen, hanya ada TUHAN YESUS satu-satunya TUHAN dan JURUSELAMAT, ini pertama tentang berdiri Ɣğ teguh,

Ɣğ kedua berbuah 30 x lipat, 60 x lipat 100 x lipat, Pak Gede berdoa umat TUHAN dapat bertumbuh dalam Firman Tuhan, tumbuh 100 x lipat harus diterima di hati yang lembut.


Karena itu bediri teguh dan jangan maauuu lagi dikenakan kuk perhambaan.

Hamba TUHAN itu semua yang menerima TUHAN YESUS menjadi TUHAN & JURUSELAMAT.

Kita jangan buka celah, TUHAN YESUS tidak pernah kompromi dengan setan, 
sesudah iblis mengakhiri pencobaannya dia mundur dan mencari waktu Ɣğ baik untuk mencobai TUHAN lagi.


5 Otoritas dalam hidup :
1. Kita ada dibawah otoritas TUHAN YESUS 
2. Otoritas orangtua, oleh sebab itu hormati orangtuamu
3. Otoritas pemerintah
4. Otoritas majikan
5. Otoritas Pemimpin Rohani dimana kita bergereja saat ini


Yang membuat mantap tenang diantara masalah karena 5 otoritas tersebut.

Pada waktu panah si iblis diterbangkan maka payung otoritas yang melindungi kita.

Kalo tunduk kepada 5 otoritas itu, maka kita akan selalu aman.

Supaya sungguh-sungguh merdeka, KRISTUS telah memerdekakan kita.

Yohanes 10:10, "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan."

Tuhan Yesus Memberkati.

Sabtu, 01 Oktober 2016

UJIAN PADANG GURUN - Pdt. Lukgimin Aziz

UJIAN PADANG GURUN

Tantangan dan goncangan semuanya adalah proses pembelajaran untuk kita semua. Universitas Padang Gurun.

Kita semua perlu ujian baru naik kelas. Tuhan mengundang kita semua untuk melalui tahapan proses ini.

Ulangan 8:2-3
"Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak. Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN."

* Supaya kita belajar mengandalkan Tuhan, bukan posisi dan reputasi kita. 
* Tuhan mau kita belajar kerendahan hati (refleksi dari hati kita)

Keluaran 13:17-18
"Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab firman Allah: "Jangan-jangan bangsa ini menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir. Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir."

Seringkali kita semua menginginkan jalan pintas (short cut), tapi adakalanya kita harus berputar, supaya kita SIAP UNTUK BERPERANG. Dalam bisnis, pekerjaan, semua ada tantangan di depan, kita harus siap.

5 Hal yang Tuhan Ingin Ajarkan Melalui Padang Gurun :

1. MEMBANGUN DAYA TAHAN (Building Up Endurance)

Yakobus 1:3-4
"Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun."

Tuhan mau kita punya daya lentur, saat ada badai tidak ada yang tumbang tapi semua bertahan.

2. MEMBANGUN BUAH

Mari kita makan buah-buah kebaikan setiap hari:
1. Markisa : mari kita sabar
2. Jeruk : jangan berbuat buruk
3. Pisang : pantang iri sombong dan angkuh
4. Anggur : anda gemar bersyukur
5. Melon : menolong orang lain
6. Tomat : tobat sebelum kiamat
7. Talas : tak ada kata malas

Amsal 12:18
"Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan."

Rumah tangga bisa seperti padang gurun kalau terlalu banyak kata-kata tajam yang menyayat hati. Siapa rindu yang memiliki lidah yang menyembuhkan?

Amsal 16:24
"Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang."

Yosua 6:1-2"Dalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau masuk. Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa."

Lagu: 
Bagi Tuhan tak ada yang mustahil
Bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin
Mujizat-Nya disediakan bagiku
Ku diangkat dan dipulihkan Nya

3. MELATIH KESABARAN KITA (Developing Patience)

Yang instan pasti beda kualitasnya
Kalau kita sabar, kualitasnya beda.

Ibrani 6:13, 15
"Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya, kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak. Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh apa yang dijanjikan kepadanya."

Kesabaran supaya janji Tuhan nampak dalam hidup kita.

Hari ini apa saja yang kita lakukan, kita harus capai garis akhir (garis finish).

Jembatan (bridge) sudah Tuhan sediakan untuk kita. 

Kesabaran adalah jembatan dari iman untuk suatu kenyataan.

Kita rindu padang gurun cepat berlalu, tapi Tuhan yang mengatur semuanya agar indah pada waktu-Nya.

4. MENDENGAR SUARA TUHAN

Lukas 3:2
"pada waktu Hanas dan Kayafas menjadi Imam Besar, datanglah firman Allah kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun."

Seringkali di tengah keheningan padang gurun kita baru belajar mendengar suara Tuhan

Dunia begitu cepat berubah, Tuhan mau kita tetap belajar mendengar suara Tuhan.

5. PINTU MASUK KE TANAH PERJANJIAN

Padang gurun itu hanya sementara.

Yesaya 32:15
"Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebuh buah-buahan itu akan dianggap hutan."

Lagu:
Dia Buka Jalan, Saat Tiada Jalan
Dengan Kasih dan KuasaNYA
Dia Buka Jalan, Dia Buka Jalan

Tuhan Yesus Memberkati

Khotbah Minggu, 18 September 2016
GBI Sukawarna (BEC)

Sabtu, 24 September 2016

Mandat TUHAN : You Must GO! (Kita Harus Pergi) - Pdt. Daniel Panji

Rabu, 24 Agustus 2016

Inti Pesan Kisah Para Rasul (NAIK, TURUN, PERGI) - Ps. Tommy Smith